PEKANBARU (RIAUPOS.CO) - Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru bersama DPRD Kota Pekanbaru mengesahkan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah Perubahan (APBD-P) Tahun Anggaran 2026. Dalam APBD-P tersebut, total anggaran Kota Pekanbaru mencapai Rp3,26 triliun lebih.
Nilai tersebut mengalami peningkatan sekitar Rp214 miliar dibandingkan APBD murni Tahun Anggaran 2026 yang sebelumnya ditetapkan sebesar Rp3,049 triliun.
Angka pada APBD-P 2026 itu disahkan dalam rapat paripurna DPRD Kota Pekanbaru dengan agenda penyampaian laporan Badan Anggaran DPRD terhadap Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) tentang APBD Perubahan Tahun Anggaran 2026. Rapat berlangsung di Gedung DPRD Kota Pekanbaru, Selasa (29/9/2026) siang.
Baca Juga: Roadshow Honda DBL with Kopi Good Day 2026 Sambangi SMAN 12 Pekanbaru
Rapat paripurna dipimpin Ketua DPRD Kota Pekanbaru Muhammad Isa Lahamid. Hadir langsung dalam agenda tersebut Wali Kota Pekanbaru H Agung Nugroho SE MM bersama Wakil Wali Kota Pekanbaru H Markarius Anwar ST MArch.
Selain itu, turut hadir Sekretaris Daerah Kota (Sekdako) Pekanbaru Zulhelmi Arifin, para asisten, staf ahli, pimpinan organisasi perangkat daerah (OPD), kepala bagian serta para camat di lingkungan Pemko Pekanbaru.
Setelah pengesahan, Wali Kota Pekanbaru Agung Nugroho menyampaikan apresiasi kepada pimpinan dan seluruh anggota DPRD Kota Pekanbaru, terutama Badan Anggaran DPRD yang telah bersama-sama Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) membahas APBD-P 2026 hingga dapat disepakati dan disahkan.
Baca Juga: Jelang Pleno PDPB Triwulan III, Bawaslu Kampar Imbau Masyarakat dan Parpol Perbarui Data Pemilih
Wako Agung mengatakan, proses pembahasan APBD-P berlangsung dengan dinamika yang cukup baik. Pembahasan dilakukan selama beberapa hari hingga akhirnya sejumlah kegiatan dan program yang menjadi bagian dari APBD Perubahan 2026 dapat disetujui bersama.
"Dengan dinamika yang cukup bagus, artinya beberapa hari pembahasan, Alhamdulillah kegiatan dan program dapat disetujui dan akhirnya APBD 2026 perubahan disahkan dan tadi juga sudah dilakukan MoU," kata Agung usai rapat paripurna.
Menurut Agung, dengan telah disahkannya APBD-P tersebut, pemerintah kota berharap program-program yang telah dianggarkan dapat segera direalisasikan dan memberikan dampak langsung bagi masyarakat.
"Mudah-mudahan anggaran APBD perubahan 2026 dapat langsung bersentuhan dan bermanfaat untuk masyarakat Kota Pekanbaru," harapnya.
Agung menjelaskan, sejumlah sektor masih menjadi perhatian utama Pemko Pekanbaru dalam APBD-P 2026. Salah satunya pembangunan dan perbaikan infrastruktur jalan yang dinilai masih menjadi kebutuhan penting masyarakat.
Baca Juga: Lamine Yamal Ungkapkan Apa yang Dia Katakan kepada Lionel Messi setelah Final Piala Dunia
Selain jalan, pemerintah kota juga memprioritaskan penanganan persoalan banjir yang terjadi di sejumlah wilayah Pekanbaru. Anggaran perubahan tersebut diharapkan dapat mendukung berbagai upaya pemerintah dalam meningkatkan penanganan persoalan genangan dan banjir di Kota Pekanbaru.
Prioritas lainnya yang disiapkan Pemko Pekanbaru melalui APBD-P 2026 yakni pengadaan baju sekolah gratis bagi peserta didik tingkat SD dan SMP. Program tersebut menjadi bagian dari perhatian pemerintah terhadap kebutuhan pendidikan masyarakat, sekaligus mendukung upaya meringankan beban orang tua peserta didik.
Tidak hanya pengadaan pakaian sekolah, Pemko Pekanbaru juga mengalokasikan perhatian terhadap sarana dan prasarana pendidikan. Sejumlah fasilitas sekolah yang kondisinya dinilai sudah membutuhkan pembaruan akan menjadi bagian dari program yang dibiayai melalui APBD-P 2026.
Agung menegaskan, fokus pembangunan Pemko Pekanbaru melalui APBD-P tidak semata-mata diarahkan pada pembangunan fisik dan infrastruktur. Pemerintah juga memberikan perhatian terhadap peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM).
"Kemudian juga pengadaan sarana prasarana sekolah yang kondisinya yang memang saat ini perlu diperbarui. Jadi prioritas kita tidak hanya infrastruktur saja, tapi juga terkait SDM untuk Kota Pekanbaru," tutup Agung.(ali)
Editor : Edwar Yaman