PEKANBARU (RIAUPOS.CO) – Pelaksanaan Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) di Kota Pekanbaru mulai memasuki tahapan awal. Saat ini, MTQ tingkat kelurahan tengah digelar di sejumlah wilayah sebagai bagian dari proses seleksi berjenjang menuju pelaksanaan MTQ tingkat Kota Pekanbaru yang direncanakan berlangsung pada akhir tahun 2026.
Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru mempercepat tahapan pelaksanaan MTQ tersebut untuk memastikan persiapan kafilah terbaik yang akan mewakili Kota Pekanbaru pada MTQ tingkat Provinsi Riau dapat dilakukan secara maksimal.
Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Sekretariat Daerah Kota (Setdako) Pekanbaru, Indra Maulana, Selasa (15/9/2026) mengatakan, pelaksanaan MTQ tingkat kota tidak dapat langsung digelar tanpa melalui tahapan seleksi di tingkat bawah.
Baca Juga: Waspada Penipuan Catut Nama Kajati Riau, Masyarakat Diminta Verifikasi Informasi
Menurutnya, rangkaian MTQ dimulai dari tingkat kelurahan, kemudian dilanjutkan ke tingkat kecamatan, sebelum akhirnya memasuki pelaksanaan MTQ tingkat Kota Pekanbaru.
“MTQ tingkat kota tentu, sebagaimana kita ketahui tidak langsung berlangsung pada tingkat kota. Ada tahapan yang harus dilalui,” kata Indra.
Ia menjelaskan, saat ini tahapan MTQ tingkat kelurahan sedang berjalan. Setelah seluruh rangkaian di tingkat kelurahan selesai, Pemko Pekanbaru akan melanjutkan pelaksanaan MTQ tingkat kecamatan.
“Alhamdulillah kita saat ini sedang tahap berjalan Musabaqah Tilawatil Qur’an tingkat kelurahan. Timeline berikutnya adalah kita akan melaksanakan Musabaqah tingkat kecamatan,” ujarnya.
Indra menambahkan, setelah pelaksanaan MTQ tingkat kecamatan rampung, barulah tahapan seleksi berlanjut ke tingkat Kota Pekanbaru.
Baca Juga: Wako Agung Nugroho Rancang Perda Lingkungan, Setiap Warga Diwajibkan Tanam 25 Pohon
“Pascapelaksanaan Musabaqah Tilawatil Qur’an tingkat kecamatan, baru kita akan melaksanakan Musabaqah Tilawatil Qur’an tingkat Kota Pekanbaru yang in sya Alah akan kita laksanakan di akhir tahun ini,” jelasnya.
Percepatan pelaksanaan MTQ tingkat kelurahan dan kecamatan di Pekanbaru bukan tanpa alasan. Pemko Pekanbaru menyesuaikan dengan agenda MTQ yang setiap tahunnya cenderung maju mengikuti kalender Ramadan.
Kondisi ini membuat pemerintah daerah perlu menyiapkan waktu yang lebih panjang untuk proses pembinaan dan pematangan kafilah yang nantinya akan bertanding membawa nama Kota Pekanbaru di tingkat provinsi.
Indra menjelaskan, tahapan MTQ yang biasanya dilaksanakan pada awal tahun kini dimajukan agar tersedia waktu yang cukup untuk mengikuti seluruh proses persiapan menuju ajang provinsi.
Baca Juga: Rp1,7 Miliar Disiapkan untuk Lindungi Pekerja Rentan di Kuansing
“Jadi karena pelaksanaan Musabaqah Tilawatil Qur’an ini setiap tahun maju menyesuaikan dengan jadwal Ramadan,” ungkapnya.
Menurut Indra, persiapan kafilah tidak berhenti pada proses seleksi saja. Para peserta terbaik yang terpilih nantinya juga membutuhkan pembinaan intensif melalui Training Center (TC).
“Sehingga kita perlu persiapan yang panjang juga untuk TC para kafilah-kafilah kita yang nanti akan berlomba di Musabaqah Tilawatil Qur’an tingkat provinsi,” katanya.
Ia menegaskan, pelaksanaan TC membutuhkan waktu yang tidak singkat. Para kafilah perlu mendapatkan pembinaan secara terarah agar mampu meningkatkan kemampuan dan kesiapan mereka sebelum menghadapi persaingan di tingkat provinsi.
“TC ini tidak bisa singkat, juga membutuhkan waktu sehingga mereka nantinya matang bisa ikut berlomba di tahap tingkat Musabaqah di provinsi nantinya,” jelas Indra.
Dengan demikian, percepatan MTQ di tingkat kelurahan dan kecamatan menjadi bagian dari strategi Pemko Pekanbaru untuk memastikan proses seleksi, pembinaan, hingga persiapan kafilah dapat berjalan secara berkesinambungan.
Untuk pelaksanaan MTQ tingkat Kota Pekanbaru, Pemko Pekanbaru menargetkan kegiatan tersebut berlangsung pada minggu pertama Desember 2026. Indra menyampaikan, jadwal tersebut masih bersifat rencana dan dapat berubah menyesuaikan hasil pembahasan serta keputusan pimpinan.
“In sya Allah kalau tidak ada perubahan di minggu pertama Desember,” ujarnya.
Sementara itu, terkait lokasi pelaksanaan MTQ tingkat Kota Pekanbaru, Pemko Pekanbaru masih melakukan pembahasan internal. Keputusan mengenai tempat pelaksanaan akan ditentukan setelah dilakukan musyawarah bersama pimpinan.
Indra mengatakan, penentuan lokasi masih cukup terbuka mengingat waktu pelaksanaan masih sekitar dua setengah bulan lagi.
“Masih nanti menunggu hasil keputusan dulu. Kami akan melaksanakan musyawarah terlebih dahulu dengan pimpinan. Lokasi dan tempat menyesuaikan, karena waktunya masih ada lebih kurang dua bulan setengah lagi,” pungkasnya.(ilo)
Editor : Edwar Yaman