PEKANBARU (RIAUPOS.CO) -- Kantor Imigrasi Kelas I TPI Pekanbaru kini telah menerap transformasi digital dalam penyelenggaraan pelayanan keimigrasian. Termasuk pelayanan Penjamin dan Penanggung Jawab Orang Asing yang kini mendapat inovasi lewat Pojok Alih Media Mandiri (Polimeri).
Kepala Kantor Imigrasi Kelas I TPI Pekanbaru Ryang Yang Satiawan mengatakan, Polimeri yang telah diterapkan sejak Agustus lalu, dirancang untuk mengoptimalkan digitalisasi dokumen fisik bagi pemohon yang mengalami hambatan dalam mengakses internet secara mandiri.
Inovasi tersebut diinisiasi Kepala Seksi Izin Tinggal dan Status Keimigrasian Kantor Imigrasi Kelas I TPI Pekanbaru Muhammad Hidayat. Ini merupakan upaya menjawab kebutuhan pemohon, khususnya Penjamin dan Penanggung Jawab Orang Asing, dalam proses pengurusan izin tinggal.
Baca Juga: Baru Menjabat, Kajari Pekanbaru Siap Perkuat Sinergisitas dan Kemitraan dengan Wako Agung
Kehadiran Polimeri menjadi solusi atas permasalahan pemohon yang mengalami kendala dalam melakukan alih media atau digitalisasi dokumen secara mandiri. Melalui pojok layanan ini, pemohon dapat memperoleh kemudahan dalam mempersiapkan dokumen digital yang dibutuhkan dalam proses pelayanan keimigrasian.
Ryang Yang Satiawan mengatakan, inovasi pelayanan harus berangkat dari kebutuhan nyata masyarakat dan pengguna layanan. Polimeri merupakan bentuk komitmen pihaknya untuk menghadirkan pelayanan keimigrasian yang semakin mudah, dan adaptif terhadap kebutuhan pemohon.
"Digitalisasi tidak boleh menjadi hambatan bagi masyarakat maupun Penjamin dan Penanggung Jawab Orang Asing yang membutuhkan layanan. Justru, teknologi harus kita hadirkan sebagai solusi," ujar Ryang.
Baca Juga: Dua Rumah dan Warung Terbakar di Perhentian Raja, Tiga KK Terdampak
Menurut Ryang, keberhasilan implementasi Polmeri tidak terlepas dari dukungan berbagai pemangku kepentingan, baik internal maupun eksternal. Kolaborasi tersebut menjadi bagian penting dalam memastikan inovasi dapat berjalan secara efektif dan memberikan manfaat nyata.
Ryang menekankan, melalui kepemimpinan yang kolaboratif, partisipatif dan visioner, jejaring kerja serta tim dibangun untuk mendorong keterlibatan para pemangku kepentingan dalam mendukung pencapaian tujuan aksi perubahan.
Implementasi Polmeri ini terbukti turut memberikan dampak terhadap peningkatan kinerja Kantor Imigrasi Kelas I TPI Pekanbaru, khususnya dalam pelayanan pemberian izin tinggal bagi Orang Asing. Hal ini terlihat sepanjang pengimplementasiannya beberapa waktu belakangan.
Baca Juga: Kualitas Udara di Bengkalis Masuk Kategori Tidak Sehat, Tercatat ISPU Capai 132
Kehadiran Polmeri, dengan perangkat komputer, mesin scan dan intermet cepat, proses pengurusan menjadi lebih mudah. Karena Penjamin dan Penanggung Jawab Orang Asing mendapatkan dukungan dalam menyiapkan dokumen yang diperlukan secara digital.
Ryang menambahkan, penerapan Polmeri juga menjadi bagian dari upaya transformasi digital dan reformasi birokrasi pelayanan publik di kantornya. Inovasi ini membantu memangkas biaya yang sebelumnya berpotensi dikeluarkan pemohon untuk menggunakan sewa internet di warung internet dalam melakukan digitalisasi dokumen.
"Penerapannya juga mengoptimalkan penggunaan waktu atau man-hours petugas Imigrasi. Sehingga proses pelayanan dapat berlangsung lebih efektif dan efisien,'' ujarnya.
Baca Juga: Ada Aktivitas Pekat, Satpol PP-PKP dan Polsek Singingi Patroli ke Sumber Datar dan Sungai Keranji
Imigrasi mencatat respons positif dari berbagai pemangku kepentingan, termasuk Penjamin Orang Asing, Penanggung Jawab Orang Asing, maupun Warga Negara Asing (WNA) yang hampir setiap hari datang memanfaat layanan. Apresiasi terhadap inovasi tersebut tercermin dari hasil survei pengguna layanan yang memperoleh predikat sangat baik.
Kendati sejauh ini menghasilkan perubahan positif dalam pelayanan, Ryang mengatakan, evaluasi tetap dilaksanakan. Menurutnya, inovasi pelayanan harus terus dikembangkan dan tidak berhenti setelah berhasil diimplementasikan.
"Kami akan terus melakukan monitoring dan evaluasi serta membuka ruang terhadap saran dan masukan dari masyarakat maupun stakeholder. Harapannya, Polmeri dapat terus disempurnakan sehingga memberikan manfaat yang semakin optimal dan konsisten dalam mendukung pelayanan keimigrasian yang prima," ungkapnya.
Baca Juga: Lemonia Bagikan Produk kepada Peserta Gowes Merdeka 2026
Ryang menegaskan, hadir Polmeri merupakan sebuah komitmen untuk menghadirkan pelayanan keimigrasian yang mudah dan berorientasi pada kebutuhan pengguna layanan. Langkah inovatif ini juga sekaligus bertujuan memperkuat penerapan transformasi digital dalam pelayanan publik.
Editor : Rinaldi