PEKANBARU (RIAUPOS.CO) - Dipusatkan di Hall Basket Ball SMPN 6 Pekanbaru, Ahad (21/6/2026), ratusan Ikatan Alumni (IKA) SMPN 6 Rumbai merayakan Milad ke-7 yang dibalut dalam suasana penuh kehangatan dan kekeluargaan.
Ratusan alumni lintas generasi dari angkatan tahun 1976 hingga 2026, menjadi momentum mempererat silaturahmi sekaligus memperkuat komitmen pengabdiannya.
Ketua Umum IKA SMPN 6 Rumbai, Amirsyal Umar, MM, alumni angkatan 1979, mengatakan bahwa organisasi alumni yang berdiri sejak 2019 tersebut terus berupaya menghadirkan manfaat nyata bagi para alumni dan masyarakat sekitar.
Baca Juga: BPBD Kampar Imbau Warga Waspadai Potensi Hujan Lebat dan Angin Kencang
Fokus utama IKA SMPN 6 Rumbai adalah berbakti kepada sesama. Kami aktif mencari keluarga alumni yang membutuhkan bantuan, terutama terkait biaya pendidikan anak-anak mereka.
"Kami melaksanakan berbagai program sosial yang berkelanjutan yang diharapkan bisa membantu para alumni SMPN 6 Pekanbaru," ujarnya
Amirsyal menambhakan selama tujuh tahun berdiri, IKA SMPN 6 Rumbai telah menjalankan berbagai kegiatan sosial, mulai dari program Jumat Berkah, donor darah, hingga bantuan pendidikan bagi anak-anak alumni yang kurang mampu.
Bahkan, Setiap dua bulan sekali, organisasi ini juga menyalurkan bantuan kepada panti asuhan, anak yatim piatu, dan kaum dhuafa, serta donor darah. Sementara pada bulan Ramadan, IKA secara rutin menggelar aksi kemanusiaan melalui kegiatan berbagi kepada masyarakat yang membutuhkan.
Tidak hanya bergerak di bidang sosial, IKA SMPN 6 Rumbai juga memperkuat kemandirian organisasi melalui pembentukan Koperasi Usaha Bakti Sesama (KUBS).
Koperasi tersebut telah menghasilkan berbagai produk kreatif seperti baju kaus, topi, payung, handuk, pin, dan tumbler yang dipasarkan kepada para alumni dan masyarakat.
Baca Juga: Tangis Bahagia Pecah di Purna MTQ Sambut Kloter Haji Terakhir Asal Provinsi Riau
Amirsyal yang pernah menjabat sebagai Vice President Strategic HR PT Pertamina Pusat ini mengaku dalam peringatan milad ke-7 tahun ini, panitia menghadirkan tujuh rangkaian kegiatan utama yang melibatkan seluruh angkatan alumni.
Kegiatan tersebut meliputi bantuan biaya pendidikan, donor darah, pemeriksaan kesehatan gratis, parade angkatan, fun games, penampilan kreativitas alumni, lucky draw, serta bazar kuliner.
Seluruh rangkaian kegiatan tersebut dirancang untuk memperkuat solidaritas, kebersamaan, dan kekompakan antar alumni yang selama ini menjadi pondasi utama organisasi.
Kegiatan ini juga sebagai simbol perjalanan tujuh tahun organisasi, pembukaan acara ditandai dengan pelepasan tujuh ikat balon yang mewakili unsur pengurus dan berbagai angkatan alumni.
Simbol tersebut menggambarkan harapan agar IKA SMPN 6 Rumbai terus tumbuh, berkembang, dan semakin memberi manfaat, tanpa kehilangan akar kebersamaan yang telah dibangun sejak awal.
"Kami ingin IKA SMPN 6 Rumbai terus maju dan berkembang, tetapi tetap membumi. Tujuan utamanya adalah membantu sesama, terutama anak-anak alumni yang membutuhkan dukungan pendidikan maupun kesehatan, serta turut memperhatikan kondisi anak-anak di lingkungan sekolah yang memerlukan perhatian," imbuhnya.
Ke depan, ia berharap IKA SMPN 6 Rumbai dapat terus eksis dan menjadi wadah silaturahmi yang kokoh bagi seluruh alumni lintas generasi seta menegaskan bahwa kehadiran organisasi ini bukan sekadar ajang temu kangen, melainkan sarana untuk mewujudkan nilai-nilai kepedulian, kebersamaan, dan gotong royong.
"Kami ingin seluruh alumni menyadari bahwa bergabung dalam IKA bukan hanya untuk mengenang masa sekolah, tetapi juga untuk bersama-sama mewujudkan cita-cita sosial. Saling membantu, saling menjaga, dan saling peduli antar keluarga besar alumni adalah prinsip yang terus kami pegang," tegasnya
Tak lupa, Amirsyal juga menyampaikan pesan moral kepada seluruh alumni di seluruh angkatan agar tidak melupakan almamater dan lingkungan tempat mereka tumbuh dan menimba ilmu.
"Kita semua pernah mendapatkan ilmu dan pengalaman berharga dari sekolah yang kita cintai ini. Ketika telah berhasil, sudah sepatutnya kita berbagi kepada keluarga, sahabat, dan saudara-saudara yang membutuhkan. Jangan hidup sendiri-sendiri, jangan sampai merantau lalu melupakan almamater dan sesama alumni. Kesuksesan akan lebih bermakna jika dapat dirasakan manfaatnya oleh banyak orang," tutupnya. (ayi/c)
Editor : M. Erizal