PEKANBARU (RIAUPOS.CO) - Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru dan Pemerintah Kota(Pemkot) Bandung resmi menjalin kerja sama antardaerah melalui penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) yang dilaksanakan di Kota Bandung, Rabu (8/7).
Kesepakatan tersebut menjadi langkah strategis Pemko Pekanbaru dalam mempercepat pembangunan daerah sekaligus meningkatkan daya saing ibu kota ProvinsiPekanbaru Bakal Setara Kota Besar Nasional Riau agar sejajar dengan kota-kota besar di Indonesia.
Wali Kota (Wako) Pekanbaru Agung Nugroho mengatakan kerja sama tersebut mencakup berbagai sektor strategis, mulai dari pelayanan publik, investasi, pemerintahan digital, peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD), penataan kawasan perkotaan, pengembangan ekonomi kreatif, hingga penguatan konektivitas antardaerah.
Baca Juga: Hari Ini, Abdul Wahid Dijadwalkan Hadapi Tuntutan
”Bandung merupakan salah satu kota yang memiliki banyak inovasi dan keberhasilan dalam tata kelola pemerintahan maupun pembangunan kota. Tentu banyak hal yang bisa kita pelajari dan kolaborasikan agar Pekanbaru terus berkembang dan mampu sejajar dengan kota-kota besar di Indonesia,” ujar Agung.
Salah satu poin penting dalam pertemuan tersebut adalah dukungan terhadap rencana dibukanya kembali operasional Bandara Husein Sastranegara pada 17 September mendatang. Menurut Wako, momentum tersebut harus dimanfaatkan untuk mendorong kembali dibukanya rute penerbangan langsung Pekanbaru–Bandung.
”Kami menyambut baik dibukanya kembali Bandara Husein Sastranegara. Bersama Pemerintah Kota Bandung, kami berharap dapat mengusulkan kepada Kementerian Perhubungan, pengelola bandara, dan maskapai penerbangan agar rute langsung Pekanbaru–Bandung maupun Bandung–Pekanbaru dapat segera dibuka kembali,” katanya.
Baca Juga: Audisi Umum PB Djarum di Pekanbaru Diramaikan 306 Peserta
Tidak hanya berfokus pada aspek ekonomi, kerja sama tersebut juga menjadi sarana bagi Pemko Pekanbaru untuk mempelajari berbagai keberhasilan Kota Bandung dalam membangun daerah. Beberapa di antaranya strategi peningkatan PAD, pengelolaan kawasan bersejarah, penataan taman kota dan ruang terbuka hijau (RTH), penataan jaringan utilitas dan kabel optik, serta pengembangan pemerintahan digital dan pelayanan publik yang inovatif.
Kedua pemerintah daerah juga berkomitmen memperkuat kerja sama di bidang pendidikan, kesehatan, serta pelayanan publik, termasuk mendorong kemudahan akses layanan bagi warga Pekanbaru yang sedang berada di Kota Bandung, khususnya mahasiswa.
Sementara itu, Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan, menyambut baik kerja sama yang terjalin antara kedua pemerintah daerah. Menurutnya, kolaborasi antarkota merupakan langkah penting untuk saling bertukar pengalaman, inovasi, dan mempercepat pembangunan daerah.
Baca Juga: Plt Gubri Hadiri Gelar Kesiapan Penanggulangan Karhutla
Farhan mengaku mengikuti berbagai perkembangan yang dilakukan Pemerintah Kota Pekanbaru di bawah kepemimpinan Wali Kota Agung Nugroho. Ia menilai berbagai inovasi dan program yang dijalankan mendapat respons positif dari masyarakat serta menunjukkan komitmen kuat dalam membangun tata kelola pemerintahan yang lebih baik.
”Kami mengapresiasi berbagai inovasi yang dilakukan Pemerintah Kota Pekanbaru. Kami mendengar banyak program yang mendapat sambutan baik dari masyarakat. Ini menunjukkan semangat perubahan yang sangat baik. Tentu banyak hal yang bisa kita pelajari satu sama lain melalui kerja sama ini,” ujar Farhan.(yls)
Laporan M ALI NURMAN, Bandung
Editor : Arif Oktafian