Pastikan Berjalan Efektif, Pelaksanaan PJJ SMA di Pekanbaru Dipantau Berkala

Soleh Saputra • Dipublikasikan Jumat, 28 Agustus 2026 | 13:32 WIB
Pelaksanaan PJJ di SMAN 16 Pekanbaru. Ft Istimewa
Pelaksanaan PJJ di SMAN 16 Pekanbaru. Ft Istimewa

PEKANBARU (RIAUPOS.CO) -- Satuan pendidikan tingkat SMA sederajat di Kota Pekanbaru hingga saat ini masih menerapkan sistem Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ). Kebijakan ini dilaksanakan karena Pekanbaru masih terdampak kabut asap akibat Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla).

Kepala SMAN 16 Pekanbaru Dr Nurhafni mengatakan, meskipun proses belajar mengajar dilaksanakan secara jarak jauh, namun pihaknya tetap melakukan pemantauan secara berkala agar proses belajar mengajar tetap efektif.

"Proses belajar mengajar melalui sistem PJJ di SMAN 16 Pekanbaru Alhamdulillah berjalan lancar. Kami melakukan pemantauan secara berkala agar proses ini tetap berjalan efektif," katanya.

Baca Juga: Angka Indeks Kualitas Udara Kuansing Berstatus Tidak Sehat

Lebih lanjut dikatakannya, saat proses PJJ ini, para guru tetap datang ke sekolah agar pihaknya lebih mudah melakukan pemantauan. Namun, proses PJJ tetap dilakukan di dalam ruangan agar para guru juga terhindar dari dampak kabut asap.

"Guru tetap ke sekolah, tapi proses PJJ dilaksanakan di dalam ruangan dengan pendingin udara agar kesehatan para guru tetap terjaga," sebutnya.

Sementara itu, bagi guru yang memiliki gangguan kesehatan terutama terkait pernapasan, diperbolehkan tidak datang ke sekolah, namun tetap harus memberikan laporan kegiatan.

Baca Juga: Destry Damayanti Disetujui Jadi Gubernur BI 2026-2031

"Guru yang mengalami gangguan kesehatan boleh tidak ke sekolah. Tapi tetap harus mengirimkan laporan. Meskipun dilakukan PJJ, kegiatan administrasi sekolah tetap berjalan," ujarnya. 

Editor : Rinaldi
PJJ 3 Hari SMA Pekanbaru Dipantau berkala kabut Asap