PEKANBARU (RIAUPOS.CO) - Siswi kelas program Cambridge Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 1 Pekanbaru Maryam lulus untuk melanjutkan pendidikan di sebanyak 24 Letter of Acceptance kampus di luar negeri dan berhasil meraih 10 beasiswa. Ini merupakan capaian luar biasa bagi generasi muda Riau. Ini kembali membuktikan kualitas pendidikan dan daya saing global yang dimiliki peserta didik MAN 1 Pekanbaru.
Capaian tersebut menjadi salah satu prestasi internasional yang membanggakan bagi madrasah, mengingat proses seleksi masuk perguruan tinggi luar negeri membutuhkan kemampuan akademik, bahasa Inggris, serta kesiapan por tofolio yang kuat. Maryam berhasil meraih Letter of Acceptance dari berbagai universitas ternama dunia. Di antaranya, pertama Monash University Australia pada program Applied Data Science Advanced. Kedua, Briar Cliff University pada bidang Environmental Science. Ketiga, University of Adelaide, dan keempat Royal Melbourne Institute of Technology (RMIT) pada program Bachelor of Science.
Lalu kelima, Saint Louis University: Biomedical Engineering; keenam, Macquarie University pada bidang Biotechnology; ketujuh, Curtin University pada Biomedical Sciences, kedelapan University of Wollongong pada program Nutrition Science, kesembilan Deakin University, dan kesepuluh Swinburne University of Technology pada bidang Biomedical Science.
Kesebelas, Massey University pada program Food Technology; keduabelas, University of Canterbury pada bidang Environmental Science; ketiga belas, The University of Waikato pada program Environmental Sciences & Biomedical Sciences; keempat belas, Auckland University of Technology pada Food Science & Biomedical Science.
Kelima belas, University of Southern Queensland pada Food & Beverage Science; keenambulas, Western Sydney University pada Applied Data Science; ketujuh belas, Charles Darwin University pada program Bachelor of Science; kedelapan belas, Bond University; dan kesembilan belas, Coventry University pada bidang Biomedical Science.
Maryam juga berhasil diterima di bidang teknologi dan sains modern. Keduapuluh, di Leeds Beckett University pada Data Science and Artificial Intelligence; kedua puluh satu, University of St. Thomas pada Neuroscience; kedua puluh dua, DePaul University pada Biochemistry; kedua puluh tiga, Caldwell University pada program Biology – Forensic Track; dan kedua puluh empat, Victoria University of Welington.
Baca Juga: 3.000 Peserta dan 12 Mobil Meriahkan Pawai Waisak
Maryam juga berhasil meraih 10 beasiswa bergengsi dari berbagai universitas internasional. Yaitu Academic Merit Scholarship, Deakin STEM Scholarship, Merit Scolarship, International Student Support Scholarship, CDU Global Merit Scholarship, International Scholarship, St. Thomas International Student Scholarship, Global DePaul Scholarship, Combined Caldwell University Scholarships, serta Merit Scholarship.
Kepala MAN 1 Pekanbaru, Norerlinda menyampaikan rasa bangga dan apresiasinya atas capaian yang diraih para siswanya. Prestasi ini merupakan hasil dari kerja keras murid, dukungan orang tua, serta pendampingan intensif oleh tim Bimbingan Konseling dan guru. ”Alhamdulillah, capaian ini menjadi kebanggaan besar bagi MAN 1 Pekanbaru. Maryam telah menunjukkan bahwa murid madrasah mampu bersaing di tingkat internasional,” ujarnya.
Baca Juga: Pelaku Ingin Kuasai 20 Ton Minyakita
Maryam mengaku bersyukur atas pencapaian yang berhasil diraihnya. Ia mengatakan, proses pendaftaran kampus luar negeri menjadi pengalaman berharga yang mengajarkannya tentang disiplin, manajemen waktu, dan kepercayaan diri.
”Saya sangat bersyukur bisa diterima di berbagai kampus luar negeri. Tentunya perjalanan ini tidak mudah karena harus membagi waktu antara madrasah, persiapan dokumen, dan berbagai persyaratan lainnya. Saya berterima kasih kepada orang tua, guru, dan semua pihak yang mendukung,” ungkap anak kedua pasangan Fakhrurrazi dengan Evlin Diana ini.***
Laporan HERIANTO BASERAH, Kota
Editor : Arif Oktafian