Riau Pekanbaru Nasional Internasional Hukum Ekonomi Olahraga Berita Hiburan Kesehatan Kriminal Pendidikan Sumatera Politik Perca Liputan Khusus Lingkungan Ladies Kebudayaan Begini Ceritanya Kick Out Hoax Interaktif Gaya Hidup Feature Buku Opini Betuah

Jelang HUT Ke-242, Wako Agung Ajak Jajaran Pemko Ziarah ke Makam Pendiri Pekanbaru

M Ali Nurman • Senin, 22 Juni 2026 | 13:13 WIB
Wako Pekanbaru Agung Nugroho didampingi Wawako Pekanbaru Markarius Anwar melakukan ziarah ke Makam Pendiri Kota Pekanbaru Sultan Muhammad Ali Abdul Jalil Muazamsyah jelang HUT ke 242 Kota Pekanbaru, Senin (22/6/2026). (M Ali Nurman/Riaupos.co)
Wako Pekanbaru Agung Nugroho didampingi Wawako Pekanbaru Markarius Anwar melakukan ziarah ke Makam Pendiri Kota Pekanbaru Sultan Muhammad Ali Abdul Jalil Muazamsyah jelang HUT ke 242 Kota Pekanbaru, Senin (22/6/2026). (M Ali Nurman/Riaupos.co)

 

PEKANBARU (RIAUPOS.CO) – Menjelang peringatan hari jadi ke-242 Kota Pekanbaru, Wali Kota (Wako) Pekanbaru Agung Nugroho bersama Wakil Wali Kota Markarius Anwar, Ketua TP PKK Kota Pekanbaru Sulastri Agung, unsur Forkopimda serta para kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemerintah Kota Pekanbaru melaksanakan ziarah ke makam pendiri Kota Pekanbaru, Sultan Muhammad Ali Abdul Jalil Muazzam Syah, di kawasan Senapelan, Senin (22/6/2026).

Ziarah tersebut menjadi salah satu rangkaian kegiatan menyambut Hari Jadi Kota Pekanbaru yang akan diperingati pada Selasa 23 Juni 2026 besok. Selain mendoakan pendiri kota, kegiatan itu juga menjadi momentum untuk mengenang jasa-jasa Sultan Muhammad Ali Abdul Jalil Muazzam Syah sekaligus memperkuat komitmen melanjutkan pembangunan Kota Pekanbaru.

Agung Nugroho menegaskan bahwa kehadiran jajaran pemerintah kota di makam pendiri Pekanbaru bukan untuk meminta doa, melainkan untuk mendoakan sosok yang telah berjasa besar dalam lahir dan berkembangnya Kota Pekanbaru.

Baca Juga: Tim Tango Punya Onda Sabanera sampai Yerba Brava 

"Hari ini kita ziarah kubur ke pendiri Kota Pekanbaru, Marhum Pekan. Tentu dalam kesempatan kali ini kami bukan meminta doa, tetapi kami datang untuk mendoakan. Semoga Allah mengampuni segala dosa-dosanya, membalas semua kebaikan-kebaikannya, memberikan husnul khatimah dan menempatkan beliau di tempat terbaik di sisi Allah SWT," ujar Wako Agung.

Menurutnya, ziarah tersebut juga menjadi pengingat bagi seluruh masyarakat dan penyelenggara pemerintahan bahwa Pekanbaru yang dinikmati saat ini dibangun dari perjuangan para pendahulu.

"Kami datang ke sini juga sebagai pengingat bahwa Pekanbaru ini ada yang mendirikan. Saatnya kita menjaga, merawat dan meneruskan pembangunan seperti apa yang sudah dicita-citakan oleh pendiri kota ini," katanya.

Baca Juga: Hilirisasi Perkebunan Fokus Kakao hingga Kelapa

Dalam kesempatan itu, Agung juga memaparkan perkembangan upaya Pemerintah Kota Pekanbaru dalam mendorong Sultan Muhammad Ali Abdul Jalil Muazzam Syah memperoleh gelar Pahlawan Nasional. Menurut Agung, salah satu persyaratan yang masih harus dipenuhi dalam proses pengusulan tersebut adalah adanya penamaan fasilitas publik menggunakan nama Sultan Muhammad Ali Abdul Jalil Muazzam Syah.

Karena itu, Pemko Pekanbaru telah melakukan komunikasi langsung dengan pemerintah pusat terkait usulan penamaan ruas jalan tol yang melintasi wilayah Kota Pekanbaru menggunakan nama pendiri kota tersebut.

"Kita ingin betul-betul mendukung agar Sultan Muhammad Ali Abdul Jalil Muazzam Syah yang merupakan Sultan Siak kelima ini bisa menjadi pahlawan nasional. Ada beberapa syarat yang masih belum terpenuhi karena belum ada salah satu jalan yang dibuat atas nama pendiri Kota Pekanbaru ini," jelasnya.

Baca Juga: Manjakan Anak di Momen Libur dengan Program June Holideals dari Ayola First Point Hotel Pekanbaru 

"Oleh karena itu kami sudah datang langsung kepada Menteri, Dirjen dan pihak pengelola jalan tol. Salah satu ruas jalan tol yang melintas di Pekanbaru telah kita usulkan menggunakan nama Sultan Muhammad Ali Abdul Jalil Muazzam Syah. Alhamdulillah, insya Allah dalam waktu dekat akan ada peresmian nama jalan tol tersebut," tambahnya.

