Riau Pekanbaru Nasional Internasional Hukum Ekonomi Olahraga Berita Hiburan Kesehatan Kriminal Pendidikan Sumatera Politik Perca Liputan Khusus Lingkungan Ladies Kebudayaan Begini Ceritanya Kick Out Hoax Interaktif Gaya Hidup Feature Buku Opini Betuah

Libatkan 1.200 Peserta, Pekanbaru Lestari Run Sukses Digelar

M Ali Nurman • Senin, 15 Juni 2026 | 09:41 WIB
Wali Kota Pekanbaru Agung Nugroho didampingi Wakil Wali Kota Markarius Anwar, Ketua TP PKK Pekanbaru Sulastri Agung, Kepala Biro Perencanaan Umum dan Anggaran Polda Riau Kombes Pol Daniel Widya Mucharam, serta Forkopimda Pekanbaru melakukan pelepasan peserta Pekanbaru Lestari Run Jalan Gajah Mada, Pekanbaru, Ahad (14/6/2026). (M ALI NURMAN/RIAU POS)
Wali Kota Pekanbaru Agung Nugroho didampingi Wakil Wali Kota Markarius Anwar, Ketua TP PKK Pekanbaru Sulastri Agung, Kepala Biro Perencanaan Umum dan Anggaran Polda Riau Kombes Pol Daniel Widya Mucharam, serta Forkopimda Pekanbaru melakukan pelepasan peserta Pekanbaru Lestari Run Jalan Gajah Mada, Pekanbaru, Ahad (14/6/2026). (M ALI NURMAN/RIAU POS)

PEKANBARU (RIAUPOS.CO) - Wali Kota (Wako) Pekanbaru H Agung Nugroho SE MM menghadirkan cara berbeda dalam mengampanyekan kepedulian lingkungan, yakni melalui kegiatan Pekanbaru Lestari Run yang digelar Ahad (14/6) pagi. Tidak sekadar ajang olahraga, kegiatan yang menjadi bagian dari rangkaian Hari Jadi ke-242 Kota Pekanbaru ini dijadikan sarana edukasi kepada masyarakat untuk bersama-sama memerangi persoalan sampah.

Sebanyak 1.200 peserta ambil bagian dalam kegiatan tersebut. Mereka dilepas langsung Wako Agung Libatkan 1.200 Peserta, Pekanbaru Lestari Run Sukses Digelar

didampingi Wakil Wali Kota (Wawako) Pekanbaru Markarius Anwar, Kepala Biro Perencanaan Umum dan Anggaran Polda Riau Kombes Pol Daniel Widya Mucharam, Kapolresta Pekanbaru Kombes Pol Muharman Arta, jajaran Forkopimda Pekanbaru, Ketua TP PKK Pekanbaru Sulastri Agung, serta para kepala organisasi perangkat daerah (OPD).

Sebelum pelepasan peserta atau flag off yang dilakukan sekitar pukul 06.15 WIB di Jalan Gajah Mada, seluruh peserta bersama unsur pimpinan daerah terlebih dahulu menyanyikan lagu Indonesia Raya.

Baca Juga: SMPIT Madani Gelar Perpisahan Siswa Kelas IX Tahun Ajaran 2025/2026 Dilepas Penuh Haru dan Makna 

Rute lari dimulai dari Jalan Gajah Mada menuju Jalan Jenderal Sudirman, kemudian berputar di kawasan depan Star City. Selanjutnya peserta bergerak ke Jalan Kartini, berputar arah di kawasan Tugu Bambu Kuning Jalan Diponegoro hingga menuju Bundaran Tugu Keris. 

Dari lokasi tersebut peserta berbelok ke kanan melalui Jalan Pattimura sebelum kembali ke Jalan Sudirman dan finish di Jalan Gajah Mada dengan total jarak tempuh sekitar 5 kilometer (km).Yang membedakan Pekanbaru Lestari Run dengan kegiatan lari pada umumnya adalah setiap peserta diwajibkan membawa kantong plastik berukuran besar untuk mengumpulkan sampah yang ditemukan sepanjang rute.

Baik peserta individu maupun kelompok tampak aktif memungut sampah yang dijumpai selama berlari. Bahkan Wali Kota Pekanbaru Agung Nugroho ikut turun langsung bersama peserta mengumpulkan sampah di sepanjang lintasan.

Baca Juga: 300 Ekor Hewan Peliharaan Dapat Layanan Kesehatan 

Panitia juga menyiapkan hadiah bagi peserta yang berhasil mengumpulkan sampah terbanyak sebagai bentuk apresiasi terhadap kepedulian mereka terhadap kebersihan lingkungan.

Wako Pekanbaru Agung Nugroho mengatakan, kegiatan tersebut memang dirancang bukan sebagai ajang perlombaan semata, melainkan sebagai gerakan edukatif untuk membangun kesadaran masyarakat tentang pentingnya menjaga kebersihan lingkungan.


