PEKANBARU (RIAU POS.CO) - Delapan unit kios semipermanen di kawasan Simpang Panam arah UIN Suska Riau, tepatnya di RT/RW 001/006 Jalan HR Soebrantas, Kelurahan Tuah Madani, Kecamatan Tuah Madani, Kota Pekanbaru, hangus dilalap si jago merah, Sabtu (6/6/2026) sekitar pukul 09.59 WIB.
Kebakaran terjadi sekitar pukul 09.59 WIB itu menghanguskan seluruh bangunan berukuran sekitar 25 x 10 meter.
Beruntung tidak ada korban jiwa maupun korban luka dalam peristiwa tersebut.
Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Pekanbaru, Zarman Candra, mengatakan pihaknya menerima laporan dari seorang warga bernama Joni pada pukul 09.59 WIB.
Baca Juga: Tebar Keberkahan Bagi Alam, BRK Syariah Ikut Tanam Pohon di Kawasan Stadion Utama Riau
Setelah menerima informasi tersebut, petugas langsung bergerak menuju lokasi kejadian.
"Begitu mendapat laporan tim langsung segera diberangkatkan pada pukul 10.01 WIB dan tiba di lokasi sekitar pukul 10.06 WIB untuk melakukan pemadaman," ujarnya.
Dalam operasi pemadaman, Damkar Pekanbaru mengerahkan lima unit mobil pemadam kebakaran (MPK).
Petugas di lapangan melakukan upaya pemadaman, melokalisir area yang terbakar agar api tidak merambat ke bangunan sekitar, serta melakukan pendinginan setelah kobaran api berhasil dikendalikan.
"Kios yang terbakar merupakan bangunan milik almarhum H. Muhammad Yunus yang disewakan kepada sejumlah pedagang, di antaranya Salbiah, Radi, Mujahidin, Tompul, Nita, Ria, dan Desi. Satu unit kios lainnya diketahui dalam kondisi kosong," jelasnya.
Baca Juga: Nanik Sudaryati Deyang Kaji Ulang Sasaran MBG, Sekolah Mampu Bisa Tak Lagi Jadi Prioritas
Meski seluruh bangunan kios terbakar, petugas berhasil mencegah api merambat ke bangunan lain di sekitar lokasi.
Rumah warga yang berada di bagian belakang lokasi kejadian dilaporkan aman. Begitu juga dengan kedai harian yang berada di sisi kiri bangunan serta lingkungan sekitar.
"Untuk pasti penyebab kebakaran masih dalam penyelidikan pihak berwenang. Sementara itu, nilai kerugian akibat kebakaran masih dalam proses pendataan. Petugas kembali ke pos masing-masing sekitar pukul 13.14 WIB," pungkasnya.
Baca Juga: Antrean BBM di Rohul Kembali Mengular
Sementara itu, Kepala Seksi Informasi dan Komunikasi Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (DPKP) Kota Pekanbaru, Duul Gamar menambahkan delapan unit kios yang terbakar tersebut menjual barang harian, kemudian ada bengkel dan juga kadai sarapan.
"Delapan unit kios yang terbakar itu mereka berjualan barang harian, bengkel, sarapan pagi dan lainnya," ujarnya.
Damkar Kota Pekanbaru tak henti-hentinya terus mengingatkan masyarakat untuk selalu meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran, terutama pada bangunan usaha yang berdempetan dan menggunakan material mudah terbakar.(dof)
Editor : Edwar Yaman