Riau Pekanbaru Nasional Internasional Hukum Ekonomi Olahraga Berita Hiburan Kesehatan Kriminal Pendidikan Sumatera Politik Perca Liputan Khusus Lingkungan Ladies Kebudayaan Begini Ceritanya Kick Out Hoax Interaktif Gaya Hidup Feature Buku Opini Betuah

Festival Kue Talam Ketan Durian 1 Kilometer Pecahkan Rekor MURI, Agung Nugroho: Pekanbaru Kembali Catat Sejarah Dunia

M Ali Nurman • Minggu, 21 Juni 2026 | 11:34 WIB
Wali Kota Pekanbaru Agung Nugroho (dua kanan) bersama Wawako Pekanbaru Markarius Anwar (dua kiri), Ketua TP PKK Pekanbaru Sulastri Agung (kanan), Ketua I TP PKK Pekanbaru Sari Rahmawati Markarius (kiri) menerima rekor MURI saat Festival Kue Talam Ketan Durian di Pekanbaru, Ahad (21/6/2026). (EVAN GUNANZAR/RIAU POS)
Wali Kota Pekanbaru Agung Nugroho (dua kanan) bersama Wawako Pekanbaru Markarius Anwar (dua kiri), Ketua TP PKK Pekanbaru Sulastri Agung (kanan), Ketua I TP PKK Pekanbaru Sari Rahmawati Markarius (kiri) menerima rekor MURI saat Festival Kue Talam Ketan Durian di Pekanbaru, Ahad (21/6/2026). (EVAN GUNANZAR/RIAU POS)

PEKANBARU (RIAUPOS.CO) – Kota Pekanbaru kembali menorehkan sejarah nasional bahkan internasional. Dalam rangkaian Hari Jadi ke-242 Kota Pekanbaru, Pemerintah Kota Pekanbaru sukses menggelar Festival Kue Ketan Talam Durian sepanjang 1 kilometer yang berhasil memecahkan Rekor MURI sebagai kue talam durian terpanjang di dunia.

Kegiatan yang dipusatkan di kawasan Car Free Day (CFD) Jalan Jenderal Sudirman tepatnya di depan Mal Pelayanan Publik (MPP) Pekanbaru, Ahad (21/6/2026), disambut antusias puluhan ribu masyarakat yang memadati lokasi sejak pagi hari.

Disamping puluhan ribu masyarakat Pekanbaru, tampak juga hadir bersama Wako Pekanbaru Agung Nugroho, Ketua Komisi VI DPR-RI Andre Rosiade, Wakil Wali Kota Pekanbaru Markarius Anwar, Ketua TP PKK Pekanbaru Sulastri Agung, unsur Forkopimda Kota Pekanbaru dan jajaran OPD Pemko Pekanbaru.

 Baca Juga: Kiper Curacao Eloy Room Samai Rekor Penyelamatan Tim Howard di Piala Dunia dalam Laga Imbang Kontra Ekuador

Wali Kota Pekanbaru Agung Nugroho menyebut keberhasilan tersebut menjadi hadiah istimewa bagi masyarakat Kota Pekanbaru bertepatan dengan peringatan hari jadi kota yang ke-242. Agung mengaku jumlah masyarakat yang hadir jauh di luar perkiraannya. Bahkan membludaknya pengunjung membuat kawasan pusat kota dipadati masyarakat yang ingin menyaksikan sekaligus menikmati festival kuliner terbesar tersebut.

"Alhamdulillah hari ini Pekanbaru kembali mencatat rekor MURI. Tahun lalu kita mencatat rekor MURI pernikahan massal terbanyak. Hari ini kita mencatat rekor MURI terpanjang di dunia. Terima kasih untuk Rekor MURI Indonesia dan seluruh masyarakat Pekanbaru," ujar Agung disambut tepuk tangan ribuan warga.

Menurutnya, tingginya animo masyarakat menunjukkan kuatnya semangat kebersamaan warga Pekanbaru dalam mendukung berbagai program pembangunan dan kegiatan yang digelar pemerintah.

