Ratusan Warga Ikuti Baksos RS Awal Bros Bersama Yayasan Budha Tzu Chi dan Kodam XIX Tuanku Tambusai

Siti Azura • Dipublikasikan Senin, 3 Agustus 2026 | 11:15 WIB
Ratusan warga mengikuti Bakti Sosial RS Awal Bros Group bersama Yayasan Budha Tzu Chi dan Kodam XIX Tuanku Tambusai. Kegiatan berlangsung Sabtu (1/8/26) di RS Awal Bros Hang Tuah. (Istimewa)
Ratusan warga mengikuti Bakti Sosial RS Awal Bros Group bersama Yayasan Budha Tzu Chi dan Kodam XIX Tuanku Tambusai. Kegiatan berlangsung Sabtu (1/8/26) di RS Awal Bros Hang Tuah. (Istimewa)

PEKANBARU (RIAUPOS.CO) -- Ratusan warga mengikuti Bakti Sosial (Baksos) RS Awal Bros Group bersama Yayasan Budha Tzu Chi dan Kodam XIX Tuanku Tambusai. Kegiatan ini berlangsung pada Sabtu (1/8/26) di RS Awal Bros Hang Tuah. 

Kegiatan yang mengusung tema "Setiap Detik Berjuang demi Kebajikan" menghadirkan layanan operasi gratis untuk pasien katarak, hernia, benjolan, dan bibir sumbing.

Dokter Jimmy Kurniawan MKK SpOK GH Marketing RS Awal Bros, menyampaikan bahwa RS Awal Bros berkomitmen mendukung penuh kolaborasi kemanusiaan bersama Yayasan Buddha Tzu Chi dan Kodam XIX Tuanku Tambusai ini, terutama dalam menyediakan fasilitas dan tenaga medis untuk membantu masyarakat kurang mampu mendapatkan akses layanan kesehatan yang lebih baik. 

Baca Juga: Semifinal dan Final Piala Presiden di Denpasar

"Rangkaian kegiatan diawali dengan proses skrining atau pemeriksaan pasien yang dilakukan pada 1 Agustus 2026. Skrining ini bertujuan memastikan kondisi pasien sesuai dengan kriteria tindakan operasi yang akan dijalani. Setelah tahapan skrining rampung, pelaksanaan operasi dijadwalkan berlangsung pada Sabtu, 8 Agustus 2026 nanti," tutur dr Jimmy.

Dokter Jimmy mengatakan kegiatan seperti ini sejalan dengan peran RS Awal Bros sebagai rumah sakit yang hadir tidak hanya untuk pasien umum, tetapi juga untuk masyarakat yang membutuhkan uluran tangan lebih, dan pihaknya berharap kolaborasi lintas lembaga semacam ini dapat terus berlanjut ke depannya.

Sebelumnya, masyarakat yang mengikuti program ini diwajibkan memenuhi sejumlah persyaratan administrasi, di antaranya fotokopi KTP dan kartu keluarga, surat keterangan dokter yang menyatakan pasien menderita katarak, hernia, benjolan, atau bibir sumbing.

Baca Juga: Desak Jalan Sontang-Duri Diperbaiki

Pasien yang telah melalui proses skrining mendapatkan kartu pendaftaran pasien yang dapat diunduh melalui telepon seluler untuk dibawa saat pelaksanaan operasi nanti. Setiap pasien diwajibkan didampingi satu orang anggota keluarga, baik saat skrining maupun saat menjalani operasi pada 8 Agustus mendatang.

 

Editor : Rinaldi
Budha Tzu Chi rs awal bros bakti sosial