Wako Minta Maaf ke Pedagang Pasar Bawah

Tim Redaksi • Dipublikasikan Senin, 3 Agustus 2026 | 12:01 WIB
agung nugroho. (JPG)
agung nugroho. (JPG)

PEKANBARU (RIAUPOS.CO) - Wali Kota (Wako) Pekanbaru Agung Nugroho memastikan Pemerintah Kota (Pemko) Pekan­baru tidak tinggal diam menyi­kapi lambatnya pembangunan revitalisasi Pasar Wisata Pasar Bawah. Sementara itu, kalangan DPRD Pekanbaru meminta pemko untuk mengambil keputusan tegas soal revita­lisasi Pasar Bawah.

Wako Agung, Ahad (2/8) mengatakan, meski kerja sama proyek tersebut telah dimulai sejak 2023 pada masa pemerintahan sebelumnya, namun Agung menyampaikan permohonan maaf kepada para pedagang yang hingga kini belum dapat kembali berjualan di bangunan pasar tersebut. 

Ia mengatakan, pemko saat ini telah mengambil berbagai langkah untuk mendorong percepatan penyelesaian revitalisasi oleh pengelola. Menurutnya, sebagai kepala daerah yang saat ini menjabat, ia tetap bertanggung jawab memastikan proyek tersebut dapat segera diselesaikan demi kepentingan masyarakat.

Baca Juga: Infeksi Jadi Penyebab Terbanyak Penderita Gangguan THT 

”Walaupun kontrak ini dilakukan pada 2023, tapi kami sebagai pemerintah yang saat ini menjabat, kami meminta maaf kepada seluruh pedagang, belum bisa maksimal,” ujar Agung, Ahad (2/8). 

Ia mengaku geram dengan lambatnya progres pekerjaan yang dilakukan pihak pengelola. Padahal, sesuai kontrak kerja sama dengan Pemko Pekanbaru, revitalisasi Pasar Bawah seharusnya telah rampung pada tahun 2025. Namun hingga kini, progres pembangunan baru mencapai sekitar 60 persen. 

Akibat keterlambatan tersebut, ratusan pedagang masih bertahan di lokasi penampungan sementara di kawasan eks Pelabuhan Pelindo. Pedagang mengeluhkan sepinya pembeli dan berharap revitalisasi pasar yang menjadi salah satu ikon Kota Pekanbaru itu segera selesai sehingga aktivitas perdagangan dapat kembali normal.

Baca Juga: Ratusan Warga Ikuti Baksos RS Awal Bros Bersama Yayasan Budha Tzu Chi dan Kodam XIX Tuanku Tambusai

Sebagai langkah tegas, Agung menyatakan akan memanggil pihak pengelola, kontraktor, serta perwakilan pedagang pada awal pekan depan. ”Pemko telah mengirimkan surat peringatan pertama dan kedua kepada pengelola. Jika tidak ada percepatan pekerjaan, pemko membuka kemungkinan untuk memutus kontrak kerja sama dan mengambil alih pengelolaan proyek agar revitalisasi Pasar Bawah dapat segera dituntaskan,” katanya.

Baca Juga: Wako Agung Minta RT/RW Jadi Garda Terdepan Penggerak Lingkungan

Sementara itu, anggota Fraksi PDI Perjuangan DPRD Pekanbaru Tekad Indra Pradana Abidin meminta pemko bersikap tegas terhadap masalah ini. Hal ini penting agar para pedagang tidak  menjadi korban. ”Sudah bertahun-tahun para pedagang Pasar Bawah terlantar. Pemko juga sudah memberikan waktu dan kesempatan yang cukup untuk melaksanakan kewajibannya sesuai Perjanjian Kerja Sama. Tapi sampai hari ini kepastian penyelesaian revitalisasi belum juga terwujud,” ujar Tekad.(ilo/end/yls)

Laporan TIM RIAU POS, Kota

Editor : Arif Oktafian
wali kota pekanbaru Revitalisasi Pasar Bawah agung nugroho pasar bawah