“Kita panjatkan syukur pada hari ini kita masih diberikan kesehatan dan kesempatan. Kami juga mengucapkan terima kasih kepada jajaran Dispora Kota Pekanbaru yang sudah melaksanakan rangkaian Hari Jadi Kota Pekanbaru ke-242 melalui kegiatan Lestari Run ini,” ujar Agung.

Menurutnya, jumlah peserta sengaja dibatasi tidak terlalu banyak karena fokus utama kegiatan adalah menyampaikan pesan lingkungan kepada masyarakat. “Lestari Run ini memang ditargetkan tidak melebihi dari 1.000 peserta karena memang tujuannya bukan untuk perlombaan, tetapi tujuannya adalah melakukan dan memberikan edukasi kepada seluruh masyarakat,” katanya.

Agung menegaskan bahwa persoalan sampah saat ini merupakan tantangan bersama yang tidak bisa diselesaikan hanya oleh pemerintah daerah. Dibutuhkan keterlibatan seluruh elemen masyarakat agar upaya menjaga kebersihan kota dapat berjalan efektif.

“Kita sadar dan kita ketahui bahwa perang bersama hari ini (kemarin, red) adalah melawan sampah. Menjaga alam sama dengan menjaga masa depan. Terutama kalau hanya pemerintah saja yang berperan, anggaran berapa pun tidak akan mungkin bisa menyelesaikan persoalan lingkungan di Kota Pekanbaru,” tegasnya.

Baca Juga: Pemko Siapkan 8.000 Seragam Gratis

Karena itu, keterlibatan 1.200 peserta dalam kegiatan tersebut diharapkan mampu menjadi sarana penyebaran pesan positif kepada masyarakat luas mengenai pentingnya menjaga kebersihan lingkungan. “Oleh karena itu, hari ini dengan adanya 1.200 peserta lari yang terdaftar dalam Lestari Run ini harapannya adalah tentu mengedukasi seluruh masyarakat Pekanbaru,” ujarnya.

Agung mengaku bersyukur karena selama kegiatan berlangsung para peserta justru kesulitan menemukan sampah di sejumlah ruas jalan yang dilalui. Kondisi tersebut menunjukkan semakin meningkatnya kesadaran masyarakat terhadap kebersihan lingkungan.

“Alhamdulillah kita berlari bersama, semuanya membawa kantong tempat pembuangan sampah. Berarti ada 1.200 kantong yang dibawa peserta. Kita ketahui tadi sangat susah mencari sampah. Ini juga sudah kami koordinasikan dengan DLHK terkait pengangkutan sampah karena memang di jalur-jalur tertentu saat dibersihkan tadi hampir tidak ada sampah sama sekali,” ungkapnya.

Dalam kesempatan itu, Agung juga mengajak masyarakat mendukung pelaksanaan Riau Bhayangkara Run yang akan digelar pada 19 Juli mendatang. Menurutnya, kegiatan tersebut menjadi momentum penting untuk memperkenalkan Kota Pekanbaru kepada peserta dari berbagai daerah hingga mancanegara.

“Kami juga menjemput Bapak Kapolda Riau untuk memberikan sepatah dua patah kata yang diwakili oleh Ketua Panitia Riau Bhayangkara Run, Karo Rena (Kepala Biro Perencanaan Umum dan Anggaran) Polda Riau karena ini juga menjadi rangkaian untuk menyukseskan Riau Bhayangkara Run yang tentu tuan rumahnya adalah Kota Pekanbaru,” ujar Agung.

Ia menyampaikan apresiasi atas tingginya antusiasme masyarakat terhadap ajang tersebut. Dari total 15 ribu peserta yang ditargetkan, jumlah pendaftar dari Pekanbaru maupun luar daerah telah melampaui ekspektasi. “Kami berterima kasih. Dari total 15.000 peserta, peserta yang berasal dari Pekanbaru maupun luar Pekanbaru jumlahnya sudah melebihi 50 persen. Tepuk tangan untuk kita semua,” katanya.

Sementara itu, Ketua Panitia Riau Bhayangkara Run yang juga Karorena Polda Riau, Kombes Pol Daniel Widya Mucharam mengaku terkesan dengan perkembangan Kota Pekanbaru sejak dirinya bertugas di Riau pada Januari lalu.

Ia mengatakan, selama ini dirinya kerap melihat berbagai pemberitaan mengenai prestasi dan penghargaan yang diraih Kota Pekanbaru. Bahkan, menurutnya, pujian terhadap Pekanbaru juga pernah disampaikan langsung oleh Menteri Dalam Negeri dalam tayangan televisi nasional.

“Saya masuk ke Pekanbaru ini bulan Januari. Saya melihat di media sosial maupun media online, kenapa Pekanbaru sering mendapatkan penghargaan. Terakhir saya melihat di televisi nasional, Bapak Mendagri memuji langsung Kota Pekanbaru dengan predikat yang luar biasa,” ujarnya.

