Wako Agung Umumkan Penerima Beasiswa 2026, Pendaftaran Beasiswa 2027 Dibuka Tahun Ini

M Ali Nurman • Dipublikasikan Jumat, 21 Agustus 2026 | 21:57 WIB
Wako Pekanbaru Agung Nugroho. (Istimewa)
Wako Pekanbaru Agung Nugroho. (Istimewa)

 

PEKANBARU (RIAUPOS.CO) – Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru telah mengumumkan penerima beasiswa tahun 2026 bagi mahasiswa dan penghafal Al-Qur'an (Tahfidz). Lebih dari seribu peserta dinyatakan lolos dan akan menerima bantuan pendidikan yang bersumber dari anggaran sebesar Rp10 miliar.

Namun, kabar baik bagi mahasiswa yang belum berhasil pada seleksi tahun ini, Pemko Pekanbaru memastikan program beasiswa tersebut kembali dilanjutkan. Bahkan, Wali Kota (Wako) Pekanbaru H Agung Nugroho SE MM memastikan pendaftaran beasiswa untuk tahun 2027 akan dibuka pada 2026 ini.

Kepastian tersebut disampaikan Wako Agung, Jumat (21/8/2026) sekaligus menanggapi sejumlah masukan dari mahasiswa terkait mekanisme penilaian penerima beasiswa. Ia menyebut, evaluasi terhadap sistem seleksi akan dilakukan agar program beasiswa ke depan dapat menjangkau penerima secara lebih proporsional.

Baca Juga: 51 Jalur Melaju ke Hari Keempat, Ini Beberapa di Antaranya

Agung mengucapkan selamat kepada para mahasiswa dan tahfidz yang telah dinyatakan lolos seleksi beasiswa 2026. Sementara bagi peserta yang belum berhasil, ia meminta agar tidak berkecil hati karena kesempatan untuk mengikuti program beasiswa kembali terbuka.

"Beasiswa Pemerintah Kota Pekanbaru sudah diumumkan siapa yang mendapatkan. Kami mengucapkan selamat kepada adik-adik mahasiswa yang mendapatkan beasiswa dari pemerintah kota, dan kami juga mengucapkan permohonan maaf kepada adik-adik mahasiswa yang belum mendapatkan beasiswa," kata Agung. 

Ia memastikan Pemko Pekanbaru tidak menghentikan program tersebut. Menurutnya, pemerintah kota justru akan kembali membuka pendaftaran beasiswa untuk penerima tahun 2027, dengan proses pendaftaran dimulai pada tahun 2026.

Baca Juga: Sertijab, AKP Luthfi Indra Praja Jabat Kasat Lantas Polres Inhu 

"Jangan takut adik-adik sekalian. Kami Pemerintah Kota Pekanbaru insya Allah dalam waktu dekat akan membuka kembali pendaftaran untuk beasiswa Pemerintah Kota Pekanbaru, khususnya nanti akan diumumkan di tahun 2027 siapa yang mendapatkan beasiswanya. Namun pembukaan ini akan dilaksanakan pada tahun 2026 ini," jelasnya.

Dengan demikian, mahasiswa yang belum mendapatkan beasiswa pada program 2026 masih memiliki kesempatan untuk kembali mengikuti seleksi. Pemko Pekanbaru juga akan melakukan sejumlah penyempurnaan terhadap indikator penilaian sebelum proses seleksi penerima berikutnya dilakukan.

Salah satu masukan yang menjadi perhatian Agung adalah terkait penggunaan Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) dalam proses perangkingan penerima beasiswa.

Baca Juga: BRI Majukan Ekonomi Masyarakat Kampung Tualang Terus Bergerak, Tumbuh, dan Berdaya 

Selama ini, prestasi akademik menjadi salah satu indikator dalam seleksi. Selain jalur prestasi akademik, program beasiswa juga menyediakan kategori prestasi nonakademik, termasuk prestasi olahraga dan berbagai capaian lainnya.

Selain itu, Pemko Pekanbaru juga memberikan ruang bagi mahasiswa melalui jalur tahfidz Al-Qur'an, mahasiswa dari keluarga kurang mampu, serta mahasiswa pada berbagai jenjang pendidikan. Agung mengatakan, sejumlah mahasiswa dari perguruan tinggi di Pekanbaru menyampaikan masukan bahwa perangkingan yang hanya mempertimbangkan IPK dapat menjadi tantangan bagi peserta.

