Pemko Pekanbaru Kembali Persiapkan Salat Istisqa di Tengah Kabut Asap

Joko Susilo • Dipublikasikan Kamis, 8 Oktober 2026 | 22:59 WIB
Kabut asap semakin pekat terlihat menyelimuti Jalan Soekarno-Hatta Pekanbaru, Selasa (6/10/2026). Kabut asap ini berdampak pada proses belajar mengajar di Pekanbaru. (EVAN GUNANZAR/RIAU POS)
Kabut asap semakin pekat di Pekanbaru beberapa waktu terakhir. (EVAN GUNANZAR/RIAU POS)

PEKANBARU (RIAUPOS.CO) - Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru kembali mempersiapkan pelaksanaan Salat Istisqa atau salat meminta hujan, menyusul kondisi kabut asap yang masih menyelimuti Kota Pekanbaru.

Rencana tersebut disiapkan di tengah memburuknya kualitas udara akibat kabut asap kiriman dari wilayah yang terdampak kebakaran hutan dan lahan (karhutla).

Wakil Wali Kota Pekanbaru Markarius Anwar mengatakan, hujan diharapkan segera turun untuk membantu membersihkan udara dari kabut asap. Pemko Pekanbaru bahkan tengah mempersiapkan pelaksanaan Salat Istisqa yang rencananya digelar dalam waktu dekat.

Baca Juga: Pemantauan ISPU, Kualitas Udara Bagansiapiapi Kategori Tidak Sehat

"Maka kita berharap semoga bisa segera turun hujan. Insyaallah kita sedang persiapkan," kata Markarius, Kamis (8/10/2026).

Markarius juga mengimbau umat Islam di Kota Pekanbaru untuk melaksanakan Salat Istisqa di wilayah masing-masing. Tokoh agama dan tokoh masyarakat dapat menggelar salat tersebut di masjid paripurna kelurahan sebagai bentuk ikhtiar bersama memohon hujan kepada Allah SWT.

"Semoga Allah menurunkan hujan. Karena nampaknya yang bisa cepat merubah kondisi udara ini, ya hujan," ucapnya.

Baca Juga: Saksi Sebut Zulkarnain Perintahkan Bayar Angsuran Pajero Istri Suhardiman Amby

Menurut Markarius, kabut asap yang menyelimuti Pekanbaru bukan berasal dari titik api di wilayah kota. Ia memastikan hingga saat ini tidak terdapat titik api di Kota Pekanbaru.

"Untuk Pekanbaru sendiri tidak ada titik api. Angin bergerak dari Selatan ke Utara, sehingga membawa kiriman asap dari wilayah yang terdampak Karhutla," jelas Markarius.

Di tengah kondisi tersebut, Pemko Pekanbaru juga telah mengambil sejumlah langkah untuk melindungi masyarakat. Di antaranya menerapkan Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) bagi peserta didik serta menutup sementara sejumlah ruang publik.

Baca Juga: TPA Sampah Batu Canai Terus Berbenah, Pembenahan Sudah Capai 60 Persen 

Pemko Pekanbaru berharap hujan segera turun sehingga kabut asap dapat berkurang dan kualitas udara di Kota Pekanbaru kembali membaik. (ilo)

Editor : M. Erizal
pemko pekanbaru kabut asap pekanbaru salat istisqa