Peringatan Hari Pramuka Ke-65 di Pekanbaru, Wako Agung Ajak 3.500 Anggota Jadi Pelopor Aksi Nyata

M Ali Nurman • Dipublikasikan Minggu, 13 September 2026 | 12:28 WIB
Wako Pekanbaru Agung Nugroho didampingi Ketua Kwarcab Pramuka Kota Pekanbaru Sulastri Agung berbaur bersama ribuan anggota Pramuka saat peringatan Hari Pramuka ke 65 di Pekanbaru, Sabtu (13/9/2206) di GOR Gelanggang Remaja. (ISTIMEWA)
Wako Pekanbaru Agung Nugroho didampingi Ketua Kwarcab Pramuka Kota Pekanbaru Sulastri Agung berbaur bersama ribuan anggota Pramuka saat peringatan Hari Pramuka ke 65 di Pekanbaru, Sabtu (13/9/2206) di GOR Gelanggang Remaja. (ISTIMEWA)

PEKANBARU (RIAUPOS.CO) – Ribuan anggota Pramuka dari berbagai gugus depan di Kota Pekanbaru memadati kawasan Gelanggang Remaja, Jalan Sudirman, Sabtu (12/9/2026). Mengenakan seragam khas Pramuka lengkap dengan setangan leher merah putih, para peserta mengikuti Apel Hari Pramuka ke-65 Tingkat Cabang Kota Pekanbaru Tahun 2026 dengan penuh semangat dan antusias.

Suasana GOR Gelanggang Remaja tampak ramai. Barisan anggota Pramuka memenuhi lapangan apel, sementara sejumlah penampilan turut mewarnai rangkaian kegiatan. Kekompakan peserta dalam pelaksanaan Peraturan Baris-Berbaris (PBB), ubade, hingga panduan suara mendapat apresiasi.

Apel tersebut menjadi momentum bagi Gerakan Pramuka Kota Pekanbaru untuk meneguhkan kembali peran generasi muda dalam menghadapi berbagai tantangan zaman. Tidak hanya dituntut aktif dalam kegiatan kepramukaan, anggota Pramuka juga didorong menjadi pelopor perubahan di lingkungan sekolah, keluarga, dan masyarakat.

 Baca Juga: Elliot Anderson Sebut Pikiran Pertamanya saat Mendapatkan Bola adalah Mencari Haaland

Wali Kota (Wako) Pekanbaru H Agung Nugroho SE MM yang juga menjabat Ketua Majelis Pembimbing Cabang (Mabicab) Gerakan Pramuka Kota Pekanbaru, mengingatkan seluruh anggota Pramuka agar nilai-nilai yang terkandung dalam Trisatya dan Dasa Darma tidak berhenti pada hafalan.

"Alhamdulillah, peringatan Hari Pramuka ke-65 tingkat Kota Pekanbaru berlangsung sangat meriah dan penuh energi positif. Di hadapan ribuan anggota Pramuka, saya ingatkan bahwa Trisatya dan Dasa Darma itu bukan cuma untuk dihafal, tapi ditunjukkan lewat tindakan sehari-hari," ujar Agung.

Menurutnya, Gerakan Pramuka memiliki posisi penting dalam membentuk karakter generasi muda yang tangguh, kreatif, berintegritas, dan mampu beradaptasi dengan perkembangan zaman. Di tengah derasnya arus informasi dan tantangan sosial yang semakin kompleks, Pramuka diharapkan tetap menjadi ruang pendidikan karakter yang relevan bagi anak-anak dan remaja.

 Baca Juga: Bhabinkamtibmas Imbau Jangan Buka Lahan Dengan Cara Membakar saat PT RLZ Bentuk MPA Desa Peladangan

Agung menyebut, tantangan yang dihadapi generasi muda saat ini tidak hanya berkaitan dengan pendidikan formal, tetapi juga persoalan sosial yang berkembang di lingkungan masyarakat. Mulai dari penyebaran berita bohong atau hoaks, perundungan, hingga ancaman judi online yang menyasar kalangan muda.

"Di tengah tantangan zaman seperti hoaks, perundungan, hingga judi online, Pramuka harus jadi ruang tumbuh yang modern, kreatif, tapi tetap beradab dan terpercaya," tegasnya.

Karena itu, ia mendorong anggota Pramuka untuk tidak menunggu momentum kegiatan besar dalam menunjukkan kepedulian. Aksi nyata, menurut Agung, dapat dimulai dari hal-hal sederhana yang dilakukan secara konsisten di lingkungan terdekat.

 Baca Juga: SMP Stella Gracia dan SMA Witama Perkasa

Ia mencontohkan kegiatan pemanfaatan lahan di sekolah maupun rumah dengan menanam sayuran menggunakan polybag. Selain membantu menciptakan lingkungan yang hijau dan produktif, kegiatan tersebut juga dapat menumbuhkan kepedulian terhadap ketahanan pangan dan kebersihan lingkungan.