Menurut Daniel, keberhasilan tersebut tidak terlepas dari soliditas pemerintah daerah dan dukungan penuh masyarakat. “Hari ini (kemarin, red) saya melihat kenapa Wali Kota Pekanbaru begitu solid. Ternyata dukungan masyarakat dan dukungan seluruh stafnya luar biasa. Saya lihat hari ini dengan mata kepala saya sendiri. Hidup Pekanbaru!” serunya yang langsung disambut peserta.

Daniel juga mengajak seluruh masyarakat Pekanbaru untuk bersama-sama menyukseskan pelaksanaan Riau Bhayangkara Run yang akan berlangsung pada 19 Juli 2026. Menurutnya, hingga saat ini sekitar 15 ribu peserta dipastikan akan hadir dalam kegiatan tersebut. Bahkan sekitar 100 peserta berasal dari luar negeri. 

“Tanggal 19 Juli kita akan melaksanakan pesta bersama, pesta akbar olahraga Riau Bhayangkara Run. Yang datang sudah ternyata kurang lebih sekitar 100 peserta internasional dan 14.900 peserta dari dalam maupun luar Kota Pekanbaru,” jelasnya.

Ia memperkirakan para peserta akan mulai berdatangan ke Pekanbaru sejak 16 Juli. Kehadiran ribuan orang tersebut diyakini akan memberikan dampak ekonomi yang besar bagi masyarakat. “Ini merupakan hajat kita bersama. Nanti yang mau berjualan, yang mau berkegiatan, silakan. Kita tumpahkan, kita ramaikan,’’ ujarnya.

‘’Berikan kesan kepada 15.000 orang yang datang ke Pekanbaru. Dengan harapan kesan itu akan mereka bawa ke keluarga dan teman-teman mereka, sehingga di kemudian hari mereka akan kembali datang mengunjungi Pekanbaru dan Riau pada umumnya,” tambahnya.

Peserta: Pekanbaru Sekarang Keren

Selain menjadi sarana edukasi lingkungan, kegiatan Pekanbaru Lestari Run juga menginspirasi kalangan generasi muda. Muhammad Rayhan, remaja asal Kecamatan Tuah Madani, berhasil meraih juara pertama kategori individu dengan jumlah sampah terbanyak yang dikumpulkan selama kegiatan berlangsung.

Rayhan berhasil mengumpulkan sekitar 6 kilogram sampah yang sebagian besar ditemukan di pinggir jalan dan area tanaman sepanjang rute lari. Menurutnya, kegiatan tersebut memberikan kesempatan bagi masyarakat untuk terlibat langsung dalam menjaga kebersihan kota. “Dengan kegiatan ini kita bisa ikut ambil bagian membersihkan Kota Pekanbaru. Saya juga ikut bersama teman-teman,” ujarnya.

Ia menilai pesan lingkungan yang ingin disampaikan panitia berhasil diterima oleh peserta maupun masyarakat yang menyaksikan kegiatan tersebut. “Acara ini sukses, pesannya sampai. Dengan kegiatan seperti ini masyarakat diingatkan untuk ikut menjaga lingkungan dan tidak membuang sampah sembarangan,” katanya.

Menurut Rayhan, konsep menggabungkan olahraga dengan aksi bersih-bersih lingkungan menjadi daya tarik tersendiri yang membuat kegiatan tersebut berbeda dari event lari lainnya. “Event ini menarik karena kita membersihkan lingkungan, membuang sampah pada tempatnya dan membuat Pekanbaru menjadi lebih bersih lagi,” tuturnya.

Ia pun mengaku bangga melihat perkembangan Kota Pekanbaru saat ini. “Pekanbaru sekarang keren,” sambungnya. Selain kegiatan lari dan aksi pungut sampah, suasana Pekanbaru Lestari Run juga semakin semarak dengan penampilan grup musik Moluccan Soul. Belasan lagu bernuansa Indonesia Timur yang dibawakan sukses menghibur peserta dan masyarakat yang hadir.

Usai menyelesaikan lari sejauh 5 kilometer, para peserta tampak menikmati hiburan yang disuguhkan. Wali Kota Agung Nugroho pun turut berbaur bersama peserta menikmati alunan musik yang mengajak seluruh peserta berjoget bersama.

Keseruan semakin terasa ketika sejumlah peserta meminta disiram air menggunakan mobil pemadam kebakaran. Meski kondisi menjadi basah, antusiasme peserta tetap tinggi hingga seluruh rangkaian kegiatan berakhir.

Menutup kegiatan ini, Wako Agung mengajak seluruh masyarakat mendoakan Kota Pekanbaru yang tengah memperingati hari jadinya ke-242 agar terus berkembang dan semakin sejahtera. “Kami juga mengucapkan terima kasih kepada seluruh peserta yang hadir pada hari ini (kemarin, red). Mari kita bersama-sama mendoakan agar Pekanbaru di usia ke-242 tahun ini semakin maju, masyarakatnya semakin sejahtera, semakin banyak rezekinya, panjang umur, sehat dan bahagia selalu,” tuturnya.(ali)

 

Editor : Arif Oktafian
#Pekanbaru Lestari Run #Hari Jadi Pekanbaru 242 #agung nugroho