Wako Agung: Lencana Darma Bakti Ketua Kwarcab Jadi Kebanggaan Gerakan Pramuka Pekanbaru

M Ali Nurman • Dipublikasikan Jumat, 14 Agustus 2026 | 15:12 WIB
Wako Pekanbaru Agung Nugroho bersama Ketua Kwarcab Gerakan Pramuka Sulastri dalam acara Pramuka di Pekanbaru, baru-baru ini. (ISTIMEWA)
Wako Pekanbaru Agung Nugroho bersama Ketua Kwarcab Gerakan Pramuka Sulastri dalam acara Pramuka di Pekanbaru, baru-baru ini. (ISTIMEWA)

PEKANBARU (RIAUPOS.CO) -- Wali Kota Pekanbaru H Agung Nugroho SE MM menyampaikan apresiasi atas dianugerahkannya Lencana Darma Bakti Gerakan Pramuka kepada Ketua Kwartir Cabang (Kwarcab) Gerakan Pramuka Kota Pekanbaru Hj Sulastri A SSos MH. 

Penghargaan dari Kwartir Nasional (Kwarnas) tersebut dinilai menjadi bentuk pengakuan atas pengabdian dan komitmen Sulastri dalam memajukan Gerakan Pramuka di Kota Pekanbaru.

Agung yang juga menjabat sebagai Ketua Majelis Pembimbing Cabang (Mabicab) Gerakan Pramuka Kota Pekanbaru mengatakan, penghargaan yang diterima Sulastri tidak hanya menjadi kebanggaan bagi penerima secara pribadi, tetapi juga menjadi kebanggaan bagi keluarga besar Gerakan Pramuka dan Pemerintah Kota Pekanbaru.

Baca Juga: Penghargaan Lencana Darma Bakti untuk Sulastri Bentuk Apresiasi atas Komitmen Majukan Pramuka

"Atas nama Pemerintah Kota Pekanbaru dan keluarga besar Gerakan Pramuka Kota Pekanbaru, saya mengucapkan selamat kepada Sulastri atas diterimanya Lencana Darma Bakti dari Kwartir Nasional. Ini merupakan bentuk apresiasi atas pengabdian dan komitmen beliau dalam memajukan Gerakan Pramuka di Kota Pekanbaru," ujar Agung.

Menurut Agung, penghargaan tersebut menunjukkan bahwa berbagai upaya yang dilakukan Sulastri bersama jajaran Kwarcab Pekanbaru dalam membina dan mengembangkan Gerakan Pramuka mendapat perhatian hingga tingkat nasional.

Ia menilai, pembinaan kepramukaan tidak dapat dilakukan oleh satu pihak saja. Dibutuhkan kolaborasi antara pemerintah daerah, Kwarcab, Kwartir Ranting (Kwarran), Gugus Depan (Gudep), Satuan Karya Pramuka (Saka), Satuan Komunitas Pramuka (Sako), pembina serta seluruh unsur yang terlibat di dalamnya.

Baca Juga: Plt Gubri Dorong Perusahaan di Riau Gunakan BRK Syariah

"Penghargaan ini tentu menjadi motivasi bagi kita semua. Ini bukan hanya penghargaan untuk Kak Sulastri, tetapi juga menjadi kebanggaan dan penyemangat bagi seluruh jajaran Pramuka di Pekanbaru untuk terus memberikan pembinaan terbaik kepada generasi muda," katanya.

Agung mengatakan, Pemerintah Kota Pekanbaru akan terus memberikan dukungan terhadap Gerakan Pramuka. Sebab, menurutnya, pendidikan karakter yang diberikan melalui kegiatan kepramukaan memiliki peran penting dalam mempersiapkan generasi muda menghadapi tantangan ke depan.

Ia menilai, generasi muda tidak cukup hanya dibekali dengan pengetahuan akademik. Mereka juga harus memiliki karakter, kedisiplinan, kemandirian, kemampuan bekerja sama, jiwa kepemimpinan dan kepedulian terhadap lingkungan serta masyarakat.

