Riau Pekanbaru Nasional Internasional Hukum Ekonomi Olahraga Berita Hiburan Kesehatan Kriminal Pendidikan Sumatera Politik Perca Liputan Khusus Lingkungan Ladies Kebudayaan Begini Ceritanya Kick Out Hoax Interaktif Gaya Hidup Feature Buku Opini Betuah

Penghuni Kos di Kutilang Sakti Ditemukan Meninggal, Diduga karena Sakit

Dofi Iskandar • Rabu, 17 Juni 2026 | 10:15 WIB
Petugas saat mengevakusi jenazah korban di kamar kos Jalan Kutilang Sakti, Kelurahan Simpang Baru,  Kecamatan Binawidya, pada Selasa (16/6/2026) sore. (Polsek Binawidya)
Petugas saat mengevakusi jenazah korban di kamar kos Jalan Kutilang Sakti, Kelurahan Simpang Baru, Kecamatan Binawidya, pada Selasa (16/6/2026) sore. (Polsek Binawidya)

 

PEKANBARU (RIAU POS.CO)- Warga Perumahan Kutilang Permai, Jalan Kutilang Sakti, Kelurahan Simpang Baru, Kecamatan Binawidya, Kota Pekanbaru digegerkan dengan penemuan seorang penghuni kos yang meninggal dunia di kamar kosnya, Selasa (16/6/2026).

Korban diketahui berinisial AR (22), seorang mahasiswi yang menghuni salah satu kamar kos di lantai dua bangunan tersebut. Jenazah korban pertama kali ditemukan oleh temannya, Ghina Salsabila Putri (22) yang datang ke lokasi untuk mengambil kacamata renang miliknya.

Kapolsek Binawidya Kompol Nusirwan SH menjelaskan, sekitar pukul 15.30 WIB saksi tiba di rumah kos dan berupaya menemui korban. Namun, setelah beberapa kali memanggil dan menghubungi korban melalui telepon seluler, tidak ada respons yang diterima.

 Baca Juga: Wako: Ajang Merawat Budaya dan Memperkuat Kebersamaan

Karena merasa curiga, saksi kemudian naik ke lantai dua melalui tangga depan menuju kamar korban. Saat berada di depan kamar, pintu dalam kondisi tertutup dan terkunci dari dalam.

"Korban dipanggil berulang kali, tetapi tidak ada jawaban. Saksi kemudian berinisiatif memeriksa dari akses belakang kamar," ujar Kompol Nusirwan.

Saat tiba di pintu belakang yang dalam keadaan terbuka, saksi terkejut melihat korban tergeletak dalam posisi telungkup di lantai kamar. Korban tampak tidak bergerak dengan tangan kanan mengepal di dekat mulut.

 Baca Juga: Lebih 12 Ribu Warga Meriahkan HUT Kota di Danau Bandar Kayangan 

Selain itu, pada bagian wajah, tangan dan kaki korban terlihat membiru kemerahan, yang mengindikasikan korban telah meninggal dunia beberapa waktu sebelumnya.

Dalam kondisi panik, saksi segera turun dan meminta bantuan penghuni kos lainnya, Hera Sulistyaningsih (20). Keduanya kemudian menghubungi ketua RT setempat, Ahmad Dasila (55), untuk meminta pertolongan.

Ketiga saksi selanjutnya bersama-sama menuju kamar korban. Mereka membalikkan tubuh korban guna memastikan kondisinya. Setelah diperiksa, korban dipastikan telah meninggal dunia.

 Baca Juga: Pasar Murah Jaga Ketersediaan Bahan Pokok 

Sekitar pukul 16.19 WIB, Ketua RT melaporkan kejadian tersebut ke layanan darurat Polri 110. Mendapat laporan, personel piket fungsi Polsek Binawidya langsung mendatangi lokasi guna mengamankan tempat kejadian perkara (TKP).

Tidak lama berselang, Tim Identifikasi (Inafis) Polresta Pekanbaru juga tiba dan melakukan olah TKP serta pemeriksaan awal di lokasi kejadian. Berdasarkan hasil penyelidikan sementara, polisi tidak menemukan adanya tanda-tanda kekerasan maupun indikasi tindak pidana yang berkaitan dengan kematian korban.

"Dari hasil pemeriksaan awal di TKP, tidak ditemukan tanda-tanda yang mengarah pada tindak pidana. Untuk sementara korban diduga meninggal dunia karena sakit yang dideritanya,"jelas Kompol Nusirwan.

Proses evakuasi sempat mengalami kendala karena posisi kamar korban berada di lantai dua dan akses yang cukup terbatas. Setelah dilakukan koordinasi dengan pihak keluarga dan petugas terkait, jenazah akhirnya berhasil dievakuasi sekitar pukul 19.30 WIB.

 Baca Juga: Pasar Murah Jaga Ketersediaan Bahan Pokok 

Jenazah kemudian dibawa pihak keluarga ke rumah duka untuk disemayamkan. Pihak keluarga diketahui tidak bersedia dilakukan pemeriksaan luar maupun autopsi terhadap jenazah korban.

Penolakan tersebut telah dituangkan dalam surat pernyataan resmi yang diserahkan kepada pihak kepolisian. Hingga proses penanganan selesai, situasi di lokasi penemuan jenazah berlangsung aman dan kondusif.

"Pihak keluarga menolak dilakukan autopsi dan telah membuat surat pernyataan. Situasi di lokasi aman dan kondusif,"pungkasnya.(dof)

 

Editor : Edwar Yaman
#Kutilang Sakti #mahasiswi #penghuni kos