Kualitas Udara Tak Sehat, Murid Pekanbaru Kembali Belajar Daring 9 September

Joko Susilo • Dipublikasikan Selasa, 8 September 2026 | 19:42 WIB
Plt Kepala Dinas Pendidikan Kota Pekanbaru Abdul Jamal. (Dok Riaupos.co)
Plt Kepala Dinas Pendidikan Kota Pekanbaru Abdul Jamal. (Dok Riaupos.co)

PEKANBARU (RIAUPOS.CO) -- Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru kembali menyesuaikan kegiatan pembelajaran menyusul kualitas udara yang masih berada pada kategori tidak sehat akibat kabut asap.

Berdasarkan Surat Edaran Nomor B.400.3.1/Disdik/30/2026 tentang Penyesuaian Kegiatan Pembelajaran di Kota Pekanbaru, kegiatan Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) atau daring kembali diberlakukan selama satu hari, yakni Rabu, 9 September 2026.

Plt Kepala Dinas Pendidikan Kota Pekanbaru Abdul Jamal mengatakan, kebijakan tersebut diambil dengan mempertimbangkan hasil pemantauan Indeks Standar Pencemar Udara (ISPU) serta kesehatan dan keselamatan peserta didik.

Baca Juga: Tim Dosen UHTP Kembangkan Robot Edukatif untuk Pembelajaran Bahasa Inggris Anak

"Untuk Rabu, 9 September 2026, kegiatan pembelajaran kembali dilaksanakan secara PJJ atau daring," ujar Abdul Jamal.

Ia menyebutkan, kebijakan ini berlaku untuk satuan pendidikan di bawah kewenangan Pemerintah Kota Pekanbaru. Sementara sekolah atau madrasah di bawah Kementerian Agama maupun kementerian/lembaga lainnya juga diimbau menyesuaikan kegiatan pembelajaran dengan kondisi kualitas udara.

Abdul Jamal menegaskan, keselamatan dan kesehatan peserta didik menjadi pertimbangan utama dalam penyesuaian proses belajar mengajar. "Apabila kondisi udara membaik pada Kamis, 10 September 2026, seluruh murid dapat kembali melaksanakan pembelajaran tatap muka," jelasnya.

Baca Juga: Udara Tak Sehat Akibat Karhutla, Sejumlah Sekolah di Kampar Terapkan PJJ

Meski pembelajaran tatap muka kembali dilakukan, murid diwajibkan menggunakan masker saat berangkat ke sekolah maupun ketika melakukan aktivitas di luar ruangan.

Pemko Pekanbaru juga terus memantau perkembangan kualitas udara untuk menentukan kebijakan pembelajaran selanjutnya. Kondisi udara yang terpantau tidak sehat menjadi dasar pemerintah mengambil langkah pencegahan agar peserta didik tidak terlalu banyak terpapar asap.

Editor : Rinaldi
disdik pekanbaru udara tidak sehat belajar daring