Baca Juga: Capai Rp20,23 Triliun, Investasi di Riau Tertinggi di Sumatera 

"Pramuka ini bukan sekadar kegiatan berkumpul atau memakai seragam. Di dalamnya ada pendidikan karakter, kedisiplinan, kepemimpinan, kemandirian dan rasa tanggung jawab. Nilai-nilai inilah yang sangat penting untuk kita tanamkan kepada generasi muda," ujar Agung.

Karena itu, Agung berharap penghargaan yang diterima Sulastri menjadi energi baru bagi Kwarcab Gerakan Pramuka Kota Pekanbaru untuk semakin memperkuat program pembinaan. Ia juga berharap kegiatan Pramuka dapat semakin dekat dengan kehidupan anak-anak dan remaja sehingga nilai-nilai yang diajarkan benar-benar diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.

"Kita ingin Pramuka di Pekanbaru tidak hanya aktif ketika ada kegiatan atau acara besar. Tetapi pembinaannya harus berjalan secara berkelanjutan, sehingga nilai-nilai kepramukaan benar-benar melekat pada diri anak-anak dan generasi muda kita," katanya.

Baca Juga: Dukung Pertumbuhan Ekonomi, CIMB Niaga Perkuat Solusi Perbankan Terintegrasi bagi Nasabah

Agung menegaskan, Pemko Pekanbaru siap memperkuat sinergi dengan Kwarcab dalam berbagai program yang berkaitan dengan pembinaan generasi muda. Menurutnya, Gerakan Pramuka dapat menjadi mitra strategis pemerintah dalam membangun sumber daya manusia yang berkualitas.

Ia juga menyampaikan terima kasih kepada seluruh jajaran Kwarcab Pekanbaru yang selama ini telah menjalankan pembinaan kepramukaan. Menurutnya, penghargaan yang diterima Sulastri merupakan hasil dari proses panjang dan kerja bersama seluruh unsur Gerakan Pramuka di Kota Pekanbaru.

"Terima kasih kepada seluruh jajaran Kwarcab, Kwarran, Gudep, Saka, Sako, para pembina dan seluruh pihak yang selama ini terus bergerak membina anak-anak kita. Mudah-mudahan ke depan sinergi ini semakin kuat," ujar Agung.

Baca Juga: Investasi Tembus Rp7,35 Triliun, Pemko Pekanbaru Peringkat I Riau Investment Award 2026

Sulastri sendiri dianugerahi tanda penghargaan Gerakan Pramuka berupa Lencana Darma Bakti oleh Kwartir Nasional Gerakan Pramuka. Penghargaan tersebut disematkan langsung oleh Ketua Kwarnas Gerakan Pramuka Komjen Pol (Purn) Drs Budi Waseso dalam upacara ulang janji memperingati Hari Pramuka ke-65.

Upacara tersebut berlangsung di lapangan utama Bumi Perkemahan dan Graha Wisata (Buperta) Cibubur, Jakarta Timur, Kamis (13/8/2026) malam.

Penganugerahan tersebut menjadi bentuk pengakuan atas jasa dan pengabdian Sulastri dalam mendukung pembinaan serta pengembangan Gerakan Pramuka, khususnya di Kota Pekanbaru. Pemberian penghargaan ditetapkan melalui Surat Keputusan Kwarnas Gerakan Pramuka Nomor 109 Tahun 2026 tentang Penganugerahan Tanda Penghargaan Lencana Darma Bakti tertanggal 6 Agustus 2026.

Baca Juga: Bulog Bengkalis Siap Salurkan Bantuan Pangan Periode Juli–September untuk 64.550 PBP

Bagi Sulastri, penghargaan tersebut bukan sekadar capaian pribadi. Ia menilai penghargaan itu merupakan hasil kerja bersama berbagai pihak yang selama ini turut mendukung kemajuan Gerakan Pramuka di Kota Pekanbaru.

Sulastri mengaku terharu sekaligus bahagia ketika menerima penghargaan tersebut. Ia menyebut tidak menyangka upaya yang dilakukan bersama jajaran pengurus dalam pembinaan dan pengembangan Gerakan Pramuka mendapat perhatian dan apresiasi dari Kwarnas.

