Demo Mahasiswa di Kantor Gubri Diwarnai Aksi Saling Dorong

Soleh Saputra • Dipublikasikan Kamis, 13 Agustus 2026 | 09:33 WIB


 

DEMO: Ratusan mahasiswa Universitas Riau melakukan aksi demonstrasi di gerbang Kantor Gubernur Riau, Rabu (12/8/2026). Para mahasiswa menuntut agar pemerintah segera mencairkan dana beasiswa dan menyelesaikan persoalan karhutla. (soleh Saputra/riau pos)
DEMO: Ratusan mahasiswa Universitas Riau melakukan aksi demonstrasi di gerbang Kantor Gubernur Riau, Rabu (12/8/2026). Para mahasiswa menuntut agar pemerintah segera mencairkan dana beasiswa dan menyelesaikan persoalan karhutla. (soleh Saputra/riau pos)

PEKANBARU (RIAUPOS.CO) - Ratusan mahasiswa dari Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Universitas Riau (Unri), melakukan aksi demonstrasi di gerbang samping kantor Gubernur Riau, Jalan Cut Nyak Dien, Pekanbaru, Rabu (12/8). Dalam aksinya kali ini mendapat pengawalan ketat dari aparat kepolisian dan Satpol PP.

Sempat terjadi beberapa kali aksi saling dorong antara massa aksi dengan pihak keamanan yang berjaga. Massa aksi ingin berusaha merangsek masuk ke halaman kantor gubernur namun masih bisa dice­gah oleh aparat keamanan. Akibat aksi saling dorong ini, beberapa massa aksi dan aparat keamanan harus mendapatkan pertolongan medis berupa alat bantu pernafasan.

Presiden Mahasiswa BEM Universitas Riau Muhammad Azhari dalam orasi­nya menyebutkan, pihaknya mendesak Pemerintah Provinsi (Pemprov) untuk segera mewujudkan peme­rataan pembangunan dan memperbaiki infrastruktur pendidikan. Kemudian juga segera menyalurkan bantuan beasiswa.

Baca Juga: K2GR Rumbai Siap Ambil Bagian

“Kami meminta Pemprov Riau dapat merealisasikan janji pendidikan gratis 12 tahun yang hingga saat ini belum terpenuhi sepenuhnya,” katanya.

Selain soal pendidikan, mereka juga mendesak penyelesaian masalah kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) serta illegal logging yang hingga saat ini belum kunjung tuntas di Riau. 

“Sudah 69 tahun provinsi Riau tapi hingga saat ini masalah Karhutla belum kunjung selesai,” pintanya.

Baca Juga: Pekanbaru Kembali Berprestasi, Juara II Program 3 Juta Rumah, Diganjar Hadiah Bedah 250 Rumah

Beberapa pejabat di lingkungan Pemprov Riau sudah tampak bersiap menerima massa aksi. Mulai dari Asisten II Helmi, Kepala Kesbangpol Boby Rachmat, Kasatpol PP Sri Sadono, Plt Kepala Dinas PUPR PKPP Zulfahmi, Plt Kepala Biro Kesra Yan Dharmadi. Namun massa aksi tetap meminta agar Plt Gubernur Riau SF Hariyanto yang menemui mereka. Setelah dijelaskan bahwa Plt Gubri sedang berada di luar kota, akhirnya massa aksi ditemui Asisten II. 

Asisten II Setdaprov Riau Helmi mengatakan, terkait tuntutan mahasiswa mengenai penanggulangan Karhutla. Saat ini Pemprov Riau bersama unsur terkait lainnya sudah melakukan upaya pencegahan dan pemadaman Karhutla, bahkan bantuan dari pemerintah pusat melalui BNPB juga sudah datang ke Riau.

“Untuk penanggulangan dan penanganan Karhutla saat ini masih terus diupayakan. Begitu ada titik api terdeteksi, maka akan langsung dilakukan pemadaman. Jika tidak bisa menggunakan jalur darat, pemadamannya dilakukan melalui udara menggunakan helikopter,” katanya.

Baca Juga: Minta Evaluasi Realisasi PAD 

Terkait beasiswa, pihaknya menargetkan paling lambat dicairkan pada 14 Desember. Sementara untuk proses verifikasi dilakukan oleh pihak kampus masing-masing sesuai dengan kuota yang telah ditetapkan.

“Untuk abrasi, Pemprov Riau juga tidak tinggal diam. Kami terus melakukan koordinasi dengan instansi terkait, karena penanganan abrasi ini tidak bisa dilakukan oleh Pemprov Riau sendiri akibat keterbatasan anggaran,” sebutnya.(sol)

Editor : Arif Oktafian
demo mahasiswa bem unri kantor gubernur riau universitas riau