GCMC IMT-GT Ke-9 Digelar Hari Ini, Wako Agung Pastikan Pekanbaru Siap

M Ali Nurman • Dipublikasikan Rabu, 5 Agustus 2026 | 09:32 WIB
Wakil Wali Kota Pekanbaru Markarius Anwar menyambut delegasi dari Municipal Council Malaysia dan Hatyai Thailand yang tiba di Bandara SSK II, Pekanbaru, Selasa (4/8/2026). (ISTIMEWA)
Wakil Wali Kota Pekanbaru Markarius Anwar menyambut delegasi dari Municipal Council Malaysia dan Hatyai Thailand yang tiba di Bandara SSK II, Pekanbaru, Selasa (4/8/2026). (ISTIMEWA)

 

PEKANBARU (RIAUPOS.CO) – Wali Kota (Wako) Pekanbaru H Agung Nugroho SE MM memastikan Kota Pekanbaru siap menjadi tuan rumah Pertemuan Green Cities Mayors’ Council (GCMC) Indonesia-Malaysia-Thailand Growth Triangle (IMT-GT) ke-9 yang dimulai, Rabu (5/8) hari ini.

Forum internasional yang mempertemukan kepala daerah dan delegasi dari Indonesia, Malaysia, serta Thailand itu akan berlangsung hingga Jumat (7/8). Agung menegaskan, kepercayaan menjadi tuan rumah bukan sekadar menyelenggarakan agenda internasional, tetapi juga menjadi kesempatan bagi Pekanbaru untuk menunjukkan wajah Indonesia kepada dunia. 

Karena itu, seluruh jajaran Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru diminta memberikan pelayanan terbaik kepada seluruh delegasi yang hadir. “Kita sebagai tuan rumah harus menjadi yang terbaik. Ini bukan hanya soal Pekanbaru, tetapi juga wajah Indonesia. Yang kita tunjukkan adalah keramahan, pelayanan terbaik, sekaligus semangat kolaborasi antarkota,” ujarnya, Selasa (4/8).

Baca Juga: Wawako Markarius: Mayoritas Delegasi GCMC IMT-GT Sudah Tiba di Pekanbaru, Rangkaian Agenda Siap Digelar

Menurut Agung, seluruh persiapan penyelenggaraan telah dilakukan secara maksimal. Mulai dari kesiapan lokasi kegiatan, transportasi, pengamanan, akomodasi, kesehatan, protokol, penerjemah, liaison officer (LO), hingga pelayanan bagi tamu internasional dipastikan siap sehingga seluruh rangkaian acara dapat berlangsung sesuai standar forum internasional.

Agung yang juga menjabat sebagai Chairman GCMC IMT-GT 2024-2026 mengatakan pembukaan forum akan dilaksanakan di Hotel Pangeran Pekanbaru dengan mengusung tema Green City for Sustainable Development. Para delegasi dari tiga negara mulai berdatangan ke Pekanbaru sejak Selasa (4/8). “Untuk pembukaan digelar di Hotel Pangeran. Seluruh persiapan sudah dilakukan dan para delegasi juga mulai berdatangan,” katanya.

Forum tersebut tak hanya diikuti pemerintah daerah yang tergabung dalam kerja sama IMT-GT, tetapi juga menghadirkan sejumlah organisasi internasional seperti Institute for Global Environmental Strategies (IGES), UN-Habitat, serta Asosiasi Perdagangan Karbon Indonesia (APERKARIA). Kehadiran berbagai lembaga tersebut diharapkan memperkuat kerja sama pembangunan kota berkelanjutan di kawasan regional.

Baca Juga: Sekdako Zulhelmi Arifin: Lebih dari 20 Delegasi GCMC IMT-GT Sudah Tiba, Seluruh Agenda Disiapkan Matang

Agung mengatakan, Pekanbaru akan memanfaatkan forum tersebut untuk memperkenalkan berbagai inovasi pembangunan hijau yang selama ini telah dikembangkan. Salah satu yang menjadi perhatian adalah pengelolaan sampah berbasis teknologi ramah lingkungan. 

“Kita ingin menunjukkan bagaimana sampah bisa menjadi berkah. Sampah bisa dikelola menjadi listrik sehingga ke depan beban APBD untuk pengelolaan sampah dapat berkurang,” jelasnya.

Menurut Agung, pengembangan teknologi tersebut merupakan bagian dari penerapan ekonomi sirkular yang diharapkan mampu mengurangi beban biaya pengelolaan sampah sekaligus menghasilkan energi baru.

Baca Juga: Drainase Diperbaiki, Jalan Teratai Pekanbaru Segera Diaspal Ulang sepanjang 783 Meter

Selain itu, dalam forum tersebut juga akan dibahas berbagai isu strategis seperti penggunaan teknologi hijau, perdagangan karbon, insentif karbon, hingga peluang kolaborasi antarkota dalam pembangunan berkelanjutan.

“Kita juga akan berbicara mengenai insentif karbon, teknologi hijau, dan berbagai inovasi yang dapat diterapkan bersama. Jadi forum ini menjadi tempat bertukar informasi dan pengalaman antarkota,” ujarnya.