Pada kesempatan yang sama, Agung juga mengajak seluruh jajaran pemerintah daerah menjadikan momentum Hari Jadi Pekanbaru sebagai sarana refleksi atas perjalanan panjang kota yang kini telah berusia 242 tahun.

Ia mengingatkan bahwa sejak awal berdirinya, Pekanbaru telah dicita-citakan sebagai pusat perdagangan dan salah satu kawasan strategis di Pulau Sumatera.

Baca Juga: Impor Indonesia Masih Didominasi Keperluan Produksi

"Tahun ini Pekanbaru sudah memasuki usia 242 tahun. Seperti yang disampaikan dalam riwayat sejarah, Pekanbaru adalah jantung Pulau Sumatera dan pusat perdagangan. Hari ini kita bisa melihat Pekanbaru berkembang sangat pesat. Karena itu kita perlu datang ke makam pendiri kota untuk mengingat siapa yang telah meletakkan dasar pembangunan daerah ini," ujarnya.

Agung menilai berbagai perkembangan yang terjadi saat ini menunjukkan cita-cita para pendiri kota mulai terwujud. Salah satunya terlihat dari pertumbuhan ekonomi Pekanbaru yang menurut data Badan Pusat Statistik (BPS) pada triwulan pertama tahun ini berada di atas rata-rata nasional.

Menurutnya, capaian tersebut tidak terlepas dari kebijakan belanja pemerintah yang diarahkan secara tepat sasaran, baik dalam pembangunan infrastruktur maupun pemberdayaan pelaku usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM). 

Baca Juga: RS Awal Bros Group Dukung Khitanan Massal HUT Kota Pekanbaru

"Data BPS menunjukkan pertumbuhan ekonomi Pekanbaru pada triwulan pertama hampir mencapai delapan persen dan itu berada di atas rata-rata nasional. Salah satu faktor pendukungnya adalah belanja pemerintah yang tepat sasaran, pembangunan infrastruktur jalan dan upaya menghidupkan pelaku UMKM," katanya.

Agung juga menyinggung keberhasilan Festival Kue Talam Durian yang digelar dalam rangka Hari Jadi Kota Pekanbaru dan berhasil mencatatkan rekor MURI melalui pembuatan kue talam durian sepanjang satu kilometer.

Menurutnya, kegiatan tersebut menjadi langkah strategis dalam membangun identitas dan branding Kota Pekanbaru di tingkat nasional.

Baca Juga: Harga Emas Fluktuatif, Transaksi Pembelian Tetap Tinggi 

Ia mengaku tidak menyangka antusiasme masyarakat begitu besar hingga menarik pengunjung dari berbagai daerah di Riau maupun luar provinsi.

 "Kita tidak menyangka peminatnya sangat banyak. Awalnya kita pikir seperti Car Free Day biasa, sekitar lima sampai sepuluh ribu orang. Ternyata yang hadir sangat luar biasa. Bahkan ada yang datang dari Pelalawan, Indragiri Hilir, Kepulauan Meranti hingga Sumatera Utara," ungkapnya.

Menurut Agung, keberhasilan festival tersebut bukan sekadar soal pembagian makanan kepada masyarakat, melainkan upaya memperkuat identitas Pekanbaru sebagai kota yang memiliki kuliner khas.

 "Yang ingin kita bangun adalah branding Kota Pekanbaru. Kita ingin ketika orang mengingat Pekanbaru, mereka juga mengingat kue talam durian. Ini menjadi bagian dari promosi daerah yang sangat efektif," ujarnya.

Baca Juga: Kerusakan Ruas Jalan Provinsi Simpang Tualang Timur-Simpang Buatan-Buatan II Siak Makin Parah, Banyak Lubang Menganga

Ia menyebut geliat ekonomi daerah juga terlihat dari meningkatnya aktivitas usaha kuliner. Bahkan berdasarkan laporan Badan Pendapatan Daerah (Bapenda), penerimaan pajak sektor makanan dan minuman mengalami peningkatan signifikan.

"Tadi pagi Bapenda melaporkan bahwa peningkatan pajak makan minum sudah lebih dari 32 persen. Ini menunjukkan aktivitas ekonomi masyarakat terus bergerak dan berkembang," katanya.

Agung kembali mengajak seluruh peserta ziarah untuk meluruskan niat dan menjadikan kegiatan tersebut sebagai bentuk penghormatan kepada para pendiri kota. 

Baca Juga: Peringati Hari Jadi Pekanbaru, Agung Toyota Resmikan "Waste Station" di RTH Taman Kaca Mayang, Dorong Edukasi Sampah Jadi Uang

"Mari kita sama-sama mengenang bagaimana beliau memperjuangkan daerah ini sehingga Pekanbaru bisa kita nikmati sampai hari ini. Tugas kita sekarang adalah menjaga dan melanjutkan pembangunan Kota Pekanbaru agar semakin baik ke depan. Mudah-mudahan beliau juga merasa senang melihat Pekanbaru terus berkembang," tutupnya.

Editor : M. Erizal
#hari jadi kota pekanbaru #sultan muhammad ali abdul jalil muazzam syah #hut kota pekanbaru #makam pendiri kota pekanbaru