"Ini tentu menjadi kebahagiaan sekaligus rasa haru bagi saya. Saya tidak menyangka apa yang kami lakukan dalam pembinaan dan pengembangan Gerakan Pramuka mendapat perhatian dan apresiasi dari Kwarnas," ujar Sulastri.

Baca Juga: Fronx dan XL7 Jadi Best Seller di Riau

Ia juga menyampaikan terima kasih kepada seluruh pihak yang selama ini ikut bersinergi dan berkolaborasi dalam menjalankan program serta pembinaan kepramukaan di Kota Pekanbaru.

Ucapan terima kasih itu disampaikan Sulastri kepada Wali Kota Pekanbaru H Agung Nugroho SE MM selaku Ketua Mabicab, Kwartir Daerah (Kwarda) Riau, jajaran pengurus Kwarcab Pekanbaru, Kwarran, Gudep, Saka, hingga Sako.

Menurutnya, dukungan dan kolaborasi seluruh unsur tersebut menjadi bagian penting dalam menggerakkan kegiatan kepramukaan sekaligus membangun pembinaan generasi muda. "Saya ucapkan terima kasih kepada Pak Wali, Kwarda, pengurus Kwarcab, Kwarran, Gudep, Saka dan Sako. Ini semua hasil kerja bersama untuk mendidik generasi muda menuju Indonesia Emas 2045," kata Sulastri.

Baca Juga: Perbarui Aplikasi, Hadirkan Fitur Catat Meter Mandiri Berbasis OCR 

Ia berharap penghargaan tersebut tidak berhenti sebagai bentuk apresiasi, tetapi juga menjadi motivasi bagi seluruh jajaran Gerakan Pramuka di Pekanbaru untuk terus meningkatkan pembinaan terhadap generasi muda.

Gerakan Pramuka, lanjutnya, memiliki peran penting dalam membentuk karakter, kedisiplinan, kepemimpinan, kemandirian serta semangat kebersamaan generasi muda. Karena itu, pembinaan kepramukaan perlu dilakukan secara berkelanjutan dan melibatkan berbagai pihak.

Sementara itu, Ketua Kwarnas Gerakan Pramuka Budi Waseso menegaskan posisi strategis Gerakan Pramuka dalam sistem pendidikan nasional. Ia menyatakan Gerakan Pramuka memposisikan diri sebagai pilar ketiga dalam tiga pilar sistem pendidikan nasional, yakni pendidikan di keluarga, pendidikan di sekolah dan pendidikan di masyarakat.

Baca Juga: Dari Indonesia ke Dunia, Epson EcoTank Tembus 100 Juta Unit

Budi Waseso mengatakan, apabila membaca dengan teliti Keputusan Presiden Nomor 238 Tahun 1961, tertera dengan jelas bahwa untuk mencapai tujuan pendidikan nasional, selain pendidikan keluarga dan pendidikan formal di sekolah, pendidikan juga harus dilakukan dengan jalan kepanduan.

"Saat ini kita kenal sebagai pendidikan kepramukaan yang pelaksanaannya diserahkan kepada Gerakan Pramuka. Artinya, pilar ketiga sistem pendidikan nasional adalah Pendidikan Kepramukaan, bukan yang lain," kata Budi Waseso.

Menurutnya, posisi tersebut sekaligus membawa tanggung jawab besar bagi Gerakan Pramuka untuk membina anak, remaja dan pemuda Indonesia menjadi generasi yang cinta tanah air, memiliki kecakapan hidup dan berkarakter sehingga mampu menjayakan Indonesia.

Baca Juga: Lakers Dijual Lagi dengan Rekor Rp223 Triliun

Untuk itu, ia menekankan pentingnya keikhlasan dan kecintaan seluruh orang dewasa dalam Gerakan Pramuka terhadap tugas dan tanggung jawab yang diemban, apa pun posisi mereka. "Menjadi tugas Gerakan Pramuka untuk membina anak, remaja, dan pemuda Indonesia menjadi generasi yang cinta tanah air, berkecakapan hidup, dan berkarakter sehingga mampu menjayakan Indonesia," ujarnya.

Editor : Rinaldi
Lencana Darma bakti Ketua Kwarcab Pekanbaru Wako Agung Nugroho