Riau Pekanbaru Nasional Internasional Hukum Ekonomi Olahraga Berita Hiburan Kesehatan Kriminal Pendidikan Sumatera Politik Perca Liputan Khusus Lingkungan Ladies Kebudayaan Begini Ceritanya Kick Out Hoax Interaktif Gaya Hidup Feature Buku Opini Betuah

Wako Agung Perkuat Skrining dan Jemput Bola ke Kelompok Rentan untuk Tekan Kasus HIV

M Ali Nurman • Kamis, 21 Mei 2026 | 15:01 WIB
Wako Pekanbaru, Agung Nugroho. (Dok Riaupos.co)
Wako Pekanbaru, Agung Nugroho. (Dok Riaupos.co)

PEKANBARU (RIAUPOS.CO) -- Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru terus memperkuat berbagai langkah penanganan Human Immunodeficiency Virus (HIV) melalui upaya pencegahan, edukasi, hingga pengobatan bagi masyarakat yang terpapar maupun kelompok rentan berisiko tinggi.

Di bawah kepemimpinan Wali Kota (Wako) Pekanbaru Agung Nugroho, penanganan HIV kini dilakukan lebih masif dengan pendekatan skrining aktif serta jemput bola terhadap masyarakat yang dinilai rentan terpapar virus tersebut.

Berdasarkan data Dinas Kesehatan Kota Pekanbaru, jumlah kasus HIV kumulatif hingga triwulan I tahun 2026 mencapai sekitar 3.700 kasus. Kondisi ini menjadi perhatian serius pemerintah kota agar angka penularan dapat terus ditekan.

Baca Juga: Rutin Turun Lapangan, Wako Agung Pastikan Perbaikan Jalan Rusak Terus Berlanjut

Wako Agung mengatakan, Pemko Pekanbaru saat ini terus menggencarkan pemeriksaan atau skrining HIV sebagai langkah deteksi dini terhadap keberadaan virus di dalam tubuh seseorang. Melalui pemeriksaan lebih awal, pasien dapat segera memperoleh penanganan dan pengobatan sehingga risiko berkembang menjadi AIDS dapat dicegah.

"Kami sudah melakukan pemeriksaan di Jondul untuk pemeriksaan HIV. Kami terus melakukan pemeriksaan," ujar Agung, Kamis (21/5/2026).

Menurutnya, langkah penanganan tidak hanya dilakukan melalui pemeriksaan rutin. Pemerintah kota juga aktif melakukan pendekatan langsung kepada kelompok masyarakat yang berisiko tinggi tertular HIV.

Baca Juga: MTQ Riau Bakal Disemarakkan Pawai Perahu Hias di Tepian Narosa Teluk Kuantan

Melalui Dinas Kesehatan, Pemko Pekanbaru terus memberikan edukasi dan pembinaan kepada masyarakat rentan agar lebih memahami bahaya penularan HIV sekaligus pentingnya menjalani pengobatan secara rutin.

Agung menyebut, selama ini masih terdapat penderita HIV yang tidak rutin mengambil obat ke fasilitas kesehatan. Kondisi tersebut menjadi perhatian pemerintah karena pengobatan yang terputus dapat memperbesar risiko penularan maupun memperburuk kondisi kesehatan pasien.

"Selama ini orang yang terkena HIV, ada yang aktif mengambil obatnya ke puskesmas, ada juga yang tidak. Ini kita beri edukasi, kita jemput bola," jelasnya.

Baca Juga: Camat Diminta Bertanggung Jawab Penuh soal Kebersihan Wilayah

Sementara itu, Pelaksana Harian (Plh) Kepala Dinas Kesehatan Kota Pekanbaru, Dedi Sambudi mengatakan pihaknya secara rutin melakukan skrining di sejumlah wilayah yang masuk kategori rawan penularan, termasuk kawasan lokalisasi.

Menurut Dedi, langkah jemput bola dilakukan sebagai upaya memutus mata rantai penyebaran HIV sekaligus memastikan pasien mendapatkan pengobatan yang tepat dan berkelanjutan.

Ia menyebut, kasus HIV di Pekanbaru saat ini sudah berada pada fase puncak sehingga dibutuhkan langkah pengendalian yang konsisten dan menyeluruh. "HIV ini kan bisa ditularkan secara langsung melalui hubungan seksual, pemakaian jarum suntik, transfusi darah. Kita akan cek, bina lagi masyarakat berisiko," paparnya.

Baca Juga: Menteri Keamanan Israel Unggah Video Perlakukan Kejam Aparat terhadap Aktivis Kemanusiaan, Diperlakukan Bak Binatang, Dipukul dan Dijambak

Dedi menambahkan, edukasi kepada masyarakat terus diperkuat agar warga memiliki pemahaman mengenai pola penularan HIV serta pentingnya pemeriksaan kesehatan secara berkala, terutama bagi kelompok dengan risiko tinggi.

Pemko Pekanbaru berharap, melalui kombinasi skrining aktif, edukasi berkelanjutan, serta pelayanan pengobatan yang lebih mudah diakses, angka penularan HIV di Kota Pekanbaru dapat ditekan secara bertahap.

Editor : Rinaldi
#tekan kasus hiv #Wako Agung Nugroho #jemput bola