"Kita dorong kawan-kawan Pramuka untuk langsung bergerak di sekolah dan lingkungan rumah: manfaatkan lahan dengan menanam polybag sayuran dan jaga kebersihan saluran air sekitar kita," katanya.

Agung juga mengingatkan pentingnya peran Pramuka dalam menjaga kebersihan lingkungan. Ia meminta anggota Pramuka menjadi contoh bagi masyarakat dalam mengelola sampah, tidak membuang sampah sembarangan, terutama ke saluran drainase, serta aktif menanam dan merawat pohon hingga tumbuh dengan baik.

 Baca Juga: Kabut Asap Mengancam Ibu Hamil di Riau, RS Awal Bros Ingatkan Bahaya Ini

"Pramuka harus jadi pelopor. Menjaga kebersihan. Mengelola sampah, tidak membuang sampah ke drainase, menanam pohon serta merawatnya sampai tumbuh," ujarnya.

Menurutnya, kepedulian lingkungan tidak cukup hanya diwujudkan melalui kegiatan simbolis. Dibutuhkan kebiasaan dan keteladanan yang dilakukan secara terus-menerus. Dalam konteks itu, anggota Pramuka diharapkan mampu menjadi penggerak yang mengajak masyarakat menjaga lingkungan sekitar.

"Pramuka bukan sekadar seragam dan kacu merah putih, tapi tentang keteladanan dan aksi nyata di tengah masyarakat," lanjut Agung.

Selain persoalan lingkungan, ia juga mendorong Gerakan Pramuka Kota Pekanbaru untuk hadir ketika masyarakat membutuhkan pertolongan. Semangat gotong royong dan kepedulian sosial yang menjadi bagian dari pendidikan kepramukaan harus terus diperkuat.

Agung menyebut, anggota Pramuka juga dapat ikut mengenalkan layanan darurat 112 Pekanbaru kepada masyarakat. Layanan tersebut diharapkan semakin dikenal sehingga masyarakat dapat memperoleh akses pertolongan secara cepat ketika menghadapi kondisi darurat.

"Pramuka juga harus hadir ketika masyarakat membutuhkan pertolongan serta ikut mengenalkan layanan 112 Pekanbaru," katanya.

 Baca Juga: Padamkan Karhutla di 6 Provinsi, BNPB Perkuat OMC dan Operasi Darat

Sementara itu, Wakil Wali Kota Pekanbaru H Markarius Anwar ST MArch memberikan apresiasi terhadap antusiasme ribuan anggota Pramuka yang hadir dalam peringatan Hari Pramuka ke-65 tersebut.

Ia menyebut, sekitar 3.500 anggota Pramuka mengikuti rangkaian apel yang berlangsung meriah di Gelanggang Remaja. Menurutnya, jumlah peserta dan semangat yang ditunjukkan menjadi gambaran besarnya potensi generasi muda dalam Gerakan Pramuka Kota Pekanbaru.

"Luar biasa dan apresiasi kepada seluruh anak-anak Pramuka yang hadir sekitar 3.500 anggota Pramuka dalam rangka Apel Hari Pramuka ke-65 tahun," ujar Markarius.

Ia secara khusus mengapresiasi penampilan peserta dalam PBB, ubade, dan panduan suara yang dinilainya menunjukkan kekompakan, kedisiplinan, serta semangat kebersamaan para anggota Pramuka. "Saya ucapkan selamat penampilan PBB, ubade dan panduan suara yang keren. Mudah-mudahan Pramuka Kota Pekanbaru terus memberikan prestasi dan mengharumkan nama Kota Pekanbaru," katanya.

 Baca Juga: Setelah Piala Dunia, Pulisic Kembali Main untuk AC Milan, Cetak Assist saat Imbang 2-2 Lawan Lazio

Ketua Kwartir Cabang (Kwarcab) Gerakan Pramuka Kota Pekanbaru Hj Sulastri Agung menegaskan, semangat peringatan Hari Pramuka tahun ini harus diterjemahkan dalam peran yang lebih besar di tengah masyarakat.

Ia berharap anggota Pramuka tidak hanya dikenal karena keaktifannya mengikuti kegiatan organisasi, tetapi juga karena kontribusinya dalam membantu menyelesaikan berbagai persoalan sosial dan lingkungan.

"Saya ingin Pramuka Kota Pekanbaru bukan hanya aktif di kegiatan, tapi juga aktif berbuat di masyarakat," kata Kak Sulastri.

Menurutnya, Gerakan Pramuka harus terus menanamkan kepedulian terhadap lingkungan dan sesama. Anggota Pramuka diharapkan mampu hadir dalam berbagai situasi ketika masyarakat membutuhkan bantuan, sekaligus tetap terbuka terhadap perkembangan zaman.

"Pramuka yang peduli lingkungan, Pramuka yang peduli sesama, Pramuka yang hadir ketika masyarakat membutuhkan, dan Pramuka yang mampu mengikuti perkembangan zaman tanpa kehilangan jati diri," ujarnya.(ali)

Editor : Edwar Yaman
Jadi Pelopor Aksi Nyata markarius anwar peringatan hari pramuka wako agung agung nugroho