PEKANBARU (RIAUPOS.CO) - Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru mulai merealisasikan program seragam sekolah gratis bagi peserta didik baru tingkat SD dan SMP negeri. Program tersebut menjadi salah satu upaya Pemko meringankan pengeluaran orang tua saat memasuki tahun ajaran baru.
Untuk menjalankan program tersebut, Pemko Pekanbaru telah menyiapkan anggaran lebih dari Rp13 miliar pada tahun anggaran 2026. Anggaran itu digunakan untuk menyediakan seragam bagi seluruh peserta didik baru SD dan SMP negeri di Kota Pekanbaru.
Wali Kota Pekanbaru, Agung Nugroho mengatakan, bantuan diberikan secara merata kepada peserta didik baru tahun ajaran 2026/2027. Setiap siswa nantinya memperoleh tiga stel pakaian sekolah yang menjadi kebutuhan utama selama mengikuti kegiatan belajar.
Baca Juga: Dari Pekanbaru, Tiga Negara Perkuat Komitmen Kota Hijau
"Pertama baju seragam wajib, merah putih untuk SD dan biru putih untuk SMP. Kemudian ada baju olahraga dan spesial baju pramuka," kata Wako Agung, Senin (10/8/2026).
Menurut Agung, program tersebut lahir setelah Pemko menerima banyak keluhan dari masyarakat mengenai besarnya kebutuhan biaya ketika anak memasuki sekolah. Selain perlengkapan belajar, pembelian seragam juga menjadi salah satu pengeluaran yang cukup membebani keluarga.
"Saya terus kepikiran, bahwa banyak masyarakat yang mengatakan beratnya untuk membayar uang sekolah, membeli seragam sekolah anaknya. Berangkat dari keluhan masyarakat, berangkat dari beban masyarakat itu, maka tahun ini kita sudah menganggarkan lebih dari Rp13 miliar untuk anggaran baju seragam gratis untuk seluruh sekolah di Kota Pekanbaru, baik SD maupun SMP," ulasnya.
Baca Juga: EBR FC Juara Piala Soeratin U-17
Agung menjelaskan, pada awalnya bantuan seragam tersebut dirancang hanya untuk siswa yang berasal dari keluarga kurang mampu. Namun, Pemko kemudian memilih memberikan bantuan kepada seluruh peserta didik baru agar tidak menimbulkan perbedaan perlakuan maupun persoalan di lingkungan sekolah.
"Kita pemerintah kota tidak ingin menjadi polemik. Kita harus menjamin pendidikan itu bebas dari pungutan, bebas dari beban masyarakat," tegasnya.
Dinas Pendidikan Kota Pekanbaru, mendata jumlah penerima program mencapai sekitar 20.800 peserta didik baru SD dan SMP negeri. Mereka masing-masing memperoleh tiga stel seragam dari pemerintah kota.
Baca Juga: Alwi Hadapi Jalan Terjal di Kejuaraan Dunia
Rinciannya, sekitar 9.800 peserta didik tingkat SD akan menerima bantuan tersebut. Sementara penerima dari jenjang SMP mencapai sekitar 11.000 peserta didik.
Selain seragam, Pemko juga memberikan perlengkapan tambahan bagi peserta didik yang berasal dari keluarga kurang mampu. Sekitar 1.500 siswa SD dan 1.500 siswa SMP dari kelompok tersebut akan memperoleh bantuan berupa tas dan buku.
Penyaluran seragam gratis bagi lebih dari 20 ribu peserta didik baru itu ditargetkan mulai dilakukan pada Oktober 2026. Program ini diharapkan dapat membantu orang tua sekaligus memastikan kebutuhan dasar sekolah anak tidak menjadi beban tambahan bagi keluarga. (ilo)
Editor : M. Erizal