PEKANBARU (RIAUPOS.CO) - Wali Kota Pekanbaru Agung Nugroho mengajak seluruh elemen masyarakat terlibat dalam pembangunan. Hal ini sesuai semangat peringatan Hari Jadi ke-242 Kota Pekanbaru, yakni KolaborasiAksi (Berkolaborasi Menjadi Aksi). Ajakan itu disampaikan saat upacara di Kompleks Perkantoran Tenayan Raya, Selasa (23/6). Upacara dihadiri Wakil Wali Kota (Wawako) Pekanbaru Markarius Anwar, unsur forkopimda, para asisten, pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD), aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru, dan para undangan lainnya.
Agung menegaskan, amanah memimpin Kota Pekanbaru berada di pundaknya bersama Wawako. Ia menyebutkan, berbagai upaya terus dilakukan untuk meningkatkan pelayanan publik, mempercepat pembangunan, dan menggerakkan roda perekonomian di tengah berbagai dinamika yang dihadapi.
“Pekanbaru harus menjadi lebih maju dan sejahtera. Amanah itu ada di pundak kami. Kami akan terus mengupayakan pelayanan publik yang lebih baik, pembangunan yang berkelanjutan, serta menggerakkan perekonomian masyarakat,” ujarnya.
Baca Juga: Atraksi Drumband Gita Abdi Praja Sumbar Pukau Masyarakat Pekanbaru
Agung juga mengajak seluruh pihak untuk bersama-sama membangun Kota Pekanbaru. Menurutnya, kolaborasi menjadi kunci dalam mewujudkan pembangunan yang lebih cepat dan merata. “Kami mengajak seluruh pihak untuk berkolaborasi dalam pembangunan Pekanbaru. Beberapa event dan program pembangunan bahkan bisa kita laksanakan tanpa harus bergantung sepenuhnya pada APBD,” katanya.
Ia turut mengingatkan seluruh OPD dan ASN agar memiliki kesadaran bersama dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat. Menurutnya, pemerintah harus selalu hadir untuk menjawab kebutuhan dan persoalan warga. “Saya mengajak seluruh OPD dan ASN untuk memberikan pelayanan prima. Pemerintah harus hadir untuk masyarakat,” tegasnya.
Dalam kesempatan itu, Agung juga menyampaikan berbagai capaian yang telah diraih Pemko Pekanbaru. “Alhamdulillah, kita telah melakukan perubahan yang signifikan untuk kemajuan Kota Pekanbaru. Penanganan sampah juga mendapat sambutan positif dari berbagai pihak,” ungkapnya.
Baca Juga: Bangun Pekanbaru, Wali Kota Agung Ajak Resapi Nilai Budaya Melayu sebagai Pemersatu
Ia menambahkan, semangat gotong royong harus terus ditingkatkan dan ASN harus menjadi pelopor dalam menciptakan lingkungan yang bersih, tertib, dan nyaman bagi masyarakat. Agung menyampaikan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah bekerja keras dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat.
“Atas nama Wali Kota dan Wakil Wali Kota Pekanbaru, kami mengucapkan Selamat Hari Jadi ke 242 Pekanbaru. Semoga Pekanbaru terus tumbuh menjadi kota yang berbudaya, maju, dan sejahtera,” tuturnya.
Potong Tumpeng
Agung Nugroho didampingi Markarius Anwar melakukan prosesi pemotongan tumpeng Hari Jadi ke-242 Kota Pekanbaru kemarin. Potongan tumpeng pertama diserahkan kepada Wali Kota Pekanbaru Firdaus dan Wakil Wali Kota Pekanbaru Ayat Cahyadi pada masanya sebagai bentuk penghormatan atas dedikasi dan kontribusi mereka dalam pembangunan Kota Pekanbaru.
Usai upacara di Tenayan, Sidang Paripurna Hari Jadi ke-242 Kota Pekanbaru digelar di Ruang Rapat Paripurna Balai Payung Sekaki Gedung DPRD Kota Pekanbaru, Jalan Jenderal Sudirman. Agung secara tersirat menyampaikan, untuk maju seluruh elemen masyarakat harus bersatu, hidup berdampingan dengan harmonis.
Pada sidang dipimpin Ketua DPRD Kota Pekanbaru Isa Lahamid Agung mengajak meresapi nilai-nilai budaya Melayu yang membuat hal itu terjadi. ‘’Budaya Melayu itu bukan hanya pakaian adat, bukan hanya ornamen bangunan, dan bukan pula sekadar seremonial belaka,’’ ujarnya.
Baca Juga: Wako Agung Nugroho Pastikan Anak Pemegang KTP Luar Pekanbaru Tetap Bisa Sekolah
‘’Melayu adalah adat kesantunan, kebersamaan, gotong royong, dan cara kita memperlakukan sesama manusia. Inilah yang harus kita jaga karena kemajuan yang kehilangan jati diri akan mudah kehilangan arah,’’ tambahnya.
Tahun ini merupakan tahun kedua Agung Nugroho dan Markarius Anwar meminpin Pekanbaru. Maka, kata Agung, mereka tidak lagi berbicara peta dalam pembangunan. Tapi merupakam perjalanan pembangunan.
Niat yang sudah ditanamkan dalam visi dan misi kini mulai satu persatu diimplementasikan. Namun ia sadar, Pekanbaru tidak bisa dibangun oleh satu orang. Kota dengan penghuni lebih dari satu juta jiwa ini tidak akan mampu dibangun oleh wali kota sendiri atau oleh 50 orang anggota DPRD saja.