"Saya jujur ini di luar ekspektasi. Saya pikir masyarakat Pekanbaru tidak hadir sebanyak ini, tapi luar biasa. Pekanbaru hari ini macet. Ini membuktikan bahwa masyarakat Pekanbaru semuanya kompak, semuanya bekerja sama dan hadir di acara ini," katanya.

Agung menyampaikan apresiasi kepada seluruh masyarakat yang telah berpartisipasi menyukseskan kegiatan tersebut. Ia menilai keberhasilan pemecahan rekor tidak hanya menjadi kebanggaan pemerintah, tetapi juga seluruh warga Kota Pekanbaru.

 Baca Juga: Ribuan Peserta Meriahkan Polres Kuansing Fun Run 2026, Bertabur Ratusan Doorprize Menarik

"Saya atas nama Pemerintah Kota Pekanbaru mengucapkan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh masyarakat Pekanbaru yang hari ini dan insyaallah terus bersama-sama mendukung program-program Pemerintah Kota Pekanbaru, Pemerintah Provinsi Riau maupun program Presiden Republik Indonesia," ujarnya.

Dalam kesempatan itu, Agung menjelaskan bahwa panjang kue talam durian yang disiapkan mencapai 1,1 kilometer. Bahkan karena begitu padatnya masyarakat yang hadir, tim Rekor MURI mengalami kesulitan mencapai titik akhir kue untuk melakukan pengukuran secara menyeluruh.

Meski demikian, Rekor MURI tetap menetapkan sajian tersebut sebagai kue talam durian terpanjang di dunia.

"Hari ini ada 1,1 kilometer kue talam yang sudah kita pajang di Jalan Sudirman. Tadi kawan-kawan Rekor MURI karena saking ramainya tidak bisa sampai ke ujung sehingga tidak bisa dinilai berapa panjangnya secara keseluruhan, tetapi dicatat sebagai yang terpanjang di dunia. Ini hadiah untuk Kota Pekanbaru," ungkapnya.

Agung juga memastikan ketersediaan durian dan kue talam yang dibagikan kepada masyarakat masih sangat banyak. Ia menyebut panitia menyiapkan ribuan porsi untuk warga yang hadir."Duriannya memang untuk dibagi. Ini belum habis semua karena kita punya stok 3.000, yang ada baru 1.000, sisanya akan keluar dari dalam. Jadi sabar," katanya.

 Baca Juga: Dua Gol Pemain Pengganti Deniz Undav Bawa Jerman Tekuk Pantai Gading, Der Panzer Kembali ke Babak Gugur Piala Dunia

Selain pemecahan rekor MURI, festival tersebut juga dirangkai dengan berbagai kegiatan sosial dan pelayanan masyarakat. Salah satunya adalah program khitanan massal yang menargetkan 1.200 anak.

Menariknya, Agung langsung mengumumkan penambahan kuota peserta karena tingginya minat masyarakat. "Saya ingin mengumumkan di dalam ada sunatan massal sebanyak 1.200 anak. Tapi ini tidak berhenti di situ. Setelah 1.200 anak selesai, saya buka lagi satu slot tambahan untuk 1.000 anak lagi. Silakan masyarakat mendaftar ke panitia," ujarnya.

Menurut Agung, rangkaian Hari Jadi Kota Pekanbaru sengaja dirancang agar manfaat dan kebahagiaannya dapat dirasakan seluruh lapisan masyarakat. Karena itu, Pemko Pekanbaru kembali menghadirkan sejumlah program yang langsung menyentuh kebutuhan warga.

Ia mengumumkan bahwa selama tiga hari, yakni 22 hingga 24 Juni 2026, masyarakat dapat menikmati fasilitas parkir gratis di pusat-pusat perbelanjaan dan lokasi jajanan yang bekerja sama dengan pemerintah.

