APBD-P Bisa Digunakan Akhir Oktober

Hendrawan Kariman • Dipublikasikan Kamis, 15 Oktober 2026 | 09:16 WIB
ISA LAHAMID. (JPG)
ISA LAHAMID. (JPG)

PEKANBARU (RIAUPOS.CO)  - Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah Perubahan (APBD-P) 2026 diperkirakan bisa mulai digunakan menjelang akhir Oktober. Saat ini, dokumen anggaran tersebut masih harus melalui tahapan penyempurnaan dan evaluasi oleh Gubernur Riau.

Ketua DPRD Pekanbaru Muhammad Isa Lahamid menjelasan, usai disahkan senilai Rp3,2 triliun pada 29 September 2026 lalu, pemerintah kota memiliki waktu tiga hari untuk menyempurnakan dokumen sebelum disampaikan kepada Gubernur Riau untuk dievaluasi.

Selanjutnya, proses eva­luasi gubernur diperkirakan berlangsung selama 14 hari. Setelah itu, dokumen baru dikembalikan kepada DPRD Pekanbaru untuk ditindaklanjuti melalui laporan hasil evaluasi. “Jadi mungkin akhir Oktober APBD Perubahan baru bisa digunakan,” sebut Isa Lahamid.

Baca Juga: Pemko Pekanbaru Kembali Raih Penghargaan Nasional, Sabet Predikat Sangat Baik untuk Iklim Investasi

Isa Lahamid berharap tahapan evaluasi dapat dipercepat. Hingga anggaran perubahan tersebut segera bisa dimanfaatkan untuk mendukung pelayanan kepada masyarakat dan juga pembangunan.

”Kita tentu berharap ada percepatan evaluasi di gubernur dan tahapan lainnya.  Supaya APBD Perubahan bisa segera dimanfaatkan untuk memberikan pelayanan kepada masyarakat dan juga melanjutkan pembangunan,” ujarnya.

Politisi PKS ini menambahkan, pembangunan infrastruktur masih menjadi salah satu perhatian Pemko Pekanbaru pada anggaran perubahan yang baru disahkan. Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru diharapkan dapat melanjutkan pembangunan serta memperbaiki ruas jalan yang masih membutuhkan penanganan.

Baca Juga: Pengelola Terbukti Sediakan Narkoba Terancam Dicabut Izinnya

Namun, ia juga me­minta agar persoalan banjir mendapat perhatian serius. Pasalnya,  dampak banjir mulai dirasakan masyarakat di sejumlah wilayah akibat hujan deras yang sempat turun pada dua pekan terakhir.

”Sekarang musim hujan ini terasa sekali. Ada kekhawatiran masyarakat dan sebagian tempat itu memang mengalami banjir,” ujarnya.

Makanya, kata Isa Lahamid, ia beharap ada percepatan penggunaan APBD-P. Hingga program prioritas yang telah disepakati bersama, seperti pengentasan banjir, dapat segera dituntaskan.(yls)

Laporan HENDRAWAN KARIMAN, Pekanbaru

 

 

 

Editor : Arif Oktafian
APBD-P Pekanbaru 2026 dprd pekanbaru anggaran daerah Muhammad isa lahamid