Pemko Pekanbaru Gesa Pembangunan Drainase di Enam Ruas Jalan

Joko Susilo • Dipublikasikan Jumat, 25 September 2026 | 13:05 WIB
Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Kota Pekanbaru Edward Riansyah. (Dok Riaupos.co)
Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Kota Pekanbaru Edward Riansyah. (Dok Riaupos.co)

PEKANBARU (RIAUPOS.CO) -- Upaya mengantisipasi banjir di sejumlah kawasan rawan terus dilakukan Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru. Salah satunya dengan mempercepat pembangunan dan normalisasi drainase di sejumlah ruas jalan.

Saat ini, pembangunan drainase baru tengah berlangsung di enam ruas jalan yang tersebar di sejumlah wilayah Kota Pekanbaru. Pekerjaan tersebut ditargetkan rampung sesuai kontrak pada Desember 2026.

Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Pekanbaru Edward Riansyah mengatakan, progres pembangunan drainase di enam ruas jalan tersebut kini telah mencapai sekitar 40 persen.

Baca Juga: RS Awal Bros A Yani Edukasi Penanganan Varises dengan Teknologi Evla

"Mencapai sekitar 40 persen pekerjaannya dari enam ruas jalan yang sedang dikerjakan. Kontraknya sampai Desember tahun ini," kata Edward, Jumat (25/9/2026).

Ia mengatakan, Dinas PUPR menargetkan seluruh pekerjaan dapat diselesaikan tepat waktu. Karena itu, pengerjaan di lapangan terus digesa agar berjalan sesuai dengan perencanaan dan target yang telah ditetapkan.

Adapun enam ruas jalan yang saat ini dilakukan pembangunan drainase yakni Jalan Darma Bakti, Jalan Paus, Jalan Suka Karya, Jalan Srikandi, Jalan Teratai, dan Jalan Embun Pagi.

Baca Juga: PLN Gelar Konsultasi Publik Pengadaan Tanah Tapak Tower SUTT 150 kV Landing Point Selatpanjang

Menurut Edward, pembangunan drainase baru tersebut menjadi salah satu bagian dari upaya pemerintah dalam meningkatkan kapasitas saluran air di kawasan yang rawan mengalami genangan, terutama ketika hujan turun dengan intensitas tinggi.

Selain pembangunan drainase, Dinas PUPR Pekanbaru juga rutin melakukan normalisasi terhadap saluran yang mengalami pendangkalan. Langkah ini dilakukan untuk menjaga agar aliran air tetap berjalan dan tidak terhambat oleh sedimentasi.

"Pembersihan drainase terus gencar kami laksanakan demi mencegah dan menanggulangi banjir yang kerap terjadi di kawasan rawan ketika curah hujan tinggi," ucapnya.

Baca Juga: Telkomsel Luncurkan Halo Optima Kuota

Normalisasi diperlukan karena sedimentasi yang menumpuk secara perlahan dapat mengurangi kapasitas saluran. Jika tidak ditangani, kondisi tersebut dapat menghambat aliran air dan meningkatkan potensi terjadinya genangan saat hujan deras.

Dalam pelaksanaannya, normalisasi drainase dilakukan oleh tim pasukan kuning. Untuk saluran yang membutuhkan penanganan lebih besar, pekerjaan turut didukung menggunakan alat berat eskavator.

Edward menambahkan, pembangunan dan normalisasi drainase dilakukan secara berkelanjutan sebagai bagian dari upaya Pemko Pekanbaru meningkatkan fungsi sistem drainase kota.

Baca Juga: PHR Optimalkan Lagi Lapangan Idle

Dengan pengerjaan tersebut, pemerintah berharap kapasitas saluran air semakin baik sehingga potensi genangan dan banjir di kawasan rawan dapat ditekan, khususnya saat curah hujan tinggi.

Editor : Rinaldi
enam ruas jalan pembangunan drainase pemko pekanbaru