Gerakan Pasar Murah Pemprov Tekan Inflasi

Soleh Saputra • Dipublikasikan Kamis, 3 September 2026 | 09:25 WIB
BELI SEMBAKO: Masyarakat membeli bahan pokok pada kegiatan gerakan pangan murah di lapangan TVRI Jalan Durian Pekanbaru, Rabu (2/9/2026). (SOLEH SAPUTRA/RIAU POS)
BELI SEMBAKO: Masyarakat membeli bahan pokok pada kegiatan gerakan pangan murah di lapangan TVRI Jalan Durian Pekanbaru, Rabu (2/9/2026). (SOLEH SAPUTRA/RIAU POS)

PEKANBARU (RIAUPOS.CO) - PEMERINTAH Provinsi (Pemprov) Riau melaksanakan kegiatan Gerakan Pangan Murah (GPM) di halaman Stasiun TVRI Riau, Jalan Durian, Pekanbaru, pada Rabu (2/9). Langkah intervensi pasar ini digelar untuk menjaga daya beli masyarakat sekaligus menekan angka inflasi tahunan Riau yang berada pada level 3,82 persen.

Pengendalian harga bahan pangan strategis menjadi fokus utama Pemprov Riau di tengah dinamika pergerakan harga komoditas pokok. Intervensi dilakukan secara masif melalui Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) guna memutus rantai distribusi yang panjang.

Asisten I Sekretariat Daerah Provinsi Riau, Zulkifli Syukur, menyampaikan pentingnya pelaksanaan kegiatan pemenuhan pangan murah tersebut. Menurut dia, langkah ini memberikan sinyal kuat kepada kita semua bahwa pengendalian harga bahan pangan strategis tidak boleh lengah sedikit pun.

Baca Juga: Terpancing Ambil Brondolan saat Temani Anak Buang Air, Herawati Dimaafkan

‘’Acara Gerakan Pangan Murah ini adalah bentuk nyata dari intervensi pemerintah untuk memutus mata rantai distribusi sembako yang panjang,’’ ujar Zulkifli Syukur.

Zulkifli menambahkan bahwa Pemprov Riau menjalin kerja sama dengan Perum Bulog dan distributor lokal untuk menyediakan bahan pangan berkualitas di bawah harga retail konvensional.

Baca Juga: Penghapusan Denda Pajak Pekanbaru Diperpanjang hingga 30 September 2026

Pemerintah Provinsi Riau juga berkomitmen menjaga ketersediaan stok pangan agar dapat diakses warga secara mudah dan ekonomis. Dalam pelaksanaannya, Dinas PTPH Provinsi Riau menggandeng PT Riau Pangan Bertuah, Perum Bulog, PT Perusahaan Perdagangan Indonesia (PPI), serta para pelaku UMKM lokal.

‘’Adapun pasokan bahan pokok yang disalurkan meliputi 1.100 liter minyak goreng, 500 kilogram gula, 100 kilogram cabai, 50 kilogram bawang merah, 50 kilogram bawang putih, 50 kilogram kentang, 300 papan telur, 50 kilogram daging ayam, 50 kilogram daging sapi, dan 20 kilogram sayuran,’’ paparnya.

Baca Juga: 1.226 Pil Ekstasi Disimpan dalam Tas di Lemari Rumah, Polresta Pekanbaru Tangkap Pemasok 

Masyarakat dapat membeli komoditas beras SPHP seharga Rp59.000 per 5 kilogram, gula pasir Rp17.000 per kilogram, dan Minyakita Rp14.000 per liter. Selain itu, cabai merah dijual Rp22.000 per 1/2 kilogram, telur ayam Rp45.000 per papan, dan kentang Rp10.000 per kilogram. Untuk bumbu dapur, bawang merah dijual seharga Rp12.000 per 1/2 kilogram dan bawang putih sebesar Rp7.000 per 1/4 kilogram.(hen) 

Laporan SOLEH SAPUTRA, Pekanbaru

Editor : Arif Oktafian
riau pekanbaru gerakan pangan murah gpm