PEKANBARU (RIAUPOS.CO) - Kebakaran hebat melanda kawasan permukiman padat penduduk di Jalan Riau, Gang Nuri, Kelurahan Padang Terubuk, Kecamatan Senapelan, Kota Pekanbaru, Selasa (21/7/2026) dini hari.
Sedikitnya satu rumah bulatan, tujuh rumah petak, serta satu unit sepeda motor hangus dilalap api.
Peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 02.35 WIB. Laporan pertama diterima petugas Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (DPKP) Kota Pekanbaru dari seorang warga bernama Nayla. Petugas operator kemudian langsung mengerahkan personel ke lokasi.
Baca Juga: BNI Hadirkan Semangat Pengabdian lewat Wondrful Gathering 80th
Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Pekanbaru, Zarman Candra, mengatakan pihaknya mengerahkan kekuatan penuh untuk mencegah api merambat ke bangunan lain di sekitar lokasi yang merupakan kawasan padat penduduk.
"Begitu menerima laporan, tim langsung bergerak. Armada berangkat pukul 02.37 WIB dan tiba di lokasi empat menit kemudian, tepatnya pukul 02.41 WIB," ujarnya.
Dalam operasi tersebut, DPKP mengerahkan tiga pos pemadam, yakni Pos Induk Cempaka, Pos 13.01, dan Pos 13.04. Sebanyak delapan unit mobil pemadam dan rescue diterjunkan bersama personel Peleton Yudha di bawah komando Danton Barat T. Afrizal Kadri, Danton Timur Hardiansyah, dan Danton Rescue Robi Setiawan.
Baca Juga: Harga Bright Gas di Riau Turun hingga Rp8.000
Setibanya di lokasi, petugas langsung melakukan pemadaman, melokalisir kobaran api agar tidak menjalar ke bangunan lain, kemudian dilanjutkan dengan proses pendinginan untuk memastikan tidak ada titik api yang tersisa.
Diketahui rumah bulatan yang terbakar diketahui milik Nurliati. Sementara tujuh rumah petak dihuni oleh beberapa penyewa, yakni Jelani, Roce, Silvia, Johua, satu penghuni yang belum teridentifikasi, serta dua unit yang dalam kondisi kosong.
Luas bangunan yang terdampak diperkirakan mencapai sekitar 25 x 15 meter persegi, sedangkan area yang terbakar mencapai sekitar 20 x 13 meter persegi.
Baca Juga: Jam Operasional THM Bakal Direvisi
Beruntung tidak ada korban jiwa maupun korban luka dalam peristiwa tersebut. Namun seluruh bangunan yang terbakar mengalami kerusakan berat dan satu unit sepeda motor ikut hangus.
Hingga kini, estimasi kerugian materiil masih dalam pendataan, begitu pula penyebab pasti kebakaran yang masih menunggu hasil penyelidikan pihak berwenang.
Dalam proses penanganan kebakaran, DPKP Kota Pekanbaru juga mencatat adanya kerusakan pada peralatan berupa satu roll selang berukuran 2,5 inci dan dua roll selang berukuran 1,5 inci yang mengalami kebocoran.
Baca Juga: Obligasi Bisa Jadi Opsi Pembiayaan Pembangunan Daerah
DPKP Kota Pekanbaru mengimbau masyarakat untuk selalu meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran, terutama pada malam hingga dini hari, dengan memastikan instalasi listrik dan penggunaan peralatan yang berpotensi memicu kebakaran dalam kondisi aman.
Editor : M. Erizal