Uji Kekuatan Tanah, Bandara SSK II Pekanbaru Ubah Jam Operasional 

Siti Azura • Dipublikasikan Selasa, 28 Juli 2026 | 11:51 WIB
 Aktivitas penumpang yang akan berangkat di Bandara Internasional Sultan Syarif Kasim II Pekanbaru tampak ramai, belum lama ini. Untuk menguji kekuatan tanah, pihak bandara akan melakukan perubahan jam operasional bandara mulai Selasa (28/7) hingga 11 Agustus 2026. (dokumen riau pos)
Aktivitas penumpang yang akan berangkat di Bandara Internasional Sultan Syarif Kasim II Pekanbaru tampak ramai, belum lama ini. Untuk menguji kekuatan tanah, pihak bandara akan melakukan perubahan jam operasional bandara mulai Selasa (28/7) hingga 11 Agustus 2026. (dokumen riau pos)

 

PEKANBARU (RIAUPOS.CO) – Bandara Internasional Sultan Syarif Kasim II Pekanbaru mengalami perubahan jam operasional sementara. Perubahan jam operasional ini dilakukan dalam rangka pelaksanaan pengujian kekuatan tanah.

Perubahan jam operasional bandara mulai berlaku pada Selasa (28/7) hingga 11 Agustus 2026. Pada 28 dan 30 Juli serta 6 dan 11 Agustus 2026, jam operasional bandara akan berlangsung mulai pukul 06.00 WIB hingga 15.00 WIB.

General Manager Bandara Internasional Sultan Syarif Kasim II Pekanbaru, Achmad meminta maaf atas ketidaknyamanan yang ditimbulkan. Ia menyebutkan bahwa perubahan jam operasional ini dilakukan sehubungan dengan adanya pekerjaan Test Pit dan Field CBR. 

Baca Juga: Public Exhibition New Vario EVO 160 Berlangsung Meriah

“Test Pit dan Field CBR ini dilakukan untuk menguji kekuatan tanah yang bertujuan meningkatkan aspek keamanan dan pelayanan bandara. Pelaksanaan pekerjaan ini juga telah kami koordinasikan dengan seluruh stakeholder, termasuk maskapai penerbangan, untuk mengantisipasi penerbangan yang terdampak,” kata Achmad.

Ia juga menegaskan bahwa perubahan ini bersifat sementara. Setelah periode yang telah disampaikan dalam sosialisasi, jam operasional bandara akan kembali normal, yakni mulai pukul 06.00 WIB hingga 21.00 WIB.

“Kami telah menginformasikan kepada maskapai beberapa bulan sebelumnya, sehingga penumpang yang terdampak sudah mendapatkan pemberitahuan lebih awal,” tutup Achmad.(azr)

Editor : Arif Oktafian
bandara ssk ii pekanbaru bandara sultan syarif kasim ii pekanbaru