BUKITRAYA (RIAUPOS.CO) - Kerap menjadi lokasi kemacetan panjang, Pemerintah Kota Pekanbaru berencana melakukan pelebaran ruas Jalan Kaharudin Nasution di Kecamatan Bukitraya. Rencana ini langsung disambut gembira masyarakat dan pengguna jalan.
Wali Kota Pekanbaru, Agung Nugroho mengatakan pelebaran jalan ini dilakukan untuk mencegah kemacetan yang kerap terjadi di depan Kantor Camat Bukitraya. Apalagi di sana terdapat persimpangan Jalan Unggas yang posisinya tidak jauh dari u turn Jalan Kaharudin Nasution.
Proses pelebaran ini nantinya akan berdampak pada lahan di Kantor Camat Bukitraya. Bagian gerbang depan kantor itu nantinya bakal bergeser dari posisi saat ini.
Baca Juga: Pemko Siapkan Rp10 Miliar untuk Beasiswa Pertimbangan Akreditasi PT
”Lahan di depan kantor camat bakal dipotong untuk pelebaran jalan,” ulas Wako, kemarin.
Wako berharap, dengan pelebaran ini nantinya jalan tersebut tidak lagi terjadi kemacetan parah. ”Kami menyadari banyak warga yang mengeluhkan jalan ini macet. Semoga dengan pelebaran jalan, tidak macet lagi,” harapnya.
Di sisi lain, Camat Bukit Raya, Defna Leony mengatakan bahwa lahan kantor camat memang terdampak pada pelebaran jalan tersebut. Ia menyebut bahwa lahan bagian depan kantor akan mundur dari posisi saat ini.
Baca Juga: PSMTI Riau Gelar Donor Darah dan Pembagian Masker
”Bagian depan camat ini akan dimundurkan, karena ada pelebaran Jalan Kaharuddin Nasution,” paparnya.
Pihaknya belum memastikan sejauh mana gerbang depan kantor itu bakal mundur dari posisinya. Mereka juga berkoordinasi dengan pemilik bangunan di sebelah kantor camat.
”Agar belokan dari simpang Jalan Unggas tidak patah, sehingga keluar masuk kendaraan tidak harus menunggu,” jelasnya.
Baca Juga: DPRD Pekanbaru Dorong Lahan Tidur Jadi Produktif
Pantauan Riau Pos, Selasa (25/8) di dekat Kantor Camat Bukitraya, untuk bisa memutar arah di u trun Jalan Kaharudin Nasution depan kantor camat, banyak kendaraan yang harus antre. Kendaraan ini bukan hanya yang keluar dari Jalan Unggas disamping kantor camat, tetapi juga dari arah jalan Jenderal Sudirman yang akan memutar arah menuju kawasan Bandara Sultan Syarif Kasim (SSK) II Pekanbaru.
Akibatnya di jam-jam sibuk, kemacetan panjang tak terhindari menjalar sepanjang dua hingga tiga kilometer dari seluruh arah. Baik jalan alternatif maupun ruas jalan protokol.
Seorang pengendara mobil, Pepen Wijaya mengaku senang jika memang Pemerintah Kota Pekanbaru akan melakukan pelebaran ruas Jalan Kaharudin Nasution tersebut. ”Tentu kami dukung sekali langkah pemko yang mau melebarkan ruas Jalan Kaharudin Nasution. Sudah seharusnya dilakukan sejak dulu,” katanya.
Baca Juga: Pemprov Dorong Percepatan Ranperda Penanaman Modal
Hal senada juga diungkapkan oleh salah seorang warga Jalan Unggas, Darisa. Ia berharap proses pelebaran ruas jalan bisa dilakukan secepatnya.
”Kalau bisa secepatnya diperbaiki. Sebaiknya perluasan bukan hanya di depan Jalan Unggas saja tetapi sepanjang Jalan Kaharudin Nasution karena memang jalan ini terlalu sempit,” tuturnya.(ayi)
Editor : Arif Oktafian