PEKANBARU (RIAUPOS.CO) - DPRD Kota Pekanbaru mengingatkan target Pendapatan Asli Daerah (PAD) pada 2026 ini yang mencapai Rp1,3 triliun. Jumlah itu lebih tinggi dari target tahun sebelumnya, hingga capaian dari semester pertama ini belum ada kabar realisasinya.
Ketua Komisi II DPRD Pekanbaru Zainal Arifin menyebutkan, pihaknya belum memperoleh informasi rinci mengenai capaian PAD yang telah dihimpun Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru melalui Badan Pendapatan Daerah (Bapenda).
Zainal menilai perlu ada evaluasi terhadap perkembangan penerimaan daerah. Hal ini untuk memastikan target yang telah ditetapkan dapat tercapai hingga akhir tahun.
Baca Juga: K2GR Rumbai Siap Ambil Bagian
“Kami perlu penjelasan langsung dari Bapenda terkait perkembangan realisasi PAD, termasuk capaian masing-masing sektor pendapatan. Hingga sejauh mana realisasinya penerimaan daerah dan potensi sektor mana yang masih dapat dioptimalkan bisa dicari tahu,” sebut Zainal.
Komisi II menurut Zainal segera akan menggekar rapat bersama Bapenda Pekanbaru. Rapat itu menurutnya juga untuk mendengarkan soal R-APBD 2027.
“Kami perlu data yang jelas dan terukur mengenai kondisi penerimaan daerah. Itu nanti akan menjadi bahan evaluasi untuk mencari peluang peningkatan PAD sekaligus mengantisipasi apabila terdapat sektor pendapatan yang belum mencapai target,” ujarnya.
Baca Juga: Pekanbaru Kembali Berprestasi, Juara II Program 3 Juta Rumah, Diganjar Hadiah Bedah 250 Rumah
Zainal berharap Pemko Pekanbaru transparan soal sektor-sektor yang menjadi penyumbang PAD terbesar maupun sektor yang masih menghadapi kendala. Hingga pihaknya bisa membahas dan mencarikan solusinya secara bersama-sama.(gem)
Laporan HENDRAWAN KARIMAN, Pekanbaru
Editor : Arif Oktafian