BINAWIDYA (RIAUPOS.CO) - Hujan yang mengguyur Kota Pekanbaru pada awal pekan ini membuat sejumlah ruas jalan kembali tergenang. Bahkan hingga Kamis (23/7), air masih menggenangi badan jalan. Salah satunya di Jalan Bangau Sakti, kawasan belakang Universitas Riau (Unri).
Kondisi ini cukup mengganggu aktivitas warga sekitar dan juga pengendara.
Pantauan Riau Pos, Kamis (23/7) di lokasi, genangan air terlihat memanjang di sisi hingga badan jalan. Air yang menggenangi ruas jalan juga membuat sejumlah lubang dan permukaan jalan yang rusak sulit terlihat oleh pengendara.
Baca Juga: PKL di Empat Ruas Jalan Diminta Pindah
Seorang warga sekitar, Andi (35), mengatakan genangan di kawasan tersebut bukan hal baru terjadi. Menurutnya, setiap kali hujan turun dengan intensitas cukup tinggi, air menggenangi ruas Jalan Bangau Sakti.
”Kalau hujan deras, biasanya air mulai menggenang. Sudah cukup lama kondisi seperti ini, bukan baru sekarang. Kalau hujan lama, genangannya semakin tinggi,” ujarnya
Ia menyebut, genangan air cukup mengganggu aktivitas masyarakat. Selain warga yang hendak beraktivitas, ruas jalan tersebut juga banyak dilalui mahasiswa karena berada tidak jauh dari kawasan kampus.
Baca Juga: 22 Motor Curian dan 11 Tersangka Diamankan
”Yang lewat banyak mahasiswa juga. Kalau air tinggi, pengendara harus pelan-pelan. Kadang ada lubang yang tidak kelihatan karena tertutup air,” katanya.
Hal senada disampaikan seorang mahasiswa yang sedang melintas, Rizky (22). Ia mengaku kondisi jalan yang tergenang membuat pengendara harus lebih berhati-hati, terlebih saat berpapasan dengan kendaraan lain.
”Kalau tidak tahu kondisi jalannya, bisa saja masuk lubang. Apalagi kalau airnya sudah menutupi permukaan jalan. Kami berharap ada solusi supaya genangan tidak terus terjadi,” ungkapnya.
Baca Juga: Wako Soroti LPS Masih Minta Bantuan DLHK
Selain mengganggu aktivitas warga, genangan air juga dikhawatirkan mempercepat kerusakan badan jalan. Sejumlah titik yang berlubang terlihat tertutup air sehingga berpotensi membahayakan pengendara.
Warga berharap pemerintah segera melakukan evaluasi terhadap sistem drainase di kawasan tersebut.(ayi)
Editor : Arif Oktafian