PEKANBARU (RIAUPOS.CO) – Komitmen Wali Kota (Wako) Pekanbaru H Agung Nugroho SE MM untuk mempercepat pembangunan infrastruktur dan mempercantik wajah kota mendapat dukungan langsung dari Ketua Komisi VI DPR RI Andre Rosiade.
Dukungan tersebut disampaikan Andre saat berkunjung ke Kompleks Perkantoran Wali Kota Pekanbaru di Tenayan Raya, Jumat (19/6/2026) kemarin. Dalam kesempatan itu, Wali Kota Pekanbaru Agung Nugroho memaparkan berbagai program strategis yang tengah dan akan dijalankan Pemko Pekanbaru, mulai dari pembangunan akses menuju kantor wali kota, penataan kawasan pusat kota, pembangunan videotron raksasa ala Shibuya Jepang, hingga pengembangan sarana olahraga.
Salah satu persoalan yang disampaikan Agung kepada Andre adalah akses menuju Kompleks Perkantoran Wali Kota Pekanbaru di Tenayan Raya yang dinilai masih menjadi kendala bagi pelayanan masyarakat.
Baca Juga: Fotografer Riau Pos Terima Hadiah Umroh dari Wako Pekanbaru Agung Nugroho
Menurut Agung, lokasi kantor wali kota saat ini berada cukup jauh dari pusat aktivitas masyarakat sehingga membutuhkan akses jalan yang lebih memadai. Apalagi kawasan tersebut merupakan jalur penghubung strategis antara Tol Pekanbaru-Dumai dan Tol Pekanbaru-Indrapura.
"Pak Andre tahu juga bahwa kondisi kantor Wali Kota itu cukup jauh dari tengah-tengah masyarakat dan aksesnya. Ini juga menyangkut pelayanan yang akan menghambat kepada masyarakat. Tentu kami perlu bantuan untuk bagaimana kantor kami ini bisa lebih diakses karena ini adalah penghubung antara Tol Pekanbaru-Dumai dengan Tol Pekanbaru-Indrapura," ujar Agung.
Selain menjadi akses menuju pusat pemerintahan, kawasan tersebut juga berkembang menjadi kawasan strategis dengan keberadaan Kawasan Industri Tenayan, PLTU, PLTG dan sejumlah objek vital lainnya.
Baca Juga: Terimakasih Wako Pekanbaru, LPS Ikut Partisipasi Talam Durian 1 Km
Mendengar pemaparan tersebut, Andre langsung menghubungi Direktur Utama PT Hutama Karya melalui sambungan telepon di hadapan seluruh tamu yang hadir.
Andre meminta Hutama Karya membantu mencarikan skema pembangunan jalan akses menuju kantor wali kota agar dapat segera direalisasikan. "Ini Pak Agung mau minta tolong. Mereka punya jalan dari kantor wali kota bisa ke tol Pekanbaru-Dumai. Saya sarankan ke Pak Agung pakai KPBU saja. HK bangunkan nanti Pak Agung bayar cicil. Biar cepat, Pak," kata Andre kepada pimpinan Hutama Karya.
Usai Andre menyampaikan usulan tersebut, Agung langsung berdiskusi dengan pihak Hutama Karya melalui sambungan telepon yang sama. Dalam pembicaraan itu, Agung menyampaikan Pemko Pekanbaru sebenarnya siap mengalokasikan anggaran pembangunan secara bertahap dan berharap Hutama Karya dapat mendukung percepatan pembangunan akses jalan tersebut. "Kalau anggaran sih kita sanggup, tapi itu untuk tiga kali tahun anggaran. Ini bisa selesai sebenarnya," kata Agung.
Pihak Hutama Karya pun menyatakan siap menindaklanjuti pembahasan tersebut bersama Pemko Pekanbaru. Setelah pembicaraan selesai, Andre meminta jajaran Pemko Pekanbaru segera menindaklanjuti komunikasi teknis agar proses pembangunan dapat dipercepat.
"Jadi KPBU ini nanti langsung berkomunikasi dengan Pak Kadis. Nanti kita prosesnya kalau bisa enam bulan. Kita usaha terlebih dahulu, mudah-mudahan ini bisa goal. Tentu harus ada proses," ujar Andre.
Selain akses jalan menuju kantor wali kota, Agung juga memaparkan sejumlah program penataan kawasan perkotaan yang tengah disiapkan Pemko Pekanbaru. Salah satunya adalah revitalisasi Bundaran MP atau kawasan Bundaran Mall Pekanbaru yang nantinya akan menjadi salah satu ikon baru kota.
Baca Juga: Ketika Para Bintang Tak Mampu Selamatkan Turki
Agung memperlihatkan sejumlah desain kawasan yang telah disiapkan. Kawasan tersebut dirancang menjadi pusat aktivitas masyarakat dengan wajah kota yang lebih modern dan tertata.
Tak hanya itu, Agung juga memaparkan rencana pembangunan videotron raksasa di kawasan tersebut yang terinspirasi dari kawasan persimpangan terkenal Shibuya Crossroad di Jepang.
Menurut Agung, keberadaan videotron dari empat sisi bangunan di kawasan tersebut akan menghadirkan wajah baru Kota Pekanbaru sekaligus menjadi daya tarik wisata perkotaan.
Baca Juga: Siapkan TPS Baru Antisipasi Ledakan Sampah
"Nanti di depan itu ada mal, tapi malnya akan ada videotron. Jadi videotron yang besar seperti di Jepang, Shibuya. Kami berharap dukungan Pak Andre agar Bank Mandiri juga bisa memasang videotronnya. Jadi betul-betul empat sisi itu ketemu. Nanti akan menjadi Shibuyanya Kota Pekanbaru," jelas Agung.
