BATAM (RIAUPOS.CO) — Komitmen Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru mendukung program perumahan nasional kembali membuahkan prestasi.
Di bawah kepemimpinan Wali Kota (Wako) Pekanbaru H Agung Nugroho SE MM, Kota Pekanbaru berhasil meraih Juara II kategori Implementasi Program 3 Juta Rumah pada ajang Apresiasi Pemerintah Daerah Berprestasi 2026 Batch 2 Regional Sumatera yang digelar Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) di Batam, Kepulauan Riau, Rabu (12/8/2026).
Capaian tersebut tidak hanya membawa pulang penghargaan bagi Kota Pekanbaru. Prestasi itu juga memberikan manfaat langsung bagi masyarakat. Sebagai bentuk apresiasi, Pekanbaru memperoleh bantuan untuk program bedah sebanyak 250 rumah tidak layak huni (RTLH).
Baca Juga: Jelang HUT RI, Warga Tembilahan Masih Minim Kibarkan Bendera Merah Putih
Penghargaan tersebut diserahkan Kepala Badan Komunikasi Pemerintah (Bakom) Muhammad Qodari kepada Wali Kota Pekanbaru Agung Nugroho. Penyerahan penghargaan itu turut didampingi Menteri Dalam Negeri Muhammad Tito Karnavian.
Ajang Apresiasi Pemerintah Daerah Berprestasi 2026 Batch 2 Regional Sumatera tersebut dihadiri sejumlah pejabat pemerintah pusat dan daerah.
Di antaranya Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan Djamari Chaniago, para gubernur, bupati dan wali kota se-Sumatera, serta unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) provinsi se-Sumatera.
Baca Juga: RS Awal Bros Usung Tema HUT ke 28 Quality of Life
Bagi Wako Agung, penghargaan tersebut menjadi pengakuan terhadap upaya Pemko Pekanbaru dalam menerjemahkan Program 3 Juta Rumah yang merupakan program nasional Presiden Prabowo Subianto ke dalam kebijakan dan pelayanan di daerah.
Namun, Agung menilai, nilai terpenting dari capaian tersebut bukanlah trofi atau predikat juara. Menurut dia, penghargaan akan jauh lebih berarti apabila diikuti dengan manfaat yang dapat dirasakan langsung oleh masyarakat.
Terlebih, penghargaan yang diterima Pekanbaru kali ini membawa konsekuensi positif berupa bantuan bedah 250 rumah tidak layak huni. Bantuan tersebut dinilai menjadi kesempatan bagi Pemko Pekanbaru untuk meningkatkan kualitas hunian masyarakat yang masih membutuhkan perhatian.
Baca Juga: Komitmen Plt Gubri Tingkatkan Infrastruktur, Tahun Ini Ruas Jalan Mahato-Manggala 8,9 Km Dirigid
“Alhamdulillah, ini bukan kerja Wali Kota sendiri. Ini hasil kerja bersama seluruh perangkat daerah dan tentunya dukungan seluruh masyarakat. Karena itu, sejatinya penghargaan ini kami persembahkan untuk seluruh masyarakat Kota Pekanbaru,” ujar Agung usai menerima penghargaan.
Ia mengatakan, capaian tersebut tidak terlepas dari kerja bersama seluruh organisasi perangkat daerah (OPD) di lingkungan Pemko Pekanbaru. Dukungan masyarakat juga menjadi bagian penting dalam mendorong berbagai program pemerintah daerah agar berjalan dan memberikan hasil.
Agung menegaskan, dirinya justru lebih mengapresiasi dampak nyata yang muncul dari penghargaan tersebut dibandingkan sekadar pencapaian peringkat dalam kompetisi antardaerah.
Baca Juga: Dampak Karhutla di Desa Sungai Guntung Hilir Rengat, Kabut Asap Mulai Terlihat
“Kita mendapat bantuan untuk membedah 250 rumah tidak layak huni. Insya Allah segera kita laksanakan dan kita pastikan tepat sasaran, sehingga benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat yang membutuhkan,” katanya.
Menurutnya, bantuan tersebut harus menjadi bagian dari upaya pemerintah memperbaiki kualitas kehidupan masyarakat. Karena itu, Pemko Pekanbaru akan memastikan penerima manfaat benar-benar merupakan masyarakat yang membutuhkan dan program bedah rumah dilaksanakan sesuai ketentuan.