Ia menambahkan, konsep green city yang dibangun Pekanbaru sejalan dengan arahan Presiden tentang kota yang ASRI, yakni Aman, Sehat, Resik, dan Indah. Salah satu inovasi yang akan diperlihatkan kepada para delegasi adalah sistem pemilahan sampah dari sumbernya yang terinspirasi dari hasil kunjungan kerja ke Jepang beberapa waktu lalu.

Baca Juga: Wako Agung Nugroho Pastikan Pekanbaru Siap Sambut GCMC IMT-GT Ke-9, Tunjukkan Wajah Indonesia ke Dunia

Selain memperkenalkan teknologi pengelolaan sampah, para delegasi juga akan diajak melihat konsep pendidikan ramah lingkungan melalui kunjungan ke SMP Negeri 4 Pekanbaru yang telah menerapkan green school. Di sekolah tersebut para tamu akan melihat penerapan budaya bebas sampah plastik dan berbagai program pendidikan lingkungan hidup.

Delegasi juga dijadwalkan mengunjungi waste station di kawasan Ruang Terbuka Hijau (RTH) Putri Kaca Mayang sebagai contoh pengelolaan sampah berbasis ekonomi sirkular yang dikembangkan Pemerintah Kota Pekanbaru.

Sementara itu, Wakil Wali Kota Pekanbaru Markarius Anwar mengatakan para delegasi mulai berdatangan sejak kemarin. Bahkan, delegasi dari Malaysia sudah lebih dahulu tiba di Pekanbaru. “Tamu-tamu sudah mulai berdatangan hari ini. Tadi (kemarin, red) sudah ada juga delegasi dari Malaysia yang sudah datang,” kata Markarius.

Baca Juga: Pemko Pekanbaru Siapkan Seragam Gratis untuk Seluruh Siswa Baru SD dan SMP Negeri, Distribusi Ditargetkan Oktober

Ia memperkirakan sekitar 80 persen delegasi telah berada di Pekanbaru pada kemarin sore sehingga seluruh rangkaian kegiatan dapat dimulai sesuai jadwal. “Sore ini (kemarin, red) kita perkirakan sekitar 80 persen delegasi GCMC IMT-GT ke-9 sudah sampai ke Kota Pekanbaru,” ujarnya.

Markarius menjelaskan, rangkaian kegiatan diawali dengan seminar internasional bertema pembangunan kota hijau berkelanjutan. “Pertemuan akan diawali dengan Seminar IMT-GT bertema Pembangunan Kota Hijau Berkelanjutan, dilanjutkan kunjungan ke SMPN 4 Pekanbaru, kemudian ke Bank Sampah di RTH Putri Kaca Mayang. Malamnya gala dinner di Rumah Singgah Tuan Kadi,” jelasnya.

Ia optimistis pelaksanaan GCMC IMT-GT ke-9 akan berlangsung sukses dan semakin mengukuhkan citra Pekanbaru sebagai kota yang terbuka terhadap kolaborasi global, memiliki daya saing, serta konsisten mendorong pembangunan hijau yang berkelanjutan.

Baca Juga: Ratusan Warga Ikuti Baksos RS Awal Bros 

Sekretaris Kota (Sekko) Pekanbaru Zulhelmi Arifin menambahkan, hingga kemarin lebih dari 20 delegasi telah tiba di Pekanbaru. Secara keseluruhan sekitar 25 delegasi dijadwalkan mengikuti forum tersebut dan jumlah itu masih berpotensi bertambah.

“Hari ini (kemarin, red) para delegasi sudah sampai. Yang dijadwalkan hadir sekitar 25 delegasi dan kemungkinan masih ada tambahan. Delegasi dari Malaysia dan Thailand sekitar 13 orang,” ungkap Zulhelmi.

Ia menjelaskan, setelah pembukaan pagi ini, Kamis (6/8), agenda dilanjutkan dengan Sidang Green Cities Mayors’ Council. Kemudian kunjungan ke kawasan Perkantoran Tenayan Raya yang dirangkai dengan penanaman pohon bersama seluruh delegasi sebagai simbol komitmen terhadap pembangunan hijau.

Baca Juga: Wako Lantik Zulhelmi Arifin sebagai Sekko 

Sebelumnya, Agung Nugroho didampingi Markarius Anwar telah memimpin rapat pematangan akhir persiapan GCMC IMT-GT ke-9 yang diikuti seluruh organisasi perangkat daerah, aparat keamanan, serta instansi vertikal. Dalam rapat tersebut dipastikan seluruh lokasi kegiatan telah siap.

“Forum ini menjadi momentum untuk menunjukkan bahwa Pekanbaru siap menjadi kota yang terbuka terhadap kolaborasi global, berdaya saing, serta konsisten menjalankan pembangunan hijau yang berkelanjutan,” tutup Agung.(ali)

 

Editor : Arif Oktafian
GCMC IMT-GT GCMC IMT-GT 2026 pekanbaru