Selain itu, hotel-hotel di Kota Pekanbaru juga memberikan potongan harga sebesar 24 persen selama periode 19 hingga 26 Juni 2026 sebagai bagian dari perayaan hari jadi kota. "Bapak Ibu sudah bisa mulai besok selama tiga hari parkir di semua mal dan jajanan di Kota Pekanbaru gratis. Kemudian boleh menginap di hotel mana pun di Kota Pekanbaru dengan diskon 24 persen dari tanggal 19 sampai 26 Juni," jelasnya.

Baca Juga: Besok, Pemecahan Rekor Kue Talam Durian Sepanjang 1 Km Digelar, Wako Agung Targetkan Dihadiri 50 Ribu Lebih Warga  

Pada kesempatan tersebut, Agung juga menyampaikan tekad Pemerintah Kota Pekanbaru untuk terus mengangkat berbagai kuliner khas daerah menjadi ikon yang dikenal secara luas.

Setelah sukses dengan Kue Talam Durian, ia mengungkapkan rencana baru yang akan kembali diajukan untuk pemecahan rekor dunia.

"Kue Talam Durian dari mana? Dari Pekanbaru. In sya Allah nanti pada 17 Agustus kita akan tampilkan pisang goreng kipas terbesar di dunia. Kenapa? Karena pisang goreng kipas juga terkenal di Kota Pekanbaru," ungkapnya.

Menurut Agung, keberhasilan Festival Kue Talam Durian membuktikan bahwa Pekanbaru memiliki potensi besar dalam sektor kuliner, pariwisata dan ekonomi kreatif yang dapat menjadi daya tarik bagi wisatawan dari berbagai daerah.

Ia menyebut festival tahun ini tidak hanya dihadiri masyarakat Pekanbaru, tetapi juga warga dari berbagai kabupaten dan kota di Provinsi Riau, bahkan dari sejumlah daerah di Pulau Sumatera hingga Jakarta.

Di akhir sambutannya, Agung kembali menegaskan komitmen Pemerintah Kota Pekanbaru untuk terus menjalankan berbagai program prioritas yang menyentuh kebutuhan dasar masyarakat.

Mulai dari peningkatan kualitas pendidikan, layanan kesehatan, pembangunan infrastruktur jalan, penanganan banjir hingga program sosial lainnya. Ia secara khusus menegaskan komitmennya terhadap program Zero Anak Putus Sekolah dan Zero Stunting yang saat ini terus digencarkan Pemko Pekanbaru.

"Kalau ada anak putus sekolah silakan lapor ke posyandu, kantor lurah atau kantor camat. Saya jamin tidak ada anak Pekanbaru yang harus putus sekolah. Begitu juga dengan stunting. Tidak boleh ada anak Pekanbaru yang gizinya kurang. Ini menjadi amanah bagi kami," tegasnya.

Agung berharap momentum Hari Jadi ke-242 Kota Pekanbaru menjadi semangat baru untuk membangun kota yang semakin maju, sejahtera dan membanggakan. Ia juga menyampaikan terima kasih kepada seluruh sponsor, unsur Forkopimda, panitia serta masyarakat yang telah berkontribusi menyukseskan kegiatan tersebut.

"Kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh sponsor dan semua pihak yang ikut menata Kota Pekanbaru serta mensukseskan acara ini. Semoga seluruh masyarakat Kota Pekanbaru diberikan kesehatan, kesuksesan dan keberkahan," tutupnya.

Festival Kue Talam Durian 1 kilometer tersebut menjadi salah satu kegiatan puncak perayaan Hari Jadi ke-242 Kota Pekanbaru. Selain berhasil memecahkan Rekor MURI, kegiatan itu juga menjadi simbol kolaborasi pemerintah, pelaku usaha, komunitas dan masyarakat dalam memperkenalkan identitas kuliner khas daerah ke tingkat yang lebih luas.(ali)

Editor : Edwar Yaman
#Kue Talam Ketan Durian #Festival Kue Talam Ketan Durian 1 Kilometer #rekor muri #agung nugroho