PEKANBARU (RIAUPOS.CO) - Selain melakukan evaluasi, Pemko Pekanbaru juga menyiapkan sejumlah program pengembangan baru dalam konsep Masjid Paripurna. Salah satunya adalah mendorong masjid-masjid yang telah memiliki kemampuan pengelolaan dan kemandirian ekonomi untuk naik status menjadi Masjid Paripurna Mandiri.
Wali Kota (Wako) Pekanbaru Agung Nugroho menyebut beberapa masjid yang dinilai sudah layak menuju kategori tersebut. Salah satunya adalah Masjid Al-Ikhram yang berada di Kecamatan Binawidya. ”Kami juga tadi menetapkan bahwa ada beberapa program tambahan. Masjid yang memang sudah bisa mandiri maka dia akan menjadi Masjid Paripurna Mandiri. Contohnya Masjid Al-Ikhram di Kecamatan Binawidya. Itu sebenarnya sudah harus menjadi Masjid Paripurna Mandiri, begitu juga beberapa masjid lainnya,” ungkapnya dalam kegiatan Sosialisasi sekaligus Penerapan Peraturan Daerah (Perda) Nomor 2 Tahun 2016 dan Peraturan Wali Kota (Perwako) Nomor 16 Tahun 2017 tentang Masjid Paripurna Kota Pekanbaru yang digelar di Masjid Paripurna Agung Al Firdaus, belum lama ini.
Baca Juga: Tamu Hotel Disambut Kue Talam Durian
Untuk memastikan proses evaluasi berjalan objektif, Pemko Pekanbaru memberikan peran penting kepada para camat sebagai pemegang otoritas wilayah. Camat nantinya akan melakukan verifikasi dan penilaian langsung terhadap kondisi masjid di wilayah masing-masing.
Proses tersebut juga akan melibatkan pengurus masjid serta didampingi oleh Badan Pengelola Masjid Paripurna Kota Pekanbaru.
Baca Juga: Zuri Hotel Management Pekanbaru Kumpulkan Ratusan Kantong Darah
”Ini kami lakukan dengan camat sebagai penguasa wilayah yang nanti akan melakukan verifikasi maupun penilaian apakah sudah sesuai atau belum. Tentu akan berdiskusi dengan seluruh pengurus masjid. Seluruh pengurus masjid di tingkat kecamatan maupun tingkat kelurahan akan dikumpulkan oleh camat dan didampingi oleh Badan Pengelola Masjid Paripurna,” terangnya.
Dalam waktu dekat, Pemko Pekanbaru juga akan menggelar pertemuan di setiap kecamatan untuk menghimpun seluruh pengurus masjid. Pertemuan tersebut sekaligus menjadi forum evaluasi dan penyamaan persepsi terkait arah pengembangan program Masjid Paripurna ke depan.(ali)
Editor : Arif Oktafian