Permintaan tersebut langsung direspons positif oleh Andre. Ia bahkan berjanji akan menghubungi jajaran direksi Bank Mandiri agar dapat membantu pemasangan videotron melalui program perusahaan.
"Tadi tugas saya minta Bank Mandiri pasang videotron. Nanti saya minta titiknya. Kita minta Bank Mandiri bisa pasang videotron di sana. Kalau ditempel di gedung, nanti kita telepon Pak Dirut. Aman itu. Videotron sekarang paling sekitar Rp1 miliar. Insyaallah kita akan bantu, kita akan dorong Pak Dirut untuk bisa pasang," kata Andre.
Baca Juga: RS Awal Bros Group Ajak Masyarakat Riau Deteksi Katarak sejak Dini
Dalam pemaparan itu, Agung juga menunjukkan rencana penataan kawasan Tugu Silais yang berada di kawasan pusat kota. Kawasan di tugu tersebut akan direvitalisasi dengan desain baru yang lebih modern dan artistik hasil rancangan sejumlah arsitek lokal.
Selain itu, sejumlah penataan simpang dan kawasan strategis kota juga dilakukan melalui skema kolaborasi bersama dunia usaha.
Agung menjelaskan penataan Simpang Arifin Achmad di depan MTQ telah mendapat dukungan dari Rumah Sakit Awal Bros dengan nilai kontribusi mencapai lebih dari Rp5 miliar.
Baca Juga: Wisuda Ke-II Ma’had Qur’an At-Taysir, 17 Santri Resmi Diwisuda dan Diteguhkan sebagai Ahlul Qur’an
"Nah ini di Simpang Arifin Achmad yang depan MTQ. Ini dibantu dengan Awal Bros, Rp5 miliar lebih. Ini simpang dua ini kita buka belah. Sudah jalan pembangunan jalannya dan Awal Bros sudah mulai kerja," jelas Agung.
Sementara itu, untuk penataan Jembatan Penyeberangan Orang (JPO) Selamat Datang Pekanbaru, Agung berharap dukungan dari PT Pertamina Hulu Rokan (PHR) melalui program CSR perusahaan.
Menurutnya, JPO tersebut akan dipercantik dengan konsep desain baru sehingga menjadi salah satu ikon gerbang masuk Kota Pekanbaru. "Harapan kami bagaimana JPO Selamat Datang ini bisa mendapat CSR dari PHR. Jadi hanya membalut saja dan tampilannya berubah seperti desain yang kami siapkan," ujarnya.
Baca Juga: Letto Obati Ruang Rindu Masyarakat Pekanbaru
Selain pembangunan infrastruktur perkotaan, Agung juga memaparkan rencana pembangunan fasilitas olahraga di kawasan Lapangan Blimbing. Di kawasan tersebut akan dibangun lapangan basket, lapangan futsal dan mini soccer berstandar nasional yang ditargetkan selesai tahun ini.
"Ini lapangan bola yang akan kami bangun lapangan futsal dan juga lapangan basket. Ini di Lapangan Blimbing. Insyaallah tahun ini kita selesaikan. Mini soccer ini memang kelasnya nasional," kata Agung.
Dalam kesempatan tersebut, Agung juga menyampaikan apresiasi atas berbagai bantuan yang telah diberikan Andre kepada Kota Pekanbaru. Ia mengungkapkan, pada hari yang sama Andre telah turun langsung meninjau Sekolah Dasar Negeri 168 Pekanbaru dan langsung membantu rehabilitasi fasilitas sekolah.
Baca Juga: Bimtek Kepenulisan Berbasis Konten Lokal Kota Dumai, Membaca Dumai dari Tulisan Budaya Lokal
"Pak Andre sudah memberikan bantuan banyak sekali. Tadi pagi kita turun ke SDN 168. Di sana langsung diberikan bantuan perbaikan WC sekolah. Habis itu dua ruang kelas baru, dua rehab ruang kelas, ruang guru dan terasnya juga direhab," ujar Agung.
Menurut Agung, bantuan tersebut langsung ditindaklanjuti setelah Andre menghubungi pihak terkait. Menanggapi berbagai usulan tersebut, Andre menegaskan dirinya siap membantu Pemko Pekanbaru meskipun daerah tersebut bukan merupakan daerah pemilihannya.
Menurut Andre, tugas anggota DPR RI adalah memperjuangkan kebutuhan masyarakat dan membantu percepatan pembangunan daerah.
Baca Juga: Glory Diduga Jual Satu Titik SPPG Rp100 Juta, Tersangka Keenam Kasus Korupsi MBG
"Tentu tugas kami sebagai anggota DPR, meskipun ini bukan daerah pemilihan, tugas anggota DPR itu adalah membantu masyarakat. Insyaallah kita tindak lanjuti. Tadi tugas saya dari SD sudah insyaallah beres. Komputer juga tadi janji sudah saya bereskan," ujarnya.
Andre juga memberikan apresiasi kepada kepemimpinan Agung Nugroho dan Wakil Wali Kota Markarius Anwar yang dinilainya responsif terhadap berbagai persoalan masyarakat.
Ia mengaku sering melihat langsung berbagai laporan warga yang ditindaklanjuti melalui media sosial wali kota dan wakil wali kota.
Baca Juga: Beri Ruang Hiburan dan Dorong Geliat UMKM, Pemprov Riau Gelar Nobar Piala Dunia
"Saya sering memantau media sosial Pak Wali Kota dan Pak Wakil Wali Kota. Perlu diapresiasi bagaimana mereka selalu mendengarkan aspirasi masyarakat. Jalan rusak langsung datang menambal. Banjir langsung dieksekusi. Menurut saya ini patut diapresiasi," tutup Andre.
Editor : M. Erizal