Riau Pekanbaru Nasional Internasional Hukum Ekonomi Olahraga Berita Hiburan Kesehatan Kriminal Pendidikan Sumatera Politik Perca Liputan Khusus Lingkungan Ladies Kebudayaan Begini Ceritanya Kick Out Hoax Interaktif Gaya Hidup Feature Buku Opini Betuah

Wako Pekanbaru Agung Nugroho Minta MBG Terus Dilanjutkan, Sebut Buka Lapangan Kerja dan Ringankan Beban Orang Tua

M Ali Nurman • Jumat, 19 Juni 2026 | 21:30 WIB
Ketua Komisi VI DPR-RI Andre Rosiade didampingi Wako Pekanbaru Agung Nugroho memberikan keterangan pers usai meninjau SPPG yang ada di Labuh Baru Barat, Kecamatan Payung Sekaki, Jumat (19/6/2026). (M Ali Nurman/Riaupos.co)
Ketua Komisi VI DPR-RI Andre Rosiade didampingi Wako Pekanbaru Agung Nugroho memberikan keterangan pers usai meninjau SPPG yang ada di Labuh Baru Barat, Kecamatan Payung Sekaki, Jumat (19/6/2026). (M Ali Nurman/Riaupos.co)

 

PEKANBARU (RIAUPOS.CO) – Wali Kota Pekanbaru, Agung Nugroho, meminta pemerintah pusat untuk terus melanjutkan program Makan Bergizi Gratis (MBG) karena dinilai telah memberikan dampak nyata bagi masyarakat, mulai dari membantu ekonomi keluarga, membuka lapangan pekerjaan hingga menggerakkan perputaran ekonomi lokal.

Pernyataan tersebut disampaikan Agung saat mendampingi Ketua Komisi VI DPR RI, Andre Rosiade, meninjau Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Labuh Baru Barat 02 dan SD Negeri 168 Pekanbaru, Jumat (19/6/2026).

Kunjungan itu dilakukan untuk melihat secara langsung pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis di Pekanbaru, termasuk kondisi dapur SPPG, kualitas layanan, serta dampak program terhadap masyarakat dan sekolah penerima manfaat.

Baca Juga: Tinjau SPPG Pekanbaru, Andre Rosiade Ungkap Pembenahan Besar MBG: Dapur Libur Saat Sekolah Libur hingga Audit Nasional

Dalam kesempatan tersebut, Agung secara khusus menyampaikan harapannya agar aspirasi masyarakat Pekanbaru terkait keberlanjutan MBG dapat diteruskan kepada Presiden Prabowo Subianto.

"Saya betul sungguh-sungguh menyampaikan kepada Pak Andre, sampaikan kepada Pak Prabowo, kalau bisa program MBG ini harus terus tetap berjalan," kata Agung.

Menurut Agung, manfaat program tersebut sudah dirasakan langsung oleh masyarakat, terutama para orang tua siswa, pekerja dapur, serta pelaku usaha yang memasok bahan pangan.

Baca Juga: Enam Perusak Poskotis Satgas PKH TNTN Dihukum Enam Bulan Penjara

"Pertama dampaknya kepada wali murid. Wali murid tentu sudah akan berkurang memberikan jajan kepada anaknya. Yang kedua lapangan pekerjaan. Yang ketiga banyak perputaran sembako," ujarnya.

Meski demikian, Agung menilai program MBG masih membutuhkan penyempurnaan dari sisi anggaran, ketepatan sasaran maupun kualitas layanan. Namun hal itu dianggap sebagai proses yang wajar dalam sebuah program berskala nasional.

"Program MBG ini sebenarnya adalah baik tapi harus berproses. Berproses untuk lebih baik lagi," katanya.

Baca Juga: Polisi Ringkus Pelaku Dugaan Pemerasan Modus Janjikan Hapus Pemberitaan, Korban Rugi Rp35 Juta

Ia juga mengajak masyarakat untuk tidak mudah terpengaruh informasi yang belum tentu benar terkait program MBG dan memberikan kesempatan kepada pemerintah untuk terus melakukan perbaikan.

Sementara itu, Ketua Komisi VI DPR RI Andre Rosiade mengatakan hasil peninjauan di Pekanbaru menunjukkan pelaksanaan MBG berjalan baik dan sesuai standar yang ditetapkan BGN.

"Kalau menurut kami ya, saya dan Pak Wali Kota datang tadi, kita melihat memang dapur ini sudah memenuhi standar SOP yang ditetapkan oleh BGN," ujarnya.

Baca Juga: Judol, Narkoba, dan Perselingkuhan Picu Lonjakan Perceraian di Kampar

Andre menyebut pemerintah saat ini sedang melakukan berbagai pembenahan tata kelola MBG, termasuk menghentikan pemberian insentif yang tidak sesuai kebutuhan dan menyesuaikan besaran insentif berdasarkan jumlah penerima manfaat.

"Jadi ini menunjukkan bahwa BGN sudah melakukan evaluasi, perbaikan, dan juga memastikan tidak ada kebocoran anggaran," katanya.

Ia juga mengungkapkan bahwa selama masa libur sekolah akan dilakukan audit menyeluruh terhadap dapur-dapur MBG di seluruh Indonesia guna memastikan kepatuhan terhadap standar operasional.

Baca Juga: Peminat Membeludak, Lisensi D PSSI Pekanbaru Jadi Dua Gelombang 

"Tinggal waktu libur sekolah nanti, nanti akan ada audit menyeluruh dari BGN untuk memastikan seluruh dapur itu sesuai dengan SOP yang ada," ujarnya.

Menurut Andre, berbagai langkah pembenahan tersebut menunjukkan keseriusan pemerintah dalam memperkuat tata kelola program agar lebih transparan, tepat sasaran, dan berkelanjutan.

"Jadi menunjukkan bahwa pemerintah Presiden Prabowo mendengarkan aspirasi publik dan untuk itu kita melakukan evaluasi dan perbaikan besar-besaran sehingga ke depan tidak ada lagi kebocoran, lalu MBG ini tepat sasaran, dan tata kelolanya lebih transparan," tutupnya.

Editor : M. Erizal
#Makan Bergizi Gratis #Wako pekanbaru agung nugroho #program mbg