PEKANBARU (RIAUPOS.CO) - Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru terus mendorong pemerintah pusat mempercepat pembangunan Jalan Lingkar Pekanbaru yang akan menjadi penghubung antara akses Tol Pekanbaru-Dumai dengan ruas Pekanbaru-Rengat. Kehadiran jalan tersebut dinilai strategis karena tidak hanya memperkuat konektivitas, tetapi juga membuka peluang tumbuhnya kawasan ekonomi baru di Kota Pekanbaru.
Wali Kota (Wako) Pekanbaru Agung Nugroho akhir pekan lalu mengatakan, usulan percepatan pembangunan Jalan Lingkar Pekanbaru telah disampaikannya secara langsung kepada Menteri Pekerjaan Umum (PU) Dody Hanggodo dalam pertemuan beberapa hari lalu.
Dalam pertemuan tersebut, Wako turut menyampaikan sejumlah kebutuhan pembangunan infrastruktur yang dianggap penting untuk mendukung perkembangan Kota Pekanbaru ke depan.
Baca Juga: Pemko Telusuri Perizinan Kabel FO
Wako menyebut komunikasi dengan Menteri PU berjalan baik. Ia bahkan mengibaratkan hubungannya dengan Dody Hanggodo sudah seperti hubungan dengan seorang abang sendiri. ”Karena memang beliau seperti sudah abang sendiri. Tentu punya hubungan emosional yang baik. Kebetulan kami sama-sama pendukung Presiden Prabowo dari Partai Demokrat, tentu komunikasinya lebih halus dan lebih lancar,” kata Agung.
Salah satu agenda utama yang dibawa Wako dalam pertemuan tersebut adalah percepatan pembangunan Jalan Lingkar Pekanbaru. Ruas ini nantinya diharapkan menjadi jalur strategis yang menghubungkan jaringan Tol Pekanbaru-Dumai dengan ruas Pekanbaru-Rengat.
Baca Juga: Rumah Dua Lantai Ludes Terbakar di Pekanbaru
Menurut Wako, pembangunan jalan lingkar tersebut memiliki arti penting bagi arah pengembangan Kota Pekanbaru. Infrastruktur baru itu tidak hanya akan memberikan alternatif konektivitas bagi masyarakat dan pengguna jalan, tetapi juga berpotensi menggeser dan memperluas pusat-pusat aktivitas ekonomi kota.
Selain Jalan Lingkar Pekanbaru, Agung juga menyampaikan permintaan agar pembangunan Jembatan Siak V segera direalisasikan pemerintah pusat. Jembatan yang direncanakan menghubungkan Kecamatan Tenayan Raya dengan Rumbai Timur tersebut selama ini menjadi salah satu kebutuhan infrastruktur yang dinantikan masyarakat. ”Kami meminta agar penghubung tol antara Pekanbaru-Dumai dengan Pekanbaru-Rengat, yaitu Jalan Lingkar Pekanbaru, segera dibangun. Termasuk juga Jembatan Siak V yang tentu sudah menjadi harapan semua masyarakat Pekanbaru,” ujar Wako.
Pemko Pekanbaru melihat kedua proyek tersebut bukan semata-mata sebagai pembangunan fisik untuk memperlancar arus kendaraan. Lebih jauh, keberadaan infrastruktur itu diharapkan menjadi pemicu pemerataan pembangunan di berbagai kawasan Kota Pekanbaru.
Baca Juga: Upacara HUT Ke-81 Kemerdekaan RI Tingkat Provinsi Sukses, Plt Gubri Apresiasi Petugas
Dengan terbukanya akses baru, kawasan yang selama ini belum menjadi pusat aktivitas ekonomi diharapkan dapat berkembang. Investasi, perdagangan, permukiman, hingga aktivitas masyarakat berpotensi ikut bergerak seiring dengan membaiknya konektivitas antarwilayah.
Wako menegaskan, arah pembangunan Kota Pekanbaru ke depan harus mulai memperhatikan pemerataan pertumbuhan. Menurutnya, perkembangan kota tidak boleh terus terkonsentrasi di kawasan-kawasan yang selama ini menjadi pusat kegiatan.
Sejumlah ruas seperti Jalan Jenderal Sudirman, Jalan Nangka, dan Jalan Diponegoro selama ini menjadi bagian dari kawasan yang ramai dengan aktivitas masyarakat dan ekonomi. Namun, Pemko ingin kawasan lain, terutama Tenayan Raya, turut berkembang menjadi bagian penting dari wajah Kota Pekanbaru.
”Kami ingin bagaimana pengembangan kota tidak hanya terpusat di Jalan Sudirman, Jalan Nangka, Diponegoro, dan jalan lainnya. Kami ingin Kecamatan Tenayan Raya juga menjadi bagian kota yang maju,” pungkas Wako.(ali)
Editor : Arif Oktafian