Warga Pekanbaru Bisa Ambil Masker Gratis di Puskesmas

Joko Susilo • Dipublikasikan Senin, 12 Oktober 2026 | 18:11 WIB
Wawako Pekanbaru Markarius Anwar saat menerima bantuan 6.000 masker dari BPJS Kesehatan. (Istimewa)
Wawako Pekanbaru Markarius Anwar saat menerima bantuan 6.000 masker dari BPJS Kesehatan. (Istimewa)

PEKANBARU (RIAUPOS.CO) – Masyarakat Kota Pekanbaru dipersilakan mendapatkan masker gratis di seluruh puskesmas untuk membantu mengurangi paparan kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan (Karhutla). 

Pembagian masker ini menjadi salah satu upaya Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru dalam melindungi warga di tengah kondisi kualitas udara yang masih fluktuatif.

Wakil Wali Kota Pekanbaru Markarius Anwar mengatakan, selain melalui puskesmas, masker gratis juga tersedia di sejumlah pusat pelayanan dan kantor di lingkungan Pemko Pekanbaru. Warga yang membutuhkan diimbau memanfaatkan fasilitas tersebut, terutama saat kualitas udara kembali memburuk.

Baca Juga: Hari Pertama Bertugas, Kapolda Riau Irjen Arman Gulung THM Terindikasi Peredaran Narkoba

"Bagi warga yang membutuhkan, silakan datang ke puskesmas. Masker akan kami bagikan secara gratis di sana, termasuk di pusat-pusat pelayanan dan kantor-kantor pemko," kata Markarius.

Pemko Pekanbaru juga menerima bantuan 6.000 masker dari BPJS Kesehatan untuk mendukung upaya perlindungan masyarakat dari dampak kabut asap. Bantuan tersebut diterima Markarius di rumah dinas wali kota, Senin (12/10/2026).

Markarius menyampaikan apresiasi atas bantuan tersebut. Menurutnya, masker menjadi salah satu langkah perlindungan yang dapat dilakukan masyarakat untuk mengurangi paparan polusi udara, khususnya ketika beraktivitas di luar ruangan.

Baca Juga: Jaga Standar Pelayanan, RSUD Arifin Achmad Kembali Ikuti Survei Akreditasi 

"Saya harap bantuan ini dapat membantu melindungi warga dari dampak buruk pencemaran udara, terutama ketika kadar PM2,5 kembali meningkat. Kondisi kualitas udara masih mengalami perubahan," ujarnya.

Ia menjelaskan, kualitas udara di Pekanbaru masih mengalami perubahan dari waktu ke waktu. Pada kondisi tertentu, udara sempat membaik, tetapi dapat kembali memburuk ketika konsentrasi PM2,5 meningkat.

Karena itu, Markarius mengingatkan masyarakat agar tetap waspada dan memperhatikan kondisi kualitas udara sebelum beraktivitas di luar rumah.

Baca Juga: Honda DBL with Kopi Good Day 2026 Riau, Putri SMAN 5 Pekanbaru Melaju ke Fantastic Four

"Kondisi udara masih fluktuatif. Kadang-kadang bersih, tetapi PM2,5 kembali meningkat. Karena itu, kita perlu tetap waspada," tutupnya.(ilo)

Editor : M. Erizal
masker gratis warga pekanbaru puskesmas