Riau Pekanbaru Nasional Internasional Hukum Ekonomi Olahraga Berita Hiburan Kesehatan Kriminal Pendidikan Sumatera Politik Perca Liputan Khusus Lingkungan Ladies Kebudayaan Begini Ceritanya Kick Out Hoax Interaktif Gaya Hidup Feature Buku Opini Betuah

10 Petugas OP Siaga di Tiap Kecamatan 

Joko Susilo • Kamis, 4 Juni 2026 | 10:06 WIB
BERSIHKAN DRAINASE: Para petugas operasi dan pemeliharaan (OP) atau pasukan kuning Pemko Pekanbaru membersihkan aliran drainase di Jalan Kuantan V, Kecamatan Limapuluh, Selasa (2/6/2026). Pemko Pekanbaru menempatkan 10 petugas OP di masing-masing kecamatan untuk membersihkan aliran drainase dari sampah. (EVAN GUNANZAR/RIAU POS).
BERSIHKAN DRAINASE: Para petugas operasi dan pemeliharaan (OP) atau pasukan kuning Pemko Pekanbaru membersihkan aliran drainase di Jalan Kuantan V, Kecamatan Limapuluh, Selasa (2/6/2026). Pemko Pekanbaru menempatkan 10 petugas OP di masing-masing kecamatan untuk membersihkan aliran drainase dari sampah. (EVAN GUNANZAR/RIAU POS).

 

PEKANBARU (RIAUPOS.CO) - Wali Kota (Wako) Pekanbaru Agung Nugroho telah menem­patkan petugas Operasi dan Pemeliharaan (OP) atau pasukan kuning pada setiap kecamatan. Sebanyak 10 orang petugas OP ditempatkan di setiap.

 Program ini merupakan bagian dari strategi Pemerintah Kota Pekanbaru untuk memperkuat peran kecamatan dalam mena­ngani berbagai persoalan lingkungan secara cepat dan mandiri, tanpa harus selalu menunggu intervensi dari organisasi perangkat daerah (OPD) teknis. 

Selain itu, Wako juga telah memberikan bantuan mobil operasional ke 15 kecamatan yang ada guna mendukung pekerjaan petugas kebersihan tersebut.  Termasuk berbagai pera­latan kebersihan, seperti sekop, cangkul, gerobak, serta dukungan anggaran operasional untuk kebutuhan bahan bakar minyak (BBM) dan kegiatan lapangan lainnya. 

Baca Juga: RS Awal Bros Pekanbaru Terima Penghargaan Menteri Kesehatan RI

Wako menyebut, langkah tersebut diambil agar para camat sebagai pimpinan wilayah memiliki kewenangan dan kemampuan yang lebih besar untuk mengeksekusi pekerjaan di lapangan, terutama terkait pembersihan drainase, penanganan sampah, dan persoalan infrastruktur lingkungan yang bersifat mendesak. 

”Dengan adanya sarana dan prasarana yang memadai, camat tidak perlu lagi menunggu bantuan dari dinas terkait untuk pekerjaan-pekerjaan yang dapat diselesaikan di tingkat kecamatan. Mereka bisa langsung bergerak dan memberikan solusi bagi masyarakat,” kata Wako, Rabu (3/6). 

Baca Juga: Pemko Pekanbaru Tata Jaringan Fiber Optik, Empat Jalan Masuk Tahap Awal Penertiban

Meski demikian, untuk pekerjaan yang memerlukan penanganan lebih kompleks dengan memerlukan alat berat, peme­rintah tetap membuka ruang koordinasi antara kecamatan dengan dinas terkait agar proses penyelesaian masalah dapat berjalan lebih efektif. 

”Kebijakan ini sekaligus menjadi bentuk penguatan peran camat dan lurah sebagai ujung tombak pelayanan publik. Dengan dukungan personel dan peralatan yang memadai, pemerintah berharap respons terhadap berbagai persoa­lan lingkungan dapat dilakukan lebih cepat sesuai keperluan masing-masing wilayahnya,” jelasnya. 

Wako menambahkan, salah satu fokus utama yang menjadi perhatian adalah penanganan tumpukan sampah dan pemeliharaan saluran drainase yang selama ini kerap menjadi penyebab genangan saat hujan.(yls)

Laporan JOKO SUSILO, Kota

Editor : Arif Oktafian
#Petugas OP #pemko pekanbaru #agung nugroho #pekanbaru