Prestasi Juara II Implementasi Program 3 Juta Rumah ini sekaligus memperlihatkan keseriusan Pemko Pekanbaru dalam mendukung kebijakan pemerintah pusat di bidang perumahan. Dukungan tersebut dilakukan melalui sejumlah langkah, termasuk percepatan proses perizinan pembangunan perumahan.
Baca Juga: Ekspedisi Merah Putih Presisi Polda Riau Singgah di Kuansing, Pemkab Apresiasi Semangat Pengabdian
Pemko Pekanbaru juga memberikan dukungan melalui pembebasan biaya Persetujuan Bangunan Gedung (PBG) bagi masyarakat berpenghasilan rendah sesuai ketentuan yang berlaku.
Selain itu, pemerintah daerah turut mendorong penyiapan lahan sebagai bagian dari dukungan terhadap percepatan penyediaan hunian layak bagi masyarakat.
Langkah-langkah tersebut menjadi bagian dari implementasi Program 3 Juta Rumah Presiden Prabowo Subianto di daerah. Pemko Pekanbaru berupaya agar program nasional tersebut dapat diterjemahkan dalam bentuk kebijakan yang memudahkan masyarakat memperoleh hunian yang layak.
Baca Juga: Nihil Hotspot, BPBD Rohil Pantau Berkala Kawasan Rawan Karhutla
Bagi Agung, capaian di Batam tersebut juga menjadi kelanjutan dari prestasi Pemko Pekanbaru sepanjang 2026. Pada triwulan pertama tahun ini, Pekanbaru sebelumnya juga berhasil meraih Juara II dalam ajang apresiasi Kemendagri untuk kategori kinerja penanganan stunting.
Dengan demikian, dalam tahun yang sama Pekanbaru kembali menempati posisi Juara II dalam ajang apresiasi pemerintah daerah yang digelar Kemendagri. Jika sebelumnya berkaitan dengan penanganan stunting, kali ini prestasi diraih melalui implementasi Program 3 Juta Rumah.
Agung menyebut capaian tersebut menjadi tambahan motivasi bagi jajaran Pemko Pekanbaru untuk meningkatkan kinerja. Ia tidak ingin penghargaan yang diterima hanya menjadi pencapaian administratif, melainkan harus mampu mendorong pemerintah daerah untuk terus menghadirkan program yang berdampak bagi masyarakat.
Baca Juga: Warga Darul Aman Laporkan Dugaan Korupsi APBDes ke Kejari Bengkalis
“Dua kali meraih Juara II tentu menjadi motivasi bagi kami untuk terus bekerja lebih baik. Tetapi yang paling penting bukan sekadar juaranya. Kami ingin setiap prestasi dan program pemerintah benar-benar kembali dan dirasakan manfaatnya oleh masyarakat,” tutup Agung.
Atas capaian tersebut, Agung juga menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada pemerintah pusat yang terus memberikan perhatian terhadap upaya pemerintah daerah dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Ucapan terima kasih disampaikannya kepada Presiden Prabowo Subianto, Menteri Dalam Negeri Muhammad Tito Karnavian, Kepala Bakom Muhammad Qodari, serta Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman atas dukungan dan perhatian yang diberikan kepada Kota Pekanbaru.
Baca Juga: Mentor Aksi Perubahan, Kakanwil Kemenkum Riau Dampingi Peserta PKA Angkatan LXXVII
Agung berharap penghargaan tersebut tidak menjadi titik akhir, tetapi menjadi pemacu bagi Pemko Pekanbaru untuk meningkatkan kualitas pelayanan publik dan memperkuat program-program yang langsung menyentuh kebutuhan masyarakat.
Terlebih dengan adanya bantuan bedah 250 rumah, Pemko Pekanbaru kini memiliki tambahan dukungan untuk menangani persoalan rumah tidak layak huni. "Program tersebut dapat membantu masyarakat memperoleh tempat tinggal yang lebih layak sekaligus meningkatkan kualitas lingkungan permukiman di Kota Pekanbaru," tutupnya. (ali)
Editor : M. Erizal