PEKANBARU (RIAUPOS.CO) - Badan Anggaran (Banggar) DPRD Pekanbaru saat ini tengah membahas Kebijakan Umum Anggaran (KUA) serta Prioritas dan Plafon Anggaran Sementara (PPAS) Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (R-APBD) Tahun 2027.
Ketua DPRD Kota Pekanbaru Muhammad Isa Lahamid memastikan proses tersebut terus berjalan sesuai perencanaan dan target waktu.
Isa juga menyebut, banyak masukan dari anggota DPRD. Ia menekan persoalan infrastruktur, seperti banyaknya sekolah yang rusak. Selain itu ada persoalan banjir yang juga akan menjadi fokus utama.
Baca Juga: Ceceran Tanah Kotori Jalan Jenderal Sudirman
“Ini menjadi atensi kita, karena sekarang kita banyak melakukan perbaikan jalan dimana-mana. Tapi kalau masalah banjir tidak segera diatasi, maka kita khawatir jalan yang sudah diperbaiki itu cepat rusak,” kata Isa.
Isa menyebutkan fasilitas sekolah juga menjadi perhatian khusus. DRPD menurutnya saat ini sedang membahas bagaimana strategi Pemerintah Kota (Pemko) menangani masalah infrastruktur, seperti banyaknya ruang kelas yang rusak.
“Belum lagi fasilitas belajar mengajar, alat belajar juga banyak yang belum memadai. Kita berharap pendidikan di Pekanbaru merata, dengan kualitas tetap baik,” ujarnya.
Baca Juga: Rp11 M untuk Perbaikan Jalan Pesisir Rumbai
Politisi senior PKS ini turut menyinggung pemerataan kualitas dan kauntitas sekolah di Kota Bertuah. Hal ini berangkat dari kecenderungan para orang tua mencari sekolah favorit untuk menyekolahkan anak.
“Dengan tidak merata ini kan orang tua sibuk mencari sekolah favorit. Ini kan sangat merepotkan, tentu tidak bagus bagi pendidikan di Kota Pekanbaru. Makanya kita selalu menekankan soal pemerataan,” ujarnya.
Seperti diketahui, KUA-PPAS RAPBD Tahun 2027 Kota Pekanbaru diajukan Pemko Pekanbaru sekitar Rp3,4 triliun. DPRD dan Pemko Pekanbaru masih punya waktu hingga akhir November untuk mengesahkan menjadi APBD.(gem)
Laporan HENDRAWAN KARIMAN, Pekanbaru
Editor : Arif Oktafian