PEKANBARU (RIAUPOS.CO) - Mahasiswa Program Studi S1 Manajemen Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi (STIE) Dharma Putra Pekanbaru menggelar kegiatan penyuluhan dan sosialisasi bertema “Penting Berbahasa Indonesia dalam Kehidupan Sehari-hari” di Panti Asuhan Putra Harapan, Jalan Jenderal Sudirman/Kereta Api Ujung No. 08, Pekanbaru, Sabtu (11/7).
Kegiatan ini merupakan bagian dari program pengabdian kepada masyarakat yang bertujuan meningkatkan pemahaman anak-anak mengenai pentingnya penggunaan bahasa Indonesia yang baik, benar, dan santun dalam kehidupan sehari-hari.
Baca Juga: Overlay Jalan Melati dan Jalan Guru Terealisasi
Kegiatan dipimpin Ilham selaku ketua pelaksana, bersama tim mahasiswa di bawah bimbingan dosen Program Studi S1 Manajemen STIE Dharma Putra Pekanbaru, Ere Mardella Arbiani SPd MPd. Kehadiran mahasiswa disambut hangat oleh pengurus Panti Asuhan Putra Harapan, sementara para peserta mengikuti seluruh rangkaian kegiatan dengan antusias.
Dalam sambutannya, Ilham menyampaikan bahwa kemampuan berbahasa Indonesia yang baik tidak hanya dibutuhkan di lingkungan pendidikan, tetapi juga menjadi bekal penting dalam kehidupan bermasyarakat. Menurutnya, perkembangan teknologi dan media sosial menuntut generasi muda untuk mampu berkomunikasi secara santun, bertanggung jawab, dan menghargai orang lain.
Baca Juga: Kejari, Polresta, dan Kodim Pekanbaru Perkuat Sinergisitas
“Melalui kegiatan ini kami berharap adik-adik memahami bahwa bahasa Indonesia bukan hanya mata pelajaran di sekolah, tetapi juga merupakan identitas bangsa dan sarana membangun komunikasi yang baik dengan siapa pun,” ujar Ilham.
Sementara itu, dosen pembimbing, Ere Mardella Arbiani SPd MPd menjelaskan bahwa kegiatan pengabdian kepada masyarakat merupakan salah satu implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi. Mahasiswa, menurutnya, tidak hanya dituntut memiliki kemampuan akademik, tetapi juga harus mampu memberikan manfaat nyata melalui kegiatan edukatif yang sesuai dengan kebutuhan masyarakat.
Ere juga menegaskan pentingnya penguasaan bahasa sebagai bekal geanerasi muda.(ali)
Editor : Arif Oktafian