PEKANBARU (RIAUPOS.CO) – Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru menghadirkan konsep berbeda dalam rangkaian peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-242 Kota Pekanbaru. Melalui ajang Pekanbaru Lestari Run 2026, masyarakat tidak hanya diajak berolahraga, tetapi juga diberikan edukasi tentang pentingnya menjaga kebersihan dan kelestarian lingkungan.
Kegiatan yang akan digelar pada Ahad (14/6) tersebut mengusung tema ”Run Clean Create Impact” dan ”Bergerak untuk Bumi, Lestarikan Kota Ini”. Berbeda dengan lomba lari pada umumnya yang berfokus pada kecepatan mencapai garis finis, Pekanbaru Lestari Run justru menempatkan kepedulian terhadap lingkungan sebagai tujuan utama.
Wali Kota (Wako) Pekanbaru Agung Nugroho, Senin (8/6) mengatakan, kegiatan tersebut merupakan salah satu rangkaian perayaan Hari Jadi Kota Pekanbaru yang dirancang untuk memberikan edukasi bermakna kepada masyarakat.
Baca Juga: Prodi PPG FKIP Unri Menuju Raihan Akreditasi Unggul
”Ahad (14/6) nanti kita ada dalam rangkaian Hari Jadi Kota Pekanbaru, ada iven lari namanya Pekanbaru Lestari Run. Lestari Run ini tujuannya bukan membanyak-banyakkan jumlah pesertanya. Jumlah pesertanya kita batasi sampai di angka 1.200 kalau enggak salah saya yang terakhir,” ujar Agung.
Menurutnya, pembatasan jumlah peserta dilakukan karena fokus utama kegiatan bukan mengejar kuantitas peserta, melainkan membangun kesadaran masyarakat terhadap persoalan sampah dan lingkungan hidup.
”Karena apa? Karena memang tujuannya adalah melakukan edukasi tentang kepedulian terhadap lingkungan. Larinya itu adalah lari tentang mencari sampah. Jadi sambil lari, kita cari sampah,” jelasnya.
Baca Juga: Plt Gubri-Wako Agung Kejar Tunggakan PKB Rp159 Miliar
Dalam pelaksanaannya, peserta akan berlari sambil memungut sampah yang ditemukan di sepanjang rute. Sampah yang berhasil dikumpulkan kemudian akan menjadi salah satu indikator penilaian bagi peserta maupun kelompok.
Agung menjelaskan, untuk kategori grup setiap tim akan terdiri dari enam orang. Mereka harus bergerak bersama selama perlombaan dan mengumpulkan sampah sebanyak mungkin.
”Nanti dia per kelompok, satu kelompok itu enam orang. Sehingga nanti dia per kelompok per kelompok mencari sampah. Baru nanti yang terbanyak sampah dibawa lari, itulah yang memungut di jalan, itulah nanti yang menjadi pemenang di kelompok tersebut,” terangnya.
Melalui konsep tersebut, peserta tidak hanya berkompetisi dalam olahraga lari, tetapi juga berkontribusi langsung menciptakan lingkungan kota yang lebih bersih. Pemko Pekanbaru berharap kegiatan ini mampu menjadi contoh bahwa sebuah event olahraga dapat memberikan dampak sosial dan lingkungan yang nyata.
Wako menegaskan, target utama dari penyelenggaraan kegiatan ini adalah menciptakan iven yang aman, tertib, sekaligus bebas sampah. ”Dan tentu harapannya lari besok betul-betul no accident, no sampah. Jadi itu yang ditargetkan dalam memeriahkan Hari Jadi Kota Pekanbaru,” katanya.(ali)
Editor : Arif Oktafian