Kecelakaan Lalu Lintas di Riau Tembus 4.000 Korban, Pemprov Perkuat Pencegahan

Soleh Saputra • Dipublikasikan Senin, 12 Oktober 2026 | 11:35 WIB
03e2aafe. (JPG)
03e2aafe. (JPG)

PEKANBARU (RIAUPOS.CO) - JUMLAH kasus kecelakaan lalulintas di Provinsi Riau terus mengalami kenaikan. Pada tahun 2025 lalu, tercatat jumlah kecelakaan lalulintas di Riau mencapai 2.800 korban. Sedangkan pada 2026, hingga saat ini jumlah korban kecelakaan lalulintas sudah mencapai 4.000 korban. 

Berdasarkan data tersebut, Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau bersama PT Jasa Raharja memperkuat upaya pencegahan kecelakaan lalu lintas melalui pemetaan titik rawan dan penentuan langkah penanganan yang sesuai dengan kondisi masing-masing lokasi.

Plt Gubernur Riau SF Hariyanto mengatakan, penanganan kecelakaan tidak boleh hanya dilakukan setelah peristiwa terjadi. Pemerintah bersama pemangku kepentingan perlu lebih dahulu mengidentifikasi lokasi yang memiliki risiko tinggi dan menentukan intervensi yang tepat untuk mengurangi potensi kecelakaan.

‘’Kita jangan hanya menunggu kecelakaan terjadi kemudian memberikan penanganan, tetapi harus lebih dulu melihat di mana titik-titik yang memiliki risiko tinggi. Setelah titik tersebut dipetakan, kita tentukan bersama treatment apa yang paling tepat untuk mengurangi potensi kecelakaan,’’ tegasnya.

Baca Juga: Tiba di Riau, Irjen Arman Siap Lanjutkan Program

Menurut SF, penanganan titik rawan membutuhkan kerja sama lintas sektor karena keselamatan lalu lintas berkaitan dengan berbagai aspek. Selain penanganan terhadap lokasi berisiko, edukasi kepada masyarakat juga perlu diperkuat untuk meningkatkan kedisiplinan dalam berlalu lintas.

Sementara itu, Direktur Keuangan PT Jasa Raharja (Persero), Dwi Ary Purnomo mengatakan, 

Kecelakaan Lalulintas di Riau Capai 4 Ribu Orang Jasa Raharja telah memiliki sejumlah gambaran mengenai lokasi yang dinilai membutuhkan perhatian lebih. Pemetaan tersebut selanjutnya akan dikoordinasikan bersama kepolisian dan Pemprov untuk menentukan langkah penanganan.

‘’Kami sudah memiliki beberapa gambaran mengenai titik yang kami pandang cukup urgent untuk dipetakan dan dicari solusinya. Namun, langkah selanjutnya tentu perlu dibicarakan bersama Kapolda dan Pemerintah Provinsi Riau agar penanganannya benar-benar tepat,’’ ujarnya.

Baca Juga: Ucap Terimakasih kepada Komjen Herry Heryawan, Wako Agung Siap Bersinergi dengan Kapolda Baru

Dwi mengungkapkan peningkatan jumlah korban kecelakaan menunjukkan perlunya langkah pencegahan yang lebih serius dan terintegrasi. Berdasarkan data yang disampaikannya, jumlah korban kecelakaan pada 2025 sekitar 2.800 orang, sementara pada 2026 telah mendekati 4.000 orang.


‘’Jumlah korban pada 2025 sekitar 2.800 orang, sementara sekarang sudah mendekati 4.000 korban dan sekitar 19 persen di antaranya berada pada usia muda. Kondisi ini tentu menjadi perhatian kami karena kalau tidak segera ditekan, risikonya bisa semakin besar,’’ ucapnya.(hen)

Laporan SOLEH SAPUTRA, Pekanbaru

 

Editor : Arif Oktafian
kecelakaan lalu lintas Riau kecelakaan di Riau 2026 korban kecelakaan pemprov riau