Rakorwil MPKS PWM Riau Perkuat Tata Kelola dan Profesionalitas Pelayanan Sosial Muhammadiyah

Herianto Baserah • Dipublikasikan Selasa, 1 September 2026 | 15:56 WIB
FOTO BERSAMA: Ketua MPKS PWM Riau Prof Dr Ir Hj Azriyenni ST MEng foto bersama Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Riau dan pengurus usai Rakorwil, Ahad (30/8/2026). (MPKS PWM Riau untuk Riau Pos)
FOTO BERSAMA: Ketua MPKS PWM Riau Prof Dr Ir Hj Azriyenni ST MEng foto bersama Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Riau dan pengurus usai Rakorwil, Ahad (30/8/2026). (MPKS PWM Riau untuk Riau Pos)

PEKANBARU (RIAUPOS.CO) – Majelis Pembinaan Kesejahteraan Sosial (MPKS) Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) Riau menyelenggarakan Rapat Koordinasi Wilayah (Rakorwil) pada 28–30 Agustus 2026 di Pekanbaru. Acara mengangkat tema ”Penguatan Kapasitas Pimpinan, Pengurus, dan Pengelola Amal Usaha Mu­hammadiyah Bidang Sosial se-Riau”. 

 Kegiatan ini menjadi momentum konsolidasi kelembagaan dan penguatan tata kelola pelayanan sosial Muhammadiyah di Provinsi Riau. 

Rakorwil dibuka resmi oleh Ketua PWM Riau Dr Hendri Sayuti MAg. Dalam sambutannya, Hendri menyambut baik pelaksanaan kegiatan tersebut sebagai langkah strategis untuk memperkuat kelembagaan, meningkatkan kualitas pengelolaan Amal 

Baca Juga: Kembali Tatap Muka, Wako Tinjau Sekolah

Usaha Muhammadiyah Bidang Sosial (Aumsos), serta memperluas manfaat pelayanan sosial Muhammadiyah bagi masyarakat.

Ketua MPKS PWM Riau, Prof Dr Ir Hj Azriyenni ST MEng mengatakan bahwa Rakorwil tidak sekadar agenda koordinasi organisasi. ”Rakorwil ini menjadi momentum untuk memperkuat kelembagaan serta meningkatkan kapasitas pimpinan, pengurus, dan pengelola Aumso. Kegiatan ini menjadi ruang menyamakan pemahaman, menyatukan langkah, mengidentifikasi persoalan aktual, dan merumuskan tindak lanjut pembinaan Aumsos di seluruh Riau,” ujar Azriyenni.

Ia menegaskan pelayanan sosial Muhammadiyah harus dikelola secara profesional, akuntabel, inklusif, dan tetap berlandaskan nilai-nilai Islam Berkemajuan. Rakorwil diikuti unsur PWM Riau, Pimpinan Daerah Muhammadiyah, MPKS tingkat daerah, pimpinan dan pengelola Lembaga Kesejahteraan Sosial atau panti asuhan Muhammadiyah, Himpunan Disabilitas Muhammadiyah (Hidimu) Riau, serta pemangku kepentingan bidang sosial. 

Baca Juga: 460 Kantong Darah Berhasil Dikumpulkan IKTS dan IKPI Pekanbaru 

Materi utama disampaikan Sekretaris MPKS Pimpinan Pusat Muhammadiyah, Dr Jasra Putra MPd yang membahas arah kebijakan MPKS dan penguatan kelembagaan Aumsos berdasarkan sepuluh program prioritas. Peserta mendapatkan penguatan pemahaman mengenai kedudukan, fungsi, tanggung jawab, dan arah pengembangan Aumso, termasuk pentingnya standardisasi tata kelola, penguatan administrasi dan SDM, monitoring, evaluasi, serta peningkatan mutu pelayanan. Selama tiga hari, peserta mengikuti sesi strategis, di antaranya standardisasi tata kelola dan evaluasi kinerja Aumsos, penguatan pemahaman Risalah Islam Berkemajuan, serta sosialisasi pengisian Indeks Kinerja Aumsos (IKA), pembahasan akreditasi lembaga sosial, penguatan jejaring dengan pemerintah, dan berbagi praktik baik pengelolaan Rumah Singgah Lazismu Kota Pekanbaru.

Rakorwil turut dihadiri Wakil Wali Kota Pekanbaru H Markarius Anwar ST MArch. Selain menyampaikan materi tentang penguatan pelayanan sosial untuk mewujudkan masyarakat Riau yang sejahtera dan inklusif, ia juga menyerahkan bantuan kursi roda kepada penyandang disabilitas yang tergabung dalam Hidimu Riau. 

Baca Juga: Perbaikan Drainase Jalan Paus Ditargetkan Signifikan Kurangi Banjir, Begini Kata Wako Agung

Menurut Azriyenni, bantuan tersebut menjadi wujud kepedulian terhadap pemenuhan hak, aksesibilitas, kesetaraan, dan kemandirian penyandang disabilitas, sekaligus menunjukkan pentingnya kolaborasi Muhammadiyah dengan pemerintah daerah. Sebagai tindak lanjut, MPKS PWM Riau akan mendorong pemutakhiran data Aumsos, pendampingan pengisian IKA, pemetaan kesiapan akreditasi, serta pelatihan dan bimtek bagi pengurus dan pengelola. Monitoring dan evaluasi berkala serta penguatan pelayanan berbasis keluarga dan komunitas juga akan dilakukan agar setiap Aumsos memiliki legalitas jelas, tata kelola baik, SDM kompeten, dan program yang terukur. 

”Kami berharap Rakorwil melahirkan tindak lanjut konkret. Pendampingan harus terus berjalan agar Aumsos benar-benar memberikan pelayanan terbaik dan berdampak nyata bagi umat dan masyarakat,” jelas Azriyenni.(nto/c)

Editor : Arif Oktafian
MPKS PWM Riau Rakorwil MPKS pelayanan sosial muhammadiyah