PEKANBARU (RIAUPOS.CO) – Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Pekanbaru memastikan akan meningkatkan pengawasan terhadap gelanggang permainan (gelper) dan tempat hiburan di Kota Pekanbaru usai viralnya video seorang emak-emak yang mendatangi salah satu lokasi gelper yang diduga menjadi arena perjudian.
Hal tersebut disampaikan Kepala Satpol PP Kota Pekanbaru Desheriyanto usai mengikuti inspeksi mendadak (sidak) yang dilakukan Komisi I DPRD Kota Pekanbaru bersama Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) serta pihak kepolisian, Rabu (17/6/2026).
Dalam sidak tersebut, tim mendatangi sejumlah lokasi gelper yang menjadi perhatian publik setelah munculnya video viral di media sosial.
Baca Juga: Dana Rp 21,4 Miliar Tak Bisa Dipertanggungjawabkan Nany Widjaja, Terungkap Lewat 30 Lembar Bukti
Kepala Satpol PP Kota Pekanbaru mengatakan, dari hasil pengawasan di lapangan, pihaknya juga belum menemukan adanya pelanggan yang beraktivitas di lokasi yang diperiksa.
"Secara legalitas pihaknya belum menemukan pelanggan terhadap lokasi yang disidak. Untuk indikasi perjudian nanti kami koordinasi lagi dengan tim yang turun," ujarnya singkat.
Meski demikian, Satpol PP memastikan tidak akan berhenti pada sidak kali ini saja. Pengawasan terhadap seluruh tempat hiburan dan arena permainan akan dilakukan secara berkala guna memastikan seluruh aktivitas usaha berjalan sesuai aturan yang berlaku.
"Tentu kami juga akan melakukan pengawasan secara luas dan berkala dalam rangka menjaga kondisi ketenteraman dan ketertiban umum di Kota Pekanbaru agar tetap kondusif," tegasnya.
Sebelumnya, Komisi I DPRD Kota Pekanbaru melakukan sidak ke sejumlah gelanggang permainan setelah viralnya video seorang emak-emak yang mendatangi salah satu lokasi gelper dan meminta tempat tersebut ditutup karena diduga menjadi arena perjudian yang menghabiskan uang suaminya.
Dalam sidak yang dipimpin Ketua Komisi I DPRD Kota Pekanbaru Robin Eduar bersama sejumlah anggota dewan, rombongan mendatangi Pokemon 21 di Jalan Riau serta Bingo yang menjadi sorotan masyarakat usai video viral tersebut beredar luas.
Baca Juga: SPMB Masih Ada Dua Hari, Calon Murid Baru di Inhu yang Ditolak dapat Mendaftar ke Sekolah Lain
Namun saat sidak berlangsung, kondisi sejumlah lokasi yang diperiksa terlihat sepi. Aktivitas permainan nyaris tidak ditemukan dan tidak terlihat adanya praktik yang mengarah pada perjudian.
Selain memeriksa kondisi di lapangan, Komisi I juga melakukan pengecekan terhadap dokumen perizinan usaha. DPRD menegaskan seluruh pelaku usaha wajib menjalankan kegiatan sesuai izin yang dimiliki dan tidak menyalahgunakan izin untuk aktivitas yang melanggar hukum.
Komisi I DPRD Kota Pekanbaru juga meminta Satpol PP meningkatkan pengawasan terhadap seluruh arena permainan dan tempat hiburan di Kota Pekanbaru. Jika ditemukan pelanggaran terhadap izin usaha maupun indikasi aktivitas ilegal, maka pemerintah diminta segera mengambil tindakan sesuai ketentuan yang berlaku.
Baca Juga: Polres Rohil Ungkap Perambahan Hutan Mangrove, Excavator dan Pelaku Diamankan
Meski hingga saat ini belum ditemukan aktivitas perjudian dalam sidak tersebut, pengawasan terhadap lokasi-lokasi yang menjadi perhatian masyarakat dipastikan akan terus dilakukan. Pemerintah Kota Pekanbaru bersama instansi terkait berkomitmen menindaklanjuti setiap laporan masyarakat guna menjaga situasi keamanan, ketertiban dan kenyamanan di Kota Pekanbaru.
Editor : M. Erizal