PEKANBARU (RIAUPOS.CO) - Suara alat berat kembali terdengar dari balik pagar seng yang menutup kawasan persimpangan Jalan Arifin Ahmad dan Jalan Jenderal Sudirman. Setelah sempat terhenti, pembangunan simpang sebidang itu kini memasuki tahapan pengerasan sebagai langkah awal sebelum badan jalan diaspal.
Tahapan ini menjadi penanda proyek strategis yang diharapkan mampu mengurai kemacetan di kawasan Purna MTQ kembali berjalan. Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru memastikan pekerjaan akan dipercepat setelah izin dari Pemerintah Provinsi Riau resmi diterbitkan.
Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Pekanbaru, Edward Riansyah, mengatakan saat ini pekerjaan telah memasuki tahap pengerasan dan ditargetkan rampung hingga akhir tahun. "Tahap pengerasan. Sampai akhir tahun," ujar Edward, Rabu (8/7/2026).
Pantauan di lokasi menunjukkan para pekerja mulai melakukan aktivitas pembangunan di area proyek yang masih ditutup pagar seng. Setelah pengerasan selesai, pekerjaan akan dilanjutkan dengan pengaspalan badan jalan.
Dalam proyek tersebut, pembangunan badan jalan dikerjakan oleh Pemko Pekanbaru, sedangkan penataan taman di area persimpangan akan didukung melalui dana Corporate Social Responsibility (CSR) Rumah Sakit Awal Bros.
Desain terbaru menghadirkan pelebaran badan jalan menjadi 13 meter dengan dua jalur kendaraan. Jalur pertama diperuntukkan bagi kendaraan dari Jalan Arifin Ahmad menuju Bandara Sultan Syarif Kasim II, sementara jalur kedua melayani kendaraan dari arah pusat Kota Pekanbaru melalui Jalan Jenderal Sudirman menuju Jalan Arifin Ahmad. Median jalan juga akan dibangun sebagai pemisah kedua arus lalu lintas.
Baca Juga: Kemenkum Riau Selaraskan Tiga Rancangan Regulasi Siak
Selain mengurangi kemacetan, simpang sebidang ini juga diproyeksikan menjadi salah satu ikon baru Kota Pekanbaru dengan konsep taman modern di kawasan persimpangan.
Kehadiran akses baru tersebut diharapkan membuat kendaraan dari Jalan Arifin Ahmad dapat langsung menuju Bandara SSK II tanpa harus memutar, begitu pula kendaraan dari arah pusat kota yang hendak menuju Jalan Arifin Ahmad. (ilo)
Editor : M. Erizal