PEKANBARU (RIAUPOS.CO) -- Perekonomian Kota Pekanbaru terus menunjukkan tren positif. Hal itu ditandai dengan meningkatnya Pendapatan Asli Daerah (PAD) serta laju pertumbuhan ekonomi yang mencapai sekitar 8 persen, sekaligus memberi kontribusi terhadap pertumbuhan ekonomi Provinsi Riau.
Peningkatan tersebut disampaikan Wakil Wali Kota (Wawako) Pekanbaru Markarius Anwar. Ia menyebut PAD Kota Pekanbaru pada 2025 mengalami kenaikan signifikan dari sekitar Rp800 miliar menjadi Rp1,2 triliun. Sementara jika dihitung dari total pendapatan asli daerah secara keseluruhan, nilainya meningkat dari sekitar Rp900 miliar menjadi Rp1,3 triliun.
"Peningkatan ini menunjukkan bahwa kondisi ekonomi Pekanbaru terus tumbuh. Meskipun secara nasional masih menghadapi berbagai tantangan, perekonomian Kota Pekanbaru tetap menunjukkan perkembangan yang positif," kata Markarius Anwar, Jumat (17/7).
Baca Juga: CIMB Niaga Bersama Cathay Kembali Hadirkan Cathay Travel Fair 2026
Menurutnya, berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), laju pertumbuhan ekonomi Kota Pekanbaru kini telah mencapai sekitar 8 persen, meningkat dibanding sebelumnya yang berada di kisaran 7,9 persen.
Ia menilai capaian tersebut menjadi indikator meningkatnya aktivitas ekonomi di Kota Pekanbaru. Sebagai pusat perdagangan, jasa, dan pemerintahan di Riau, pertumbuhan ekonomi Pekanbaru dinilai memberikan kontribusi besar terhadap pertumbuhan ekonomi Provinsi Riau yang saat ini berada di atas 4 persen.
"Jika Pekanbaru semakin maju dan berkembang, maka pertumbuhan ekonomi Provinsi Riau juga akan ikut terdongkrak. Karena itu, kami akan terus berupaya menjaga iklim investasi, meningkatkan pelayanan publik, dan mendorong pembangunan agar pertumbuhan ekonomi tetap berkelanjutan," pungkasnya.
Editor : Rinaldi