‘’Jika tahun lalu kita mengajak seluruh pihak untuk berkolaborasi membangun Pekanbaru, maka tahun ini kita melangkah lebih jauh, mengajak seluruh elemen masyarakat untuk berkolaborasi menjadi aksi. Inilah yang disebut sebagai KolaborAksi,’’ ujarnya.
Agung menerangkan, kolaborasi yang hanya berhenti pada niat dan perencanaan tidak akan mengubah apa pun. Kolaborasi harus bergerak, kolaborasi harus bekerja, kolaborasi harus melahirkan perubahan, dan kolaborasi harus menghadirkan manfaat yang benar-benar dirasakan oleh masyarakat.
Perjalanan membangun Pekanbaru, kata dia, tentu tidak semudah rencana di afas kertas. Semua elemen masyarakat masih menghadapi berbagai tantangan. Mulai dari persoalan infrastruktur, banjir, kebersihan kota, transportasi, kualitas lingkungan hidup, hingga peningkatan kualitas pelayanan publik.
‘’Namun, kita memilih untuk tidak diam. Kita memilih bergerak, bekerja, dan menyelesaikan secara bersama-sama. Karena Pemerintah Kota Pekanbaru tidak dapat bekerja sendiri demi kemajuan kota ini hanya dapat terwujud apabila semua elemen masyarakat berjalan bersama dalam semangat kolaborAksi,’’ tegasnya.
Sementara itu, Ketua DPRD Pekanbaru Muhammad Isa Lahamid mengungkapkan, Pekanbaru dahulunya dikenal dengan nama Senapelan. Namun kini, Pekanbaru dikenal sebagai Kota Metropolitan yang menjadi gerbong ekonomi baru di Sumatera.
“Membangun Pekanbaru, perlu kerja sama dari berbagai pihak. KolaborAksi tidak hanya tertumpu pada ide dan gagasan semata tapi kerja nyata. Mari kita bangkit, menghadapi tantangan serta saling bersinergi demi Pekanbaru yang lebih baik. Setiap kebijakan dan program kerja yang diambil, harus berdampak dan dirasakan manfaatnya oleh masyarakat,’’ ujarnya.
Isa turut menjabarkan pencapaian yang diraih Pekanbaru selama satu tahun terakhir. Pertama, tata kelola keuangan daerah yang efisien, transparan dan akuntabel yang mendapat apresiasi langsung oleh Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian.
Kedua, percepatan pembangunan infrastruktur dan tata kota yang bisa melakukan perbaikan jalan 42 kilometer (km). Ketiga, penguatan pengelolaan sampah dan lingkungan hidup pada 83 Kelurahan se-Pekanbaru.
Keempat, pemperkuat SDM generasi muda Pekanbaru melalui program pendidikan dan beasiswa.
Kelima, memperkuat kepedulian sosial dan kemasyarakata. Keenam, pemperkuat sistem transportasi publik. Ketujuh, menyiapkan Pekanbaru sebagai kota modern dan berkelanjutan.
Pada kesempatan yang sama, Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur Riau (Gubri) SF Hariyanto mengucapkan tahniah atas Hari Jadi ke-242 Kota Pekanbaru. Ia turut mengapresiasi kinerja Pemko Pekanbaru yang membuat Kota Bertuah ini mengalami peningkatan.
“Kita sudah merasakan banyak perubahan, seperti perbaikan jalan, drainase yang dibenahi untuk mengatasi banjir, ini upaya yang membuat Kota Pekanbaru semakin nyaman dan membanggakan,” ucapnya.
Plt Gubri turut mengapresiasi kegiatan yang ditaja Pemko Kota Pekanbaru yang memecahkan rekor MURI dengan mengadakan kue talam durian sepanjang 1 kilometer. Hal tersebut dikatakannya menjadi bukti nyata Pemko bisa mengkolaborasikan pemerintah setempat, masyarakat, dan UMKM bersama-sama.
Drumband Gita Abdi Praja Sumbar Pukau Masyarakat
Atraksi Drumband Gita Abdi Praja Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN) dari Provinsi Sumatera Barat (Sumbar) berhasil memukau warga Kota Pekanbaru yang langsung memadati Jalan Jenderal Sudirman dan Jalan Gajah Mada Pekanbaru, Selasa (23/6).
Kepiawaian para praja memainkan instrumen musik dan menyajikan koreografi baris-berbaris yang dinamis, serta kehadiran para mayoret yang menampilkan manuver memukau dengan tongkat mayoret menjadi salah satu momen yang paling ditunggu-tunggu oleh masyarakat Kota Pekanbaru yang menontonnya.
Agung berharap penampilan para praja IPDN angkatan ke-35 Sumbar ini bisa memotivasi masyarakat di Kota Pekanbaru untuk menyekolahkan putra-putrinya di sekolah IPDN. “Saya berharap masyarakat Pekanbaru tidak hanya sekedar menonton tetapi juga memberikan motivasi dan doa-doa agar anak-anak Kota Pekanbaru yang hadir menonton di sini bisa menjadi IPDN seperti adik-adik yang tampil memukau ini,” tambahnya.(ilo/end/ayi)
Laporan Tim Riau Pos, Pekanbaru
Editor : Arif Oktafian