Masukan tersebut antara lain datang dari mahasiswa yang menempuh pendidikan di Universitas Riau (Unri), UIN Sultan Syarif Kasim (UIN Suska) Riau maupun Universitas Lancang Kuning (Unilak). "Ada yang menyampaikan kepada kami bahwa, Pak Wali, tentu kalau berdasarkan IPK kami akan berat. Mungkin boleh saja dimasukkan salah satunya tentang akreditasi kampusnya menjadi faktor salah satu penilaian dari perangkingan IPK tersebut," ujar Agung.

Baca Juga: Polda Riau Libatkan 5 Ahli Selidiki Karhutla di Areal PT Teguh Karsa Wana Lestari

Atas masukan tersebut, Pemko Pekanbaru akan memasukkan akreditasi perguruan tinggi sebagai salah satu komponen penilaian dalam seleksi beasiswa yang pendaftarannya dibuka tahun ini untuk penerima tahun 2027. 

Artinya, penilaian tidak hanya melihat besaran IPK yang dimiliki mahasiswa. Status akreditasi perguruan tinggi tempat mahasiswa menempuh pendidikan juga akan menjadi salah satu pertimbangan dalam proses perangkingan.

"Untuk tahun depan yang dibuka tahun ini, kita sudah mulai memasukkan juga tentu kategori yang menjadi bagian salah satu penilaian, yaitu tidak hanya IPK tapi juga akreditasi dari kampus itu sendiri," tegasnya.

Baca Juga: Wako Agung Gelar Lomba Tahfidz Juz 30 Berhadiah Umrah, Dorong ASN Pekanbaru Perdalam Al-Qur’an

Program beasiswa Pemko Pekanbaru sendiri pada 2026 dialokasikan anggaran sebesar Rp10 miliar. Bantuan tersebut diberikan kepada mahasiswa dari berbagai jenjang pendidikan, mulai D3, S1, S2 hingga S3.

Selain mahasiswa, beasiswa juga diberikan kepada peserta kategori tahfidz dengan hafalan Al-Qur'an mulai 10 hingga 30 juz.

Lebih dari seribu peserta dinyatakan lolos dalam seleksi tahun 2026 dan dijadwalkan menerima bantuan pada September mendatang. Program tersebut menjadi salah satu bentuk komitmen Pemko Pekanbaru dalam mendukung keberlanjutan pendidikan masyarakat.

Baca Juga: Riau Tempat Tepat Rancang Gerakan Pulihkan Indonesia untuk Keadilan Ekologis, Isu Kebakaran Mengemuk

Agung memastikan anggaran untuk program beasiswa tersebut juga akan kembali dialokasikan pada tahun berikutnya. Nilainya tetap dipertahankan sebesar Rp10 miliar.

"Dan tahun depan juga tetap kita akan melaksanakan sebesar Rp10 miliar yang akan kita bagikan kembali," katanya.

Menurut Agung, keberlanjutan program ini penting agar mahasiswa yang belum mendapatkan bantuan pada tahun berjalan tetap memiliki peluang pada seleksi berikutnya. Terlebih, Pemko Pekanbaru membuka program tersebut melalui sejumlah kategori yang dapat diikuti mahasiswa sesuai persyaratan.

Baca Juga: Pelatih Prancis Zinedine Zidane Siapkan 25 Tim Teknis Jelang Hadapi Laga UEFA Nations League

Ia pun mengajak mahasiswa Pekanbaru memanfaatkan kesempatan tersebut dengan mempersiapkan diri sejak awal. Apalagi pendaftaran untuk beasiswa penerima tahun 2027 sudah dipastikan mulai dibuka pada 2026.

 "Mari adik-adik sekalian, karena ini adalah terbuka untuk semuanya, pergunakan peluang ini sebaik-baik mungkin. Mudah-mudahan adik-adik dapat, mudah-mudahan akan tersalur kembali," ujarnya.

Agung berharap bantuan pendidikan tersebut tidak hanya membantu mahasiswa dalam memenuhi kebutuhan selama menjalani pendidikan, tetapi juga menjadi motivasi untuk meningkatkan prestasi. 

Baca Juga: Pemprov Riau Perkuat Kolaborasi Perlindungan dan Pemulihan Ekosistem 

"Juga bagi para penerima dari kategori tahfidz. Beasiswa diharapkan dapat mendorong para penghafal Al-Qur'an untuk terus meningkatkan kemampuan sekaligus membawa nama baik Pekanbaru," singkatnya. 

Editor : M. Erizal
wako pekanbaru beasiswa pemko pekanbaru Tahfidz