
PEKANBARU (RIAUPOS.CO) – Wali Kota Pekanbaru Agung Nugroho memberikan apresiasi terhadap kampanye Bike for Green City yang terus digelorakan Indonesia Cycling Federation (ICF) Kota Pekanbaru sebagai upaya mendorong terciptanya kota yang ramah lingkungan.
Apresiasi tersebut disampaikan Agung usai memimpin pertemuan para wali kota dari Indonesia, Malaysia, dan Thailand dalam forum Green Cities Mayors’ Council (GCMC) Indonesia-Malaysia-Thailand Growth Triangle (IMT-GT) 2026 di Pekanbaru, Kamis (6/8/2026).
Menurut Agung, gerakan bersepeda bukan sekadar aktivitas olahraga, tetapi telah menjadi bagian dari kampanye membangun kota hijau melalui perubahan gaya hidup masyarakat yang lebih ramah lingkungan.
Baca Juga: Tim Putra dan Putri SMAN 1 Siak Sapu Bersih Laga Perdana Riau Pos-HSBL Perawang Series 2026
“Gerakan bersepeda seperti yang dikampanyekan ICF Pekanbaru sangat kami apresiasi. Ini sejalan dengan semangat yang sedang kami bangun untuk mewujudkan Pekanbaru sebagai kota hijau,” kata Agung.
Ia mengatakan, penggunaan sepeda sebagai moda transportasi sehari-hari dapat membantu mengurangi emisi karbon, menekan polusi udara, sekaligus meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat.
Karena itu, Pemerintah Kota Pekanbaru akan terus mendorong lahirnya berbagai gerakan masyarakat yang mendukung pembangunan berkelanjutan, termasuk melalui olahraga dan transportasi ramah lingkungan.
Baca Juga: Mykhailo Mudryk Kembali ke Chelsea dengan Emosi setelah Larangan Doping
Agung menilai, kampanye Bike for Green City yang diinisiasi ICF Pekanbaru menjadi contoh nyata bagaimana komunitas dapat berperan aktif mendukung program pemerintah dalam menjaga kelestarian lingkungan.
“Kalau semakin banyak masyarakat yang memilih bersepeda, tentu dampaknya sangat positif. Lingkungan menjadi lebih baik, masyarakat lebih sehat, dan budaya hidup ramah lingkungan semakin tumbuh,” ujarnya.
Menurut Agung, semangat membangun kota hijau juga menjadi salah satu pembahasan utama dalam forum IMT-GT GCMC 2026 yang mempertemukan para kepala daerah dari Indonesia, Malaysia, dan Thailand. Dalam forum tersebut, isu pembangunan berkelanjutan, pengurangan emisi, serta peningkatan kualitas lingkungan menjadi perhatian bersama.
Ia berharap kolaborasi antara pemerintah dan komunitas seperti ICF Pekanbaru terus diperkuat agar visi menjadikan Pekanbaru sebagai kota hijau tidak hanya menjadi slogan, tetapi benar-benar terwujud melalui aksi nyata.
Selain dikenal sebagai kota yang nyaman dan berkelanjutan, Agung juga menargetkan Pekanbaru berkembang menjadi destinasi pariwisata, kota MICE (Meeting, Incentive, Convention, and Exhibition), serta pusat kuliner bertaraf internasional. Menurutnya, budaya bersepeda dan tersedianya ruang publik yang ramah bagi pesepeda akan menjadi salah satu nilai tambah bagi citra Pekanbaru sebagai kota modern yang peduli terhadap lingkungan.(ali)
Editor : Edwar Yaman