Pemprov Akan Kumpulkan Seluruh Kades 

Soleh Saputra • Dipublikasikan Selasa, 1 September 2026 | 14:50 WIB
SF Hariyanto (JPG)
SF Hariyanto (JPG)

PEKANBARU (RIAUPOS.CO) - PEMERINTAH Provinsi Riau berencana melaksanakan rapat koordinasi (rakor) bersama seluruh kepala desa di Riau. Rakor ini juga sebagai langkah memperkuat komitmen bersama dalam mencegah terulangnya karhutla.

Plt Gubernur Riau, SF Hariyanto mengatakan rakor tersebut direncanakan berlangsung pada pertengahan September mendatang. Kegiatan ini menjadi bagian dari evaluasi sekaligus penguatan langkah pencegahan setelah kondisi karhutla di Riau saat ini dapat dikendalikan dengan baik.

Dijelaskannya, pencegahan karhutla memerlukan keterlibatan seluruh unsur hingga tingkat pemerintahan paling bawah. Desa dinilai memiliki posisi strategis karena berhadapan langsung dengan masyarakat dan dapat melakukan sosialisasi serta pengawasan ter­hadap aktivitas pembukaan lahan.

Baca Juga: Polisi Gagalkan Peredaran 207 Pil Ekstasi, Pemuda 19 Tahun Dibekuk saat Transaksi

Ia menambahkan, Pemprov Riau bersama jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) dan Lembaga Adat Melayu Riau (LAMR) sebelumnya telah menandatangani maklumat terkait penanggulangan karhutla. Komitmen tersebut akan diperluas dengan melibatkan kepala desa, pemerintah kabupaten/kota, serta aparat kewilayahan.

Diungkapkannya, deklarasi bersama tersebut nantinya menjadi bentuk komitmen di tingkat daerah dan desa untuk mencegah praktik pembukaan lahan dengan cara membakar. Selain imbauan dan larangan, pemerintah juga akan menegaskan konsekuensi hukum bagi masyarakat yang tetap melakukan pelanggaran.

‘’Isinya adalah komitmen untuk mengimbau serta melarang keras masyarakat membuka lahan dengan cara membakar. Deklarasi ini juga memuat kejelasan sanksi tegas bagi siapa saja yang melanggar,’’ ungkapnya.

Baca Juga: Lurah Tangkerang Labuai Apresiasi Kemeriahan HUT RI di RW 02 

Diterangkannya, langkah pencegahan harus dilakukan secara serius karena dampak yang ditimbulkan karhutla jauh lebih besar dibandingkan manfaat dari pembukaan lahan dengan cara membakar. Kebakaran tidak hanya menyebabkan kerusakan lingkungan, tetapi juga mengganggu berbagai aktivitas masyarakat.

Karena itu, rakor tersebut diharapkan menjadi momentum menyatukan langkah seluruh pemangku kepentingan hingga tingkat desa. Ia ingin memastikan pencegahan Karhutla tidak hanya dilakukan ketika kebakaran terjadi, tetapi menjadi komitmen bersama yang dilaksanakan secara berkelanjutan.

Baca Juga: SBK Apparel Kembali Hadir di Riau Pos Gowes Merdeka 2026

‘’Sehingga, itulah tujuan kami melaksanakan rakor tersebut. Nanti juga direncanakan ada beberapa menteri yang akan menjadi narasumber kegiatan rapat koordinasi ini,’’ sebutnya.(hen)

Laporan SOLEH SAPUTRA, Pekanbaru

Editor : Arif Oktafian
kebakaran hutan dan lahan pemprov riau karhutla SF Hariyanto