Riau Pekanbaru Nasional Internasional Hukum Ekonomi Olahraga Berita Hiburan Kesehatan Kriminal Pendidikan Sumatera Politik Perca Liputan Khusus Lingkungan Ladies Kebudayaan Begini Ceritanya Kick Out Hoax Interaktif Gaya Hidup Feature Buku Opini Betuah

Tak Merata, Warga Pekanbaru Jalani Pemadaman Bergilir

Hendrawan Kariman • Sabtu, 23 Mei 2026 | 16:21 WIB

Ilustrasi: Pemdamam listrik (Freepik)

Ilustrasi: Pemdamam listrik (Freepik)

PEKANBARU (RIAUPOS.CO) - Sejumlah wilayah Kota Pekanbaru masih mengalami pemadaman bergilir. Hingga Sabtu (23/5/2026) siang, pemadaman listrik tidak merata, begitu juga yang hidup. Kondisi ini juga terjadi di sejumlah wilayah perbatasan dengan Kampar seperti di Siak Hulu.

Seperti di wilayah Sukajadi, terutama Kelurahan Harjosari, listrik hidup sejak pagi. Namun sekutar pukul 14.00 WIB, listrik tiba-tiba padam. Sementara, di wilayah Sukajadi lainnya seperti di Labuh Baru Timur, hingga pukul 15.00 WIB listrik masih hidup. Hal sama juga terpantau di wilayah Limbungan, Rumbai.

Untuk wilayah Rumbai lainnya, seperti di wilayah Jalan Sekolah, setelah padam sejak petang kemarin, kembali hidip sekitar 01.15 WIB dini hari. Berbeda dengan wilayah Rumbai di kawasan Palas, listrik baru hidup setelah Salat Subuh, atau sekitar pukul 06.00 WIB.

 Baca Juga: Antisipasi Kriminalitas dan Balap Liar, Polres Kampar Gelar Patroli Malam

Sementara di wilayah perbatasan, seperti Pandau Jaya di Siak Hulu dan Marpoyan Damai di Jalan Kaharuddin Nasution, listrik yang sempat padam sejak pukul 19.00 WIB petang kemarin, hidup kembali sekitar pukul 03.30 WIB dini hari. Namun listrik kembali mati sebelum pukul 13.00 WIB

Kondisi hidup mati listrik ini membuat tempat usaha terpaksa menyesuaikan diri. Terutama usaha kecil seperti rumah makan kelas ampera atau kedai kopi kecil. Salah seorang pengusaha, Zulkarnain, mengaku harus memperbaiki gensetnya untuk mengatasi kondisi ini.

 Baca Juga: Box Culvert Kampar Kiri Ditinjau Bupati Ahmad Yuzar, Pemkab Kampar Pastikan Akses Masyarakat Tetap Lancar

''Ya, terpaksa servis lagi genset. Minimal untuk naikkan air, untuk nyuci piring dan gelas,'' kata pria yang akrab disapa Wak Zul ini.

Zul mengatakan, genset ukuran kecil miliknya itu sudah lama tidak dihidupkan. Ia tidak menyangka, bahwa akhirnya genset itu berguna. Ia berharap kondisi pemadaman yang tidak menentu ini segera berakhir, hingga pelayanan di kedai kopinya normal kembali.

''Awak ini pengusaha kecil, tak sama dengan Kafe atau restoran besar. Mereka tahan mungkin berhari-hari minyak, awak tak kuat. Siang bisalah, kalau malam mana ada orang mau datang kalau gelap,'' ujarnya.(end)

 Baca Juga: Chery Hadirkan J6T Facelift dan CheryQ EV dalam Pameran Otomotif Pekanbaru

Editor : Edwar Yaman
#Listrik #Pemadaman bergilir